
Yuan Lin tetap tidak mendengarkan apa yang singa betina itu katakan. dengan paksa ia memasukkan pil itu kedalam mulut singa emas tapi tidak terjadi reaksi apapun pada singa itu. tentu saja Yuan Lin karena pil yang dia buat adalah pil yang menyembuhkan segala racun tapi dia baru saja sadar jika pil yang dia buat hanya bisa menghilangkan racun racun yang masih biasa dan terbilang tidak terlalu mematikan.
"Ambilah cepat pil yang kau berikan tidak berguna untukku." kata singa emas yang membuat Yuan Lin dilema.
Dia menatap bayi singa itu terlebih dahulu. apakah dia tega jika ingin memisahkan ibu dan anak karena dia tahu betul bagaimana hidup tanpa kasih sayang seorang ibu. sedangkan bayi singa itu hanya menatap Yuan Lin dengan tatapan lucunya.
"A aku sungguh meminta maaf karena ini. aku tidak ada pilihan lain selain mengambil ibumu karena aku juga sedang membutuhkannya. aku minta maaf." ucap Yuan Lin yang tidak ada pilihan lain selain menuruti permintaan singa emas itu.
Ia menggambil inti hati itu sebelum singa betina itu mati. ya singa itu merupakan binatang siluman yang berumur 10 ribu tahun lebih. dia bisa berubah bentuk menjadi manusia tapi karena racun yang di berikan padanya membuat dia tidak bisa melakukan apapun.
Setelah inti hati berhasil di ambil singa emas itupun tiada. bukan karena inti hatinya di ambil melainkan racun yang telah menyebar keseluruh tubuhnya.
Bayi singa itu seakan mengerti jika ibunya telah tiada hanya mengaum kecil. Yuan Lin sendiri merasa sangat bersalah. ketika Yuan Lin menggendong bayi singa itu langsung terdiam dan menatap Yuan Lin dengan tatapan lucunya.
"Mulai sekarang kau akan bersamaku dan kita akan menjadi teman ." kata Yuan Lin dengan mengelus kepala singa itu .
"Emm siapa nama yang cocok untukmu ya... King? yaa itu terdengar sangat bagus kau kan singa hahahaha baiklah mulai sekarang aku akan memanggilmu king." lanjutnya yang membuat bayi singa itu mengelus-eluskan kepalanya di leher Yuan Lin.
Yuan Lin menepuk jidatnya ketika lupa jika dia harus menemui gurunya. dengan segera ia melesat dan masih menggendong bayi singa itu. Dengan kecepatan yang sangat tinggi tak perlu waktu lama untuk sampai di air terjun.
__ADS_1
"Guru maafkan aku karena aku terlambat." kata Yuan Lin yang melihat jika guru Shao Gu sudah menunggunya.
"Dari mana kau mendapatkan singa itu muridku?" tanya guru Shao Gu dengan menatap singa itu dengan sulit di artikan.
"Tadi aku menyelamatkannya dari serangan orang-orang sekte iblis merah. tapi ibunya sudah tiada dan memberikan inti hatinya padaku sebagai imbalan jika aku merawatnya dengan baik." jawab Yuan Lin.
"Jaga dia dengan baik karena itu bukan singa sembarangan muridku." ujar guru Shao Gu.
"Tentu saja guru." jawab Yuan Lin.
"Sekarang kau seraplah inti hati itu di bawah sana. ingat jangan keluar jika aku belum membangunkanmu." kata guru Shao Gu.
"Baiklah King kau sekarang bersama guruku dulu aku akan meningkatkan kekuatan ku dulu agar bisa terus melindungimu." ujar Yuan Lin dengan menyerahkan King pada guru Shao Gu
Guru Shao Gu yang dengan menggendong King menatapnya dengan sulit artikan. binatang yang kemarin di bicarakan dengan temannya kini benar-benar sudah ada di hadapannya.
"Takdir memang tidak pernah salah. kau di takdirkan untuk menjadi teman sekaligus pengikut dari muridku. dalam perjalanannya dia pasti akan mengalami kesulitan oleh karena itu kau harus membantunya." kata guru Shao Gu pada King.
Singa yang mempunyai bulu perpaduan antara warna emas dan perak itu merupakan binatang yang sangat berharga dan langka bahkan menunggunya saja memerlukan waktu beratus-ratus tahun lamanya.
__ADS_1
Seakan memahami apa yang sudah di katakan oleh guru Shao Gu, King mengaum kecil. guru Shao Gu menoleh ke arah Yuan Lin ketika merasakan sebuah energi besar yang telah meluap-luap di dalam lautan spiritual Yuan Lin. guru Shao Gu mencoba untuk melihat seberapa luas lautan spiritual Yuan Lin tapi seketika dia terkejut ketika melihat dua lautan spiritual yang berbeda warna.
"Dari mana gadis itu mendapat ini. hanya ada satu jawaban saja yaitu dia sudah berendam di kolam darah. dimana dia menemukan kolam darah ini." gumam guru Shao Gu yang masih dalam keterkejutannya.
"Gila. ini sungguh sangat luar biasa. pria gila itu berkata benar. baru seminggu aku tidak melatihnya dan sekarang dia hampir ke ranah importal." lanjutnya yang tidak bisa menutupi keterkejutannya.
Boomm Booom Boooomm
Ledakan besar terjadi beberapa kali di air terjun itu. lagi-lagi guru Shao Gu di buat terkejut karena tingkatan yang di capai Yuan Lin sangatlah mustahil.
"Importal 6." seru guru Shao Gu.
King mengaum seakan ikut senang dengan pencapaian yang Yuan Lin buat. setelah ledakan energi tersebut Yuan Lin masih terus bersila disana. semakin lama perubahan pada dirinya semakin mencolok. rambut yang tadinya bewarna hitam sekarang menjadi bewarna merah darah. tanda bulan sabit di dahinya juga ikut bersinar terang. tubuhnya bergetar hebat tapi Yuan Lin masih tetap memfokuskan pikirannya.
Guru Shao Gu yang melihat perubahan itu terkejut dan langsung membuat pelindung di sekitar Yuan Lin.
Dua lautan spiritual milik Yuan Lin bergejolak dengan sangat hebat. keduanya saling melebar sehingga saling bertemu. saat penyatuan kedua elemen berbeda itu terjadi Yuan Lin merasakan panas dan juga dingin.
"Apa yang terjadi kenapa seperti ini." ucap guru Shao Gu yang terlihat khawatir dan juga panik.
__ADS_1
Penyatuan kedua elemen berbeda itu terjadi cukup lama sehingga membuat Yuan Lin hampir kehabisan tenaganya. ketika dua elemen itu berhasil menyatu ledakan kembali terjadi. kali ini tanah yang ada di sekitar air terjun itu ikut bergetar. Yuan Lin sendiri saat ini sudah pingsan karena kehabisan energi.
Guru Shao Gu langsung menghampiri Yuan Lin Dan membawanya menuju goa untuk di obati. penyatuan kedua elemen itu membuat Yuan Lin terkena luka dalam walaupun tidak terlalu parah tapi tetap saja efek itu membuat Yuan Lin pingsan.