Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Memberikan Pengertian


__ADS_3

Saat sedang duduk bersantai tiba tiba saja seseorang datang dan langsung duduk di sebelahnya, ia adalah putri Jiang He. Yuan lin hanya menatapnya saja sekilas sebelum akhirnya dia beranjak. sungguh dia sangat malas untuk bertemu apalagi berbicara dengan putri Jiang He. namun sebelum Yuan Lin benar-benar pergi putri Jiang He menahan tangannya.


"Lepas." kata Yuan Lin dengan dinginnya.


"Bi bisakah kita berbicara sebentar." ucap putri Jiang He dengan melepaskan tangannya dan berbicara dengan sangat hati-hati.


"Tidak ada yang perlu di bicarakan. sekarang kau sudah mempunyai kehidupan baru. berubah dan jaga milikmu. aku masih banyak urusan." ujar Yuan Lin tanpa menoleh ke belakang kemudian pergi meninggalkan putri Jiang He sendiri.


Putri Jiang He hanya bisa tersenyum kecut saja melihat apa yang di lakukan Yuan Lin. ia juga sadar banyak sekali kesalahan yang di lakukan pada Yuan Lin Dan itu semua memang pantas untuk tidak di maafkan.


"Aku tidak akan menyerah Lin jiejie. aku akan membuatmu memaafkanku apapun caranya." gumam putri Jiang He dengan penuh tekad dan keyakinan.


Tak jauh dari tempat mereka berdua berbicara tadi ada seorang laki-laki yang tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka, dia adalah pangeran Han Tian. sebenarnya dia belum memaafkan perbuatan putri Jiang He dan ibunya tapi karena semuanya sudah terjadi maka ia mau tak mau harus bisa memaafkan kesalahan mereka apalagi sekarang dia sudah menjadi seorang paman.


Setelah itu pangeran Han Tian pun pergi dari sana dan mencari keberadaan Yuan Lin. di lihatnya gadis itu tengah berjalan bersama Mein yang menuju keluar istana. dengan segera pangeran Han Tian pun memanggil mereka.


"Lin Lin." teriak pangeran Han Tian yang membuat Yuan Lin Dan Mein menghentikan langkahnya dan menoleh ke belakang.


"Ada apa?" tanya Yuan Lin dengan herannya.


"Kau mau kemana?" tanya pangeran Han Tian .

__ADS_1


"Aku ingin pergi karena disini sudah tidak ada urusan lagi." jawab Yuan Lin dengan santainya dan membuat pangeran Han Tian terkejut.


"Bagaimana kau bisa pergi secepat ini Lin Lin bahkan kau tidak ingin menginap disini?" tanya pangeran Han Tian.


"Tidak karena aku masih banyak urusan yang harus aku selesaikan." jawab Yuan Lin.


Tiba-tiba Kaisar Wei dan perdana menteri datang menghampiri mereka dan terlihat bingung apa yang sedang mereka bertiga lakukan.


"Ada apa ini? kenapa kalian berkumpul disini?" tanya kaisar Wei.


"Saya akan pergi dan mengurus masalah yang lain. saya harap anda tetap berhati-hati dan memastikan keamanan di kekaisaran ini." jawab Yuan Lin yang membuat kaisar Wei terkejut.


"Apakah anda pikir saya sangat lemah sehingga harus takut dengan dunia malam." kata Yuan Lin dengan sinisnya yang membuat kaisar Wei hanya tersenyum canggung saja.


"Oh iya aku sampai lupa dengan temanmu itu. Aku berterimakasih padamu karena sudah mau membantu kami untuk mengalahkan pasukan aliansi Wungzo. siapa namamu?" tanya kaisar Wei.


"Bukan masalah. saya Mein." jawab Mein dengan tersenyum ramah.


"Bisakah kita berbicara sebentar saja Lin Lin." kata pangeran Han Tian.


Yuan Lin hanya mengangguk saja dan mengikuti pangeran Han Tian dari belakang. sedang Mein ia sudah pergi lebih dulu untuk membantu Chen Zu di kerajaan vampir.

__ADS_1


Mereka berhenti di taman kecil dan duduk disana. Yuan Lin di buat bingung dengan tingkah laki-laki itu karena tidak biasanya pangeran Han Tian mengajaknya berbicara seperti ini.


"Jadi apa yang ingin kau bicarakan?" tanya Yuan Lin.


"Aku tau apa yang sudah terjadi padamu Lin Lin Dan aku juga paham sekali bagaimana perasaan mu saat itu, tapi itu sudah terjadi dan kejadian itu sudah cukup lama. apakah kau belum bisa memaafkan Jiang er?" tanya pangeran Han Tian yang membuat yuan Lin menoleh ke arahnya.


"Apakah kau mengajakku kesini hanya untuk membicarakan hal ini!" tanya Yuan Lin yang tiba-tiba merasa tidak suka.


"Ya tadi aku tidak sengaja mendengar pembicaraan kalian berdua karena itu aku mencarimu. percayalah padaku, Jiang er sudah berubah dia sering sekali ke sini hanya untuk mencarimu dan meminta maaf padamu tapi baru sekarang dia bertemu denganmu. aku tahu kesalahan yang di lakukan ibunda selir dan Jiang er sudah sangat keterlaluan tapi bagaimanapun juga mereka tetap keluarga mu Lin Lin Dan Jiang er juga sudah berubah sekarang. dia menjadi wanita yang baik dari pada dulu." kata pangeran Han Tian mencoba memberikan pengertian pada Yuan Lin.


"Kau mengatakan seperti itu karena kau bukan diriku. aku bisa saja memaafkan mereka jika mereka hanya melukai ku tapi mereka sudah membunuh ibuku bahkan dengan cara yang sangat menyakitkan. kau tahu apa yang aku rasakan selama masa itu? ck pastinya kau tidak tahu karena hanya aku saja yang merasakan semua itu." ujar Yuan Lin .


"Setidaknya kau berusaha untuk memaaf...." ucap pangeran Han Tian di potong oleh Yuan Lin.


"Sudah cukup Gege aku tidak mau banyak bicara lagi. aku banyak urusan aku akan pergi. jaga dirimu." kata Yuan Lin dengan berdiri kemudian melesat pergi.


Pangeran Han Tian hanya menghela nafasnya saja melihat hal itu. ia sudah berusaha memberikan pengertian pada Yuan Lin tapi gadis itu sungguh keras kepala. mungkin bukan hanya Yuan Lin saja yang tidak akan memaafkan orang yang telah membunuh ibunya, banyak orang juga akan melakukan hal yang sama.


Di balik tembok diam-diam ada yang seseorang yang mendengarkan pembicaraan mereka siapa lagi kalau bukan putri Jiang He. ucapan Yuan Lin tadi benar-benar mengenai hatinya. ia sungguh menyesali apa yang sudah dia lakukan pada Yuan Lin


"A aku minta maaf jiejie." ucap putri Jiang He dengan mata berkaca-kaca, kemudian dia pun pergi dari sana. keberaniannya pun tiba-tiba surut untuk meminta maaf pada Yuan Lin.

__ADS_1


__ADS_2