Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Tugas Dari Yuan Lin


__ADS_3

Naga Yang yang mendengar jika dirinya ingin di beri tugas untuk membantu Chen Zu pun langsung mendongak dan memberikan penolakan pada Yuan Lin karena ia sangatlah malas untuk berurusan dengan Chen Zu.


Sosok Chen Zu bagi ketiga teman Yuan Lin adalah sangat menyebalkan karena laki-laki itu tidak mempunyai sifat yang mencerminkan seorang pangeran dari dunia atas sehingga ketiganya pun seakan sangat bermusuhan dengan Chen Zu walaupun sebenarnya mereka tetaplah menganggap teman satu sama lain.


"Hah mengapa harus saya nona? bukankah masih ada Mix dan Xiao, suruh saja mereka aku tidak ingin membantu pria itu. lebih baik aku disini saja." kata naga Yang dengan menolak keras perintah Yuan Lin.


Mix dan Xiao adalah panggilan untuk binatang kesayangan Yuan Lin. Mix untuk serigala ekor sembilan sedangkan Xiao untuk elang Halilintarnya. untuk naga Yang sendiri, Yuan Lin memilih menggunakan namanya saja karena terdengar bagus dan mudah.


Di dalam ruang dimensi Yuan Lin, Min dan Xiao yang mendengar namanya di sangkut pautkan dengan Chen Zu pun langsung keluar. entah kenapa ketiga sosok itu sangat tidak suka dengan Chen Zu. mungkin karena Chen Zu suka menjahili mereka atau apa author juga tidak tahu wkwkw.


Lagi-lagi Xin di buat terkejut dengan kemunculan tiba-tiba dua makhluk yang berdiri di samping tuannya, dan tiba-tiba merubah wujudnya menjadi manusia. siapa lagi mereka. itulah yang menjadi pertanyaan di benaknya.


"Hei kau kenapa membawa-bawa ku dalam masalah mu. nona sudah menugaskan mu jadi sudah seharusnya kau menurutinya bukannya malah menyertakan namaku juga di dalam masalahmu." kata Xiao dengan tidak sukanya.


"Ya kali ini aku setuju dengannya. kau saja yang membantunya aku sangat malas jika berdekatan dengan siluman itu." timpal Mix dengan malasnya.


"Tidak bisa. ingatlah wahai kalian berdua jika aku ini adalah senior kalian." kata naga Yang yang melupakan wibawanya saat ini di depan Xin.

__ADS_1


Mereka bertiga terlihat seperti seorang anak kecil yang sedang berdebat memperebutkan sesuatu. Xin yang melihat itupun hanya melongo saja tidak bisa berkata apa-apa apalagi melihat tingkah tuannya yang sangat jauh berbeda.


Xin pun beralih menatap Yuan Lin yang kini tengah menyilangkan tangannya ke dada sambil terus menatap ketiga temannya yang kini masih beradu mulut. ia semakin tidak bisa mencerna dengan semua ini. bagaimana bisa seorang gadis biasa bisa memiliki binatang sekuat mereka.


"Aku yakin dia bukanlah gadis biasa. mereka saja bisa tunduk di hadapannya tentu itu bukanlah hal mudah untuk bisa memiliki mereka. ternyata gadis itu tidak sesederhana yang aku lihat dan aku pikirkan." batin Xin yang masih Menatap Yuan Lin namun saat matanya beradu pandang dengan Yuan Lin dengan refleks nya ia pun menundukkan kepalanya karena merasa tekanan yang di berikan Yuan Lin.


"Diam!!!! kenapa kailan selalu bertengkar hah. aku ingin kau dan kau. sedangkan kau Xiao tetap disini. sudah jangan banyak bicara lakukan saja tugas yang ku berikan aku tidak menerima penolakan." kata Yuan Lin dengan tegasnya yang membuat ketiga orang itu langsung diam seribu bahasa.


"Bolehkah saya ikut membantu juga?" tanya Xin yang membuat naga Yang terkejut karena sudah melupakan kehadirannya dan tadi dia bersikap seperti itu.


"Ingat pastikan semua lawanmu kalah dan habisi mereka semua yang memberontak padamu. aku tidak ingin mendengarkan kekalahan apa kau mengerti." kata Yuan Lin.


"Saya mengerti nona." jawab naga yang dan Mix bersamaan.


Saat ini Xiao si elang halilintar tengah tersenyum penuh kemenangan ke arah kedua temannya yaitu Mix dan naga Yang. sementara keduanya hanya menatapnya saja dengan malas kemudian pergi begitupun juga Xin yang mengikuti mereka.


Masih belum berakhir juga Xiao masih tetap tersenyum penuh kemenangan sehingga membuat Yuan Lin menjitak kepalanya dengan keras.

__ADS_1


"Kau juga lakukan tugasmu. pastikan keamanannya disini terutama kekaisaran Wei karena disana ada kakakku. dan laporkan apa yang yang terjadi di luar sana." kata Yuan Lin.


"Apakah saya juga mendapatkan tugas?" tanya Xiao dengan polosnya.


"Tentu saja. apakah kau ingin saat ini aku memecatmu sebagai temanku." seru Yuan Lin yang membuat Xiao langsung menggelengkan kepalanya dan bergegas pergi.


Setelah Xiao pergi Yuan Lin pun mengedarkan pandangannya memeriksa sekitarnya. setelah dirasa semuanya aman ia pun mulai melangkahkan kakinya tapi belum ada satu langkah dia melangkahkan kakinya ia kembali di kejutkan dengan kehadiran sosok pria .


"Aku berterimakasih pada jantungku karena sampai sekarang kau masih bertahan di dalam sana. kau!!! kenapa kau sangat suka mengejutkan ku hah. awas saja jika kau membawa informasi yang tidak penting akan ku pastikan malam ini kau hanya tinggal nama saja." kata Yuan Lin dengan kesalnya sedang laki-laki itu hanya bisa menelan ludahnya saja.


"Baiklah aku minta maaf. sudah beberapa hari ini aku selalu mencarimu. saat aku hampir menemukan mu tiba-tiba kau pergi lagi dan baru sekarang aku menemukan mu." kata laki laki tersebut yang ternyata adalah Liao Shan mata-mata yang di kirim Yuan Lin untuk mencari informasi apa saja yang berkaitan dengan kekacauan yang terjadi ini.


"Cepat katakan aku tidak suka berbasa-basi basi." kata Yuan Lin.


"Semua kaisar akan melakukan pertemuan kembali lusa. mereka ingin menyusun rencana agar bisa mendorong mundur pasukan yang di bawa pria bertopeng dan raja iblis. saat ini kondisi pria bertopeng tidak begitu baik karena serangan yang kau berikan berhasil melukainya bahkan raja iblis pun hanya bisa menghilangkan rasa sakitnya saja. dan juga pasukan yang mereka siapkan sudah 70%. mereka juga mengajak sekte sekte aliran hitam untuk bergabung dengan mereka. aku yakin tidak lama lagi pasukan yang di inginkan mereka akan segera terwujud." kata Liao Shan dengan menjelaskan panjang lebarnya.


Yuan Lin yang mendengar itupun hanya mengangguk saja. ia tidak terlalu khawatir dengan pertemuan semua kaisar karena mata-mata yang di kirim aliansi Wungzo sekarang juga sudah menjadi mata-matanya jika dia ingin.

__ADS_1


__ADS_2