Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Kekacauan


__ADS_3

Saat ini Yuan Lin dan pangeran Han Tian sudah dalam perjalanan. mereka sudah berada di sebuah pasar dimana banyak orang yang tengah berlalu lalang. walaupun hari sudah hampir malam tapi masih tetap ada orang yang melakukan aktivitasnya.


Pangeran Han Tian sebenarnya juga bingung mengapa mereka tidak pergi besok saja karena hari memang hampir malam.


"Seharusnya kita pergi besok saja Lin lin. ini sudah hampir malam dan itu akan sangat berbahaya. kau tentu tahu akhir-akhir ini sebuah aliansi itu membuat kekacauan." kata pangeran Han Tian.


"Justru itu Gege ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan semuanya." ujar Yuan Lin yang membuat pangeran Han Tian bingung.


"Apa yang akan kau lakukan?" tanyanya dengan bingung.


"Aku ingin memastikan sesuatu saja. nanti Gege juga tahu. kita cari penginapan terlebih dahulu." jawab Yuan Lin


Mereka lantas menuju ke sebuah penginapan yang cukup besar. dari sekali lihat saja tentu semua orang tahu jika penginapan ini merupakan penginapan yang mewah dan hanya orang-orang tertentu saja yang bisa memesannya.


"Bibi aku pesan dua kamar disini." kata Yuan Lin yang membuat wanita paruh baya itu menatap Yuan Lin dari atas sampai bawah.


"Tenang saja bibi. apa segini cukup? jika kurang aku akan menambahkan lagi." kata Yuan Lin dengan mengeluarkan satu kantong koin emas yang membuat wanita paruh baya itu terkejut begitupun pangeran Han Tian.


"Oh apakah kurang? baiklah apakah ini masih belum cukup juga?" tanya Yuan Lin yang mengeluarkan lagi satu kantong koin emas.


"Maafkan saya nona Karena telah berfikir jika nona tidak bisa membayarnya. tapi ini lebih dari cukup nona. silahkan nona ikut saya." ujar wanita itu


"Lin Lin dari mana kau mendapatkan uang begitu banyak?" tanya pangeran Han Tian dengan bingungnya.


"Aku mempunyai banyak Gege." jawab Yuan Lin singkat.


Sampailah mereka di sebuah kamar mewah. wanita itu tentu tidak akan membawa pelanggannya ke sembarang kamar. ia juga akan memberikan fasilitas mewah serta pelayanan yang istimewa pada Yuan Lin karena gadis itu sudah membayar dengan sangat mahal.


"Ini kamar yang nona pesan. dan di sebelahnya adalah kamar tuan muda." kata wanita itu dengan tersenyum.

__ADS_1


"Baiklah terimakasih bibi. oh iya aku juga ingin memesan makanan yang paling enak disini." kata Yuan Lin.


"Nona tidak perlu khawatir kami akan segera menyiapkannya. kalau begitu saya permisi dulu." ujar wanita itu kemudian pergi dengan senangnya.


"Aku ingin membersihkan diri dulu setelah itu kita akan makan malam." kata Yuan Lin kemudian masuk kedalam kamarnya.


Yuan Lin mengistirahatkan tubuhnya sebentar kemudian beranjak untuk membersihkan dirinya. setelah selesai dia pun berpakaian. seperti biasa ia tidak nampak seperti putri kaisar ataupun gadis bangsawan pada umumnya. pakaian yang ia gunakan sangatlah sederhana.


Tok tok tok


Suara ketukan terdengar, ia pun segera membukakan. dilihatnya wanita tadi membawa sebuah nampan yang berisi makanan.


"Ini makanan yang nona pesan tadi." kata wanita itu.


"Oh terimakasih bibi sudah mau repot-repot membawakan makanan itu kesini. aku baru saja akan kesana. apakah Gege juga sudah mendapatkan makanan?" tanya Yuan Lin.


"Benar. dia adalah kakakku." jawab Yuan Lin.


"Oh jadi tuan muda itu adalah kakak nona. tentu saya sudah mengantarkan juga makanan untuk tuan muda." jawab wanita itu.


"Baiklah terimakasih bibi. oh iya kalau boleh tahu siapa nama bibi?" tanya Yuan Lin


"Ah iya saya Wu Jian nona. kalau begitu saya permisi dulu." jawab wanita itu yang bernama Wu Jian.


Yuan Lin hanya mengangguk saja kemudian masuk kedalam kamarnya. ia makan dengan lahapnya karena memang dia sudah sangat lapar setelah menyelesaikan tugasnya tadi.


Di tengah-tengah makannya ia mendengar suara teriakan minta tolong dari bawah. ia tidak terlalu memperdulikan dan masih tetap melanjutkan makannya.


"Tolong siapapun tolong anakku. dia di bawa oleh orang-orang itu." teriak seorang wanita yang membuat Yuan Lin menghentikan aktivitasnya.

__ADS_1


"Penculikan. jadi mereka sudah sampai disini. ck mengganggu saja." ucap Yuan Lin dengan kesalnya kemudian dia beranjak pergi dari sana.


"Lin Lin apa kau didalam?" suara seseorang dari luar pintu.


"Apa kau mendengar kekacauan di luar?" tanya pangeran Han Tian tetapi tidak mendapatkan jawaban apapun karena gadis itu sudah pergi lebih dulu.


"Aihh dia meninggalkan ku." gerutu pangeran Han Tian kemudian menyusul Yuan Lin.


Di lantai bawah penginapan sedang terjadi kekacauan. nampaknya orang-orang misterius itu sudah secara terang-terangan menunjukkan taring mereka. mereka tidak takut sedikitpun melakukan aksinya di depan umum seperti ini bahkan disana juga ada beberapa kultivator.


"Jangan ada yang mendekat jika tidak maka tempat ini akan kami bakar bersama kalian juga." kata pria misterius itu yang tengah memegang dua orang gadis yang sedang menangis ketakutan.


Yuan Lin masih memperhatikan dari lantai dua. ia tentu tahu siapa yang melakukan ini semua. ketika dia akan turun tangannya tiba-tiba di pegangi oleh pangeran Han Tian.


"Jangan turun itu terlalu berbahaya. aku yakin mereka adalah orang yang selama ini membuat seluruh kekaisaran resah." kata pangeran Han Tian.


"Aku tau Gege tapi aku harus turun. aku tidak mau jika mereka membawa para gadis itu." ujar Yuan Lin kemudian turun.


"Lepaskan Mereka." kata Yuan Lin dengan suara dinginnya.


Semua orang menoleh termasuk dua orang dengan jubah hitamnya. mereka di buat heran dengan kedatangan gadis itu. jika gadis lain ketakutan lalu mengapa gadis itu malam mendekati mereka.


"Wah ada apa gadis cantik? rupanya kau sangat berani ya." kata pria itu


"Aku bilang lepaskan Mereka dan sebagai gantinya aku akan ikut bersama kalian." kata Yuan Lin yang membuat pangeran Han Tian terkejut.


"Tidak. apa yang kau katakan Lin Lin." seru pangeran Han Tian.


"Tidak perlu khawatir Gege kau tenang saja aku akan baik-baik saja." ujar Yuan Lin dengan meyakinkan pangeran Han Tian

__ADS_1


__ADS_2