
Saat ini Chen Zu, Mix dan Xin beserta semua pasukannya masih bertarung dengan pasukan yang di bawa pangeran Mingzi. karena jumlah yang tidak seimbang membuat pihak Chen Zu sedikit kewalahan menghadapinya terbukti saat ini Chen Zu sudah mendapatkan beberapa luka di bagian tangannya sementara Xin mengalami luka sayatan yang cukup dalam di bagian pinggangnya.
"Menyerahlah keponakan ku dan serahkan semua tahta yang kamu miliki. kau tahu kan jika kakek dan nenekmu yang sangat kau sayangi itu masih berada di tanganku. hahaha aku tidak bisa membayangkan bagaimana reaksi mereka jika melihat mu sudah kembali." kata pangeran Mingzi yang tak lain adalah paman dari Chen Zu atau adik kandung ratu Qinan Xia.
"Hanha dalam mimpimu saja." seru Chen Zu dengan. terus menyerang walaupun sebenarnya saat ini dia sangat mencemaskan keadaan kakek dan neneknya.
Karena melihat jika perkataan yang barusan dia lontarkan berhasil mempengaruhinya dengan segera pangeran Mingzi pun memberikan serangannya sehingga membuat Chen Zu yang tidak terlalu fokus terpental mundur.
"Hahaha kau lihat ini. jangan keras kepala atau nyawa bunda ratu dan ayah akan berakhir sia-sia di tanganku." ujar pangeran Mingzi.
Tiba-tiba saja seseorang datang menghampirinya yang membuat pangeran Mingzi bingung karena orang yang di perintahkan tidak membawa apa yang dia minta.
"Dimana bunda ratu dan ayah?" tanya Mingzi dengan bingung.
"Maafkan saya pangeran ta tapi mereka berhasil kabur." jawab Mengui yang membuat Mingzi terkejut bukan main.
"Bagaimana bisa mereka kabur dari penjara itu hah. apa saja yang mereka lakukan!!" teriak Mingzi dengan marahnya.
"Cepat cari dia atau kalian semua akan aku habisi disini bersama mereka!" teriaknya lagi
__ADS_1
"Tidak perlu menyuruh mereka mencariku karena aku sudah ada disini." kata seseorang dengan suara kerasnya sehingga membuat Chen Zu dan Mingzi menoleh tak terkecuali pun yang berada tidak jauh dari mereka berdua saat ini.
Chen Zu yang melihat kedatangan kakek dan neneknya pun seketika langsung tersenyum senang apalagi disana juga ada naga Yang yang ternyata juga datang membantunya.
"Ayah sangat kecewa padamu pangeran. bagaimana bisa kau melakukan semua ini sampai berani melukai cucuku." kata raja Long dengan mengeluarkan aura yang begitu menyeramkan.
"Chen'er kau baik-baik saja hah apakah dia melukaimu?" tanya ratu Hua dengan membantu Chen Zu berdiri.
"Aku baik-baik saja tidak perlu mencemaskan diriku. bagaimana keadaan nenek apakah si brengsek itu melukai kalian?" tanya Chen Zu.
"Tidak kami baik-baik saja karena temanmu datang menyelamatkan kami." jawab ratu Hua yang membuat Chen Zu beralih menatap naga Yang yang saat ini hanya mengeluarkan ekspresi datar dan malasnya saja.
"Terimakasih karena kau sudah menolong mereka." kata Chen Zu pada naga yang namun hanya di jawab dengan anggukan kepala saja.
Raja Long saat ini sedang berhadapan dengan putranya yaitu Pangeran Mingzi. ia sebenarnya tidak ingin melawan putranya sendiri tapi karena ini sebagai bentuk perlawanan akhirnya mau tak mau ia pun bertarung dengan putranya. pertarungan antara kedua kubu pun terus berlanjut.
Chen Zu melawan Feng, orang yang telah menghasut pamannya hingga melakukan hal sejauh ini. mereka bertarung dengan begitu lihainya. kekuatan Antara kedua tidaklah sama karena itu dengan mudahnya Chen Zu berhasil mengalahkan Feng hanya dengan beberapa jurus saja.
Raja Long dan putranya pun masih terus bertarung. di sela-sela pertarungannya raja Long selalu memberikan nasihat pada anaknya jika apa yang dia perbuat ini tidaklah benar namun pangeran Mingzi tidak mendengarkan apapun karena baginya apa yang sudah dia lakukan adalah benar adanya.
__ADS_1
"Sadarlah putraku kau hanya termakan oleh ucapan mereka yang tidak ada kebenarannya sama sekali." kata raja Long yang masih terus berusaha untuk membuat putranya sadar.
"Jangan banyak bicara. lawan saja aku. kau pikir dengan kata-kata mu itu aku akan berubah pikiran begitu? tidak akan. aku sangat membenci orang yang tidak memegang teguh keadilan. kau sangat membedakan aku dan kakakku. aku melakukan ini karena aku ingin mengambil apa yang aku punya sebelum orang lain merebutnya." timpal pangeran Mingzi.
Raja Long yang mendengar ucapan putranya pun sungguh tidak mengerti.
"Aku tidak tahu apa yang ka...." ucapan raja Long langsung terpotong oleh pangeran Mingzi.
"Diam!!! aku tidak ingin mendengar sepatah katapun darimu." teriak pangeran Mingzi dengan melayangkan serangannya pada raja Long sehingga pria paruh baya itu terdorong mundur.
Chen Zu yang melihat itupun di buat geram sehingga ia menghampiri kakeknya dan menyuruhnya untuk beristirahat saja. sedangkan dirinya yang akan mewalan pangeran Mingzi.
"Aku tidak tahu apa saja yang telah di katakan oleh Keluarga itu padamu tapi satu hal yang harus kau tahu, apa yang kau lakukan sekarang tidaklah benar. mereka menghasutmu karena itu memberikan keuntungan bagi mereka. jika kau terus memilih jalan ini baiklah aku tidak akan segan lagi. jangan salahkan aku jika tidak lama lagi hanya namamu saja yang tersisa." kata Chen Zu yang mulai menyerang pangeran Mingzi.
Naga Yang dan kedua temannya kini menyusun rencana agar pertarungan ini cepat berakhir karena ia merasa jika Yuan Lin sebentar lagi akan membutuhkan bantuannya. kini ketiganya menggabungkan kekuatan mereka. hanya dengan satu serangan saja sebagian pasukan milik pangeran Mingzi langsung tewas saja dan hal itupun tentu saja membuat geram orang yang berada di pihak pangeran Mingzi.
"Cepatlah aku tidak ingin berlama-lama disini." kata Mix
Serangan demi serangan pun sudah di lakukan dan akhirnya Chen Zu dan teman-temannya yang memenangkannya sementara pangeran Mingzi saat ini sudah menjadi vampir biasa karena kekuatan yang dia miliki sudah di hilangkan Chen Zu. namun Chen masih berbaik hati untuk tetap membiarkan pria itu hidup dan memperbaiki sikap dan etikanya. jika saat itu tiba maka ia akan datang dan mengembalikan semua kekuatannya.
__ADS_1