Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Bertemu Hilux


__ADS_3

Saat dalam perjalanan kembali, tiba-tiba saja ia di kejutkan dengan kemunculan tiba-tiba seseorang tepat di depannya. ia terkejut bukan main melihat itu. ia berhenti dan menatap seorang laki-laki dengan rambut yang bewarna biru tengah membelakanginya. entah dia terjatuh tiba-tiba atau justru sedang duduk.


"Maaf siapa kau kenapa kau tiba-tiba menghalangi jalanku?" tanya Yuan lin dengan sopannya karena ia tidak tahu siapa yang ada di depan ini.


Laki-laki itupun menoleh berdiri dan menoleh ke arah Yuan Lin. ia menatap Yuan Lin dengan tatapan sulit di artikan. gadis itu hanya memperhatikan dengan heran saja.


"Kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya Yuan Lin.


"Ahh tidak tidak maaf sudah menghalangi jalanmu." kata laki-laki tersebut dengan tersenyum manis.


"Siapa namamu?" tanya laki-laki itu yang membuat Yuan Lin menaikkan alisnya.


"Maaf tuan tapi kita tidak saling mengenal jadi siapa nama saya itu tidak penting. saya pergi dulu." jawab Yuan Lin dengan dinginnya dan bermaksud untuk pergi namun seketika tangannya di pegang oleh laki-laki itu.


"Aku adalah Hilux pangeran dari kerajaan merah yang ada di dunia atas." kata laki-laki itu yang bernama Hilux.


"Tapi saya tidak bertanya." kata Yuan Lin dengan menepis kasar tangan Hilux kemudian pergi begitu saja.


"Gadis itu sangat menarik. siapa dia." ucap Hilux dengan tersenyum manis dan mengikuti kemana Yuan Lin pergi.


Hilux sengaja datang ke bumi untuk melihat bagaimana keadaan dunia bawah dan tidak sengaja dia malah muncul di depan Gadis itu. dan entah kenapa ia malah menjadi tertarik dengan gadis itu walaupun baru saja bertemu.


Yuan Lin melesat dengan sangat cepat menuju kekaisaran Wei. dia ingin segera sampai kesana. dan tidak butuh waktu lama kini dia sudah berada di perbatasan. ia memperhatikan suasananya yang masih tampak baik-baik saja setelah dua hari ia tinggal.


"Kenapa aku merasa ada yang terus mengikuti ku." gumam Yuan Lin namun ia tidak terlalu menghiraukan dan langsung menuju kekaisaran.

__ADS_1


Saat sampai di istana, ia segera menuju ke kediaman kaisar Wei. Tabib istana yang melihat Yuan Lin sudah kembali pun langsung berlari menghampirinya. dua hari ini dia sangat mencemaskan keadaan kaisar Wei yang makin memburuk.


"Putri anda sudah kembali." kata tabib istana dengan. senangnya.


"Sudah tabib dan aku berhasil mendapatkan akar bunga lotus es." ujar Yuan Lin yang membuat tabib itu semakin gembira.


"Baiklah mari segera ke kamar kaisar." ucap tabib istana.


Saat sampai didalam kamar, dilihatnya keadaan jaisr Wei makin memburuk. wajahnya pucat pasi dan tubuhnya sedingin es.


Tabib istana pun segera meracik ramuan menggunakan akar bunga lotus es yang sudah Yuan Lin berikan tadi kemudian ia meminumkannya pada kaisar Wei.


Dari luar terdengar suara langkah kaki dua orang dan masuk kedalam kamar kaisar Wei. ya siapa lagi kalau bukan kedua pangeran itu. mereka di beritahu prajurit jika Yuan Lin sudah kembali kemudian mereka langsung meninggalkan tugas masing-masing dan menuju ke kediaman kaisar Wei.


"Lin Lin apakah kau baik-baik saja?" tanya Pangeran Han Tian dan Huang Hun secara bersamaan.


"Syukurlah putri tidak terlambat mendapatkan penawarnya. sekarang kaisar sudah mulai membaik dan mungkin besok atau bahkan nanti malam akan segera sadar " kata tabib dengan tersenyum lega.


"Syukurlah jika ayah sudah baik-baik saja. oh iya Lin Lin apakah kau sudah makan? jika belum ayo makan aku juga sudah sangat lapar." tanya pangeran Han Tian


"Baiklah aku juga lapar." ujar Yuan Lin .


Disisi lain Hilux yang sedari tadi mengikuti Yuan Lin pun hanya tersenyum kecil saja. rupanya gadis yang dia temui tadi adalah keluarga kekaisaran.


"Ahh aku akan menunggu sampai gadis itu keluar. dan aku akan berbicara sebentar dengannya. sungguh sangat menarik." gumamnya dengan tersenyum senang.

__ADS_1


Ia pun terus berada di atas pohon menunggu sampai Yuan Lin keluar. ia juga memperhatikan bagaimana sekitarnya yang nampak begitu tenang. setelah menunggu cukup lama akhirnya gadis yang di tunggu-tunggu pun keluar.


Sebelum Yuan Lin benar-benar pergi, Hilux melompat dan langsung berdiri di depan Yuan Lin dengan tersenyum manis. tentu saja Yuan Lin di buat kaget dengan kedatangan Hilux secara tiba-tiba.


"Apa kau mengikutiku sampai kesini?" tanya Yuan Lin dengan kesalnya.


"Jadi kau adalah putri kaisar. hahaha benar sekali aku belum tahu namamu." jawab Hilux.


"Sudah aku bilang aku tidak mengenalmu dan dari mana kau datang aku tidak tahu. sudahlah jangan menggangguku." ujar Yuan Lin dengan melesat pergi.


"Ck dia sangat sombong. baiklah sampai kapan kau bisa bersikap sesombong itu padaku." gumam Hilux dengan tersenyum kecil.


Saat ini Yuan Lin sedang menuju ke kota kecil miliknya. sudah beberapa hari dia tidak mengunjunginya dan sekarang dia ingin melihat perubahan dari calon pasukan khususnya.


Beberapa saat kemudian, ia sampai di depan kota kecilnya dan langsung masuk begitu saja. saat di dalam ia melihat semua orang berlatih dengan begitu kerasnya. ia juga melihat peningkatan drastis dari para calon anggotanya.


Melihat kedatangan nona mereka membuat mereka menghentikan latihannya dan menghampiri Yuan Lin dengan tersenyum senang.


"Nona datang." kata salah satu dari mereka.


"Ya. bagaimana latihan kalian? ku lihat kalian mengalami peningkatan yang begitu cepat." kata Yuan Lin.


"Benar sekali nona. kami sangat bekerja keras untuk menjadi kuat seperti yang nona inginkan. kami tidak ingin mengecewakan nona yang sudah memperlakukan kami dengan sangat baik." jawab Zhou Zu.


"Baiklah itu sangat bagus. lanjutkan latihan semua aku ingin memeriksa gudang terlebih dahulu." ujar Yuan Lin yang membuat mereka semua melanjutkan latihannya.

__ADS_1


Ia menuju gudang makanan untuk memastikan semua makanan masih banyak dan mereka tidak akan kekurangan makanan. saat memastikan semua makanan masih ada ia pun beranjak menuju ke dapur.


Di sana para wanita tengah sibuk menyiapkan makanan untuk para laki-laki. Yuan Lin tersenyum kecil melihat mereka bekerjasama dengan sangat baik seperti ini.


__ADS_2