
Pria bertopeng langsung maju menyerang Yuan Lin namun dengan sigap gadis itu menghindari setiap serangan yang di layangkan pria bertopeng. walaupun sedang bertarung tetap saja ia meningkatkan kewaspadaannya karena bisa saja sewaktu-waktu musuh menyerang kita dari belakang tanpa kita sadari.
"Ck seharusnya kau pergi saja kenapa harus membuat kekacaun disini hah." kata Yuan Lin dengan membalas menyerang.
"Itu bukanlah urusan mu. sekarang aku akan memberikan pelajaran padamu." ujar pria bertopeng.
"Jika kau dan rajamu ingin membuat kekacaun dan bermaksud untuk menguasai dunia bawah maka itu juga menjadi urusanku." kata Yuan Lin.
"Banyak bicara." seru pria bertopeng.
Mein yang baru saja tiba dan melihat pertarungan pun di buat bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi. namun ketika dia melihat Yuan Lin yang juga sedang bertarung pun tanpa basa-basi langsung masuk dan ikut membantu Yuan Lin.
"Siapa kau jangan ikut campur masalah ini." kata pria bertopeng ketika melihat ada seorang gadis yang tiba-tiba datang dan membantu Yuan Lin.
"Aku akan membantumu." kata Mein pada Yuan Lin.
"Tidak. kau urus yang lain saja aku akan mengurusnya sendiri. ada banyak orang yang sedang membutuhkan bantuan. aku akan mengurus pria brengsek ini. karena dia adalah dalang di balik kekacauan yang terjadi disini." kata Yuan Lin yang di angguki oleh Mein kemudian gadis cantik itu melesat pergi dan bertarung dengan orang-orang yang di bawa pria bertopeng.
Yuan Lin memperhatikan cara bertarung yang di lakukan oleh Mein pun berdecak kagum. kecepatan serangannya juga sangat bagus. Mein melayangkan setiap serangannya yang membuat semua lawannya tewas seketika.
Pria bertopeng yang melihat hal itupun di buat geram karena pasukan yang baru saja dia bentuk sekarang sudah di kalahkan. pria itu menyerang Yuan Lin dengan sangat cepat. berbagai jurus sudah ia keluarkan namun ia merasa jika gadis yang ada di depannya saat ini sudah bertambah lebih kuat lagi.
__ADS_1
Ya semua itu memang benar. walaupun Yuan Lin masih belum naik ketingkat selanjutnya namun belum lama ini dia mempelajari banyak sekali teknik salah satunya adalah teknik es abadi dan api putih. ia berhasil menguasai semua elemen yang ada di bumi namun ia masih belum bisa menaikkan tingkat Kultivasinya karena jika semakin tinggi tingkat kultivasi seseorang maka semakin sulit pula untuk mencari semua bahan bahan yang akan di gunakannya. ia hanya perlu mencari tujuh mata air pelangi saja untuk pelengkapnya karena saat ini dia sudah memiliki dua tumbuhan berusia 500 tahun dan 10000 tahun untuk ia jadikan pil.
"Siapa gadis itu?" tanya kaisar Wei yang melihat kedatangan Mein yang langsung bergabung di pihaknya.
Duarrrr....
Yuan Lin melemparkan sebuah bola api dengan di sertai angin buatan yang memiliki hawa sangat dingin. dia menggabungkan teknik es abadi di dalam serangannya sehingga melukai bahu sebelah kanan pria bertopeng.
"Siall apa ini kenapa sangat dingin dan juga sakit." ucap pria bertopeng ketika melihat bahunya mengeluarkan sedikit darah.
Seketika dia menatap Yuan Lin dengan tajamnya bahkan siapapun yang mendapatkan tatapan seperti itu tidak akan bertahan lama, berbeda dengan Yuan Lin gadis itu justru dengan santainya menyilangkan tangannya ke dada dan balas menatapnya dengan tatapan mengejek.
"Lebih baik kau obati saja dirimu karena jika sedikit saja terlambat kau akan tiada dan ambisimu untuk menguasai dunia bawah tidak akan tercapai." kata Yuan Lin .
"Ya ya ya aku akan menunggumu di medan pertempuran lagi. ku harap jika saat itu tiba kau sudah semakin kuat bukan lemah seperti ini karena jika kau lemah kau tidak pantas di sebut sebagai seorang pemimpin." kata Yuan Lin yang membuat pria itu langsung melesat meninggalkan tempat pertarungan.
Semua orang-orang yang di bawanya pun juga ikut pergi sehingga kini pertarungan pun berakhir. entah sadar atau tidak Yuan Lin pernah mengatakan hal itu juga pada seseorang dan ucapan Yuan Lin tadi tepat mengenai hati pria bertopeng.
"Siallll dia sudah menghinaku. aku tidak akan membiarkannya begitu saja. sshhh siall ini sakit sekali. aku harus segera menyembuhkan luka ini." ucapnya.
Setelah pertarungan berakhir semua orang pun berkumpul. kaisar Wei menghampiri Yuan Lin dengan berlari. ia sangat merindukan gadis itu namun ia masih belum berani untuk terang-terangan karena ia tahu jika kesalahannya pada Yuan Lin sangat banyak dan tidak pantas untuk di maafkan.
__ADS_1
"Apakah kau tidak papa?" tanya kaisar Wei yang hanya mendapatkan anggukan kepala dari Yuan Lin.
"Syukurlah kalau begitu." ujar kaisar Wei.
"Terimakasih karena putri sudah datang membantu kami. entah apa yang terjadi jika saja putri tidak datang kesini " Kata kaisar Han.
"Tidak masalah aku tadi hanya kebetulan lewat saja dan melihat ada pertarungan jadi aku membantu." jawab Yuan Lin dengan santainya.
"apa katanya? hanya kebetulan lewat saja? hei itu tidaklah benar kau bahkan meninggalkan ku sangat jauh karena kau menghawatirkan kondisi disini. ck ternyata dia pembohong." batin Mein dengan menatap sinis Yuan Lin sementara Yuan Lin yang mendengar ucapan Mein di dalam hatinya pun hanya menatapnya saja dengan malas.
"Lin Lin bagaimana kau ada disini?" tanya pangeran Han Tian yang terdengar sangat konyol dan aneh di telinga semua orang.
"Aku? tentu saja karena aku masih hidup jika aku sudah tiada tidak mungkin aku berdiri bahkan membantu kalian semua." jawab Yuan Lin yang membuat pangeran Han Tian tersenyum canggung saja.
"Yang perlu kalian tahu adalah ini hanyalah pertarungan biasa saja bukan yang sesungguhnya. saat ini mereka sedang mengumpulkan pasukan untuk melawan kalian semua dan menguasai dunia bawah." kata Yuan Lin yang membuat semuanya terkejut.
"Jika benar begitu maka kita harus selalu waspada dan meningkatkan keamanan." kata pangeran Zheng Su Han.
"Dan tentunya menjadi kuat." timpal Yuan Lin yang di angguki oleh semua orang.
Hayhayhay jumpe lagi dengan saya. gimana kabar kalian? sehat yah. sekali lagi maaf ya ngga bisa up rutin setiap hari karena ya karena itulah author malu ngomongnya wkwk. tapi ngga papa ya kalian tetap setia baca cerita ini kanπ
__ADS_1
ayo kasih like comen rate dan vote yang banyak dong.
oke segini dulu ya see you next eps π₯°π₯° author sayang kalian ππ