Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Suami Istri??? (LPT S2)


__ADS_3

Malam harinya Niken mulai membuka matanya perlahan-lahan. ia melihat jika saat ini tangannya di pegang oleh seseorang. kemudian ia menoleh dan mendapatkan Zein yang tengah memejamkan matanya dengan memegangi tangannya.


"Zein..." ucap Niken dengan pelannya.


Ketika ingin bangun ia merasakan sakit di bagian intinya. ia tidak tahu kenapa rasanya sangat perih. karena merasakan gerakan akhirnya Zein pun membuka matanya dan terkejut ketika melihat Niken yang tengah berusaha untuk bangun.


"Syukurlah kau sudah sadar." ucap Zein dengan membantu Niken bangun.


"Apa yang terjadi denganku?" tanya Niken dengan bingungnya ketika melihat selang infus di tangannya.


"Kau itu sangat ceroboh. kenapa kau tidak mendengarkan ku hah jika saja kau menuruti kata-kata ku kau tidak akan seperti ini dan aku juga tidak akan melakukannya de...." ucap Zein yang langsung terhenti ketika mengingat kejadian tadi antara dia dan Niken.


"Melakukan apa? akhhh ada apa dengan ku kenapa ini sakit sekali." gumam Niken dengan meringis kesakitan.


"Sakit? aku minta maaf tapi aku tidak terlalu keras melakukannya. apakah sangat sakit?" tanya Zein dengan raut wajah khawatir.


"Apa maksud mu?" tanya Niken dengan bingungnya.


Ia menatap Zein kemudian ia terlihat syok dan langsung memeriksa apakah pakaian yang dia pakai masih lengkap atau tidak. ternyata pakaiannya sudah berganti dan juga ****** ******** juga sudah berubah. seketika dia paham dan langsung mendorong Zein.


"Apa yang sudah kau lakukan padaku hah dasar brengsek kau zein." seru Niken dengan marahnya dan dengan mata yang sudah memerah.


"A aku minta maaf Niken. aku juga tidak ingin melakukannya tapi saat itu kau sedang berada dalam kondisi yang tidak baik dan hanya itu satu-satunya cara untuk membuat tubuhnya menjadi hangat. aku minta kau boleh marah kepadaku setelah ini aku minta maaf. lebih baik aku yang melakukannya denganmu dari pada aku harus membiarkan pria lain yang melakukannya. kau boleh memukuli ku sekarang jika kau mau." kata Zein dengan merasa bersalah.


Buughhh...

__ADS_1


Niken benar-benar memukul wajah Zein hingga laki-laki tersungkur ke lantai dan mengalami sedikit lebam karena pukulan Niken sangat kuat.


"Katakan saja padaku jika semua itu hanya omong kosong mu. selama ini kau hanya berpura-pura mencintai ku saja dan Hanya menginginkan hal ini dariku. aku membencimu Zein. pergi dari hadapan ku sekarang. aku sangat membencimu hikss..." kata Niken dengan terduduk lemas di lantai.


"Kenapa kau melakukan ini padaku Zein kenapa. aku selalu menjaganya dan kau mengambilnya dariku bahkan kau tidak meminta izin padaku. kenapa kau melakukan itu padaku hah brengsek." seru Niken dengan marahnya.


"Aku minta maaf Niken tapi hanya itulah satu-satunya cara agar kau bisa sembuh. aku sudah berusaha dengan obat tadi itu tidak ada hasilnya dan kondisimu semakin memburuk. aku melakukannya setelah aku mempertimbangkan semuanya. percayalah padaku." kata Zein dengan mendekati Niken.


"Aku menjaganya selama ini Zein kenapa kau mengambilnya dariku. aku aku hanya ingin memberikannya pada suamiku kelak bukan dirimu aku tidak ingin melakukannya dengan pria yang masih belum berstatus menjadi suamiku hiks hiks kau benar-benar brengsek Zein aku membencimu." ucap Niken dengan menutup wajahnya. ia menangis merutuki dirinya sendiri.


Bagaimana tidak, sesuatu yang amat sangat berharga yang selalu dia jaga selama ini sudah di renggut oleh laki-laki yang ternyata itu adalah Zein. bahkan Zein tidak mengatakan apapun padanya saat ingin mengambilnya.


"Apakah salah jika seorang suami meminta haknya pada seorang istri." kata Zein yang membuat Niken mendongak dan menatapnya.


"Apa yang kau maksud?" tanya Niken bingung.


"Istrimu?" tanya Niken dengan tidak mengerti.


"Apa kau pikir aku akan dengan senang hati melakukannya hanya dengan status kita yang masih abu-abu seperti ini. aku sudah bilang jika aku sudah mempertimbangkan semuanya. aku menikahimu di hadapan keluargamu dan keluarga ku sebelum aku melakukannya denganmu." kata Zein.


Flashback


"Jadi tunggu apa lagi tuan kenapa tuan malah diam saja." kata Jhon Zein dengan bingungnya.


"Hufffttt aku sudah memutuskan untuk menikahinya sebelum aku melakukannya. aku tahu dia akan marah ketika aku melakukannya tanpa status yang jelas. kau siapkan dokumen-dokumen yang diperlukan secepatnya aku akan menghubungi keluarga barunya agar datang kesini." kata Zein yang membuat Jhon mengangguk tersenyum kemudian keluar.

__ADS_1


Zein pun mengambil ponsel Niken dan mencari nomor Herluc kemudian ia menghubunginya dan mengatakan bagaimana kondisi Niken. ia juga menghubungi keluarganya agar segera datang ke apartemennya. tentu ia tidak akan asal menikah begitu saja tanpa ada saksi ataupun wali dari mempelai wanita.


Beberapa saat kemudian Jhon masuk dengan membawa beberapa berkas di tangannya. tak berselang lama datanglah Herluc, Patricia dan Johan yang terlihat sangat khawatir setelah mendengar ucapan Zein.


"Apa yang terjadi dengan putri ku hah. apa yang kau lakukan." kata Patricia dengan menatap tajam ke arah Zein.


"Apa yang kau lakukan dengan adikku hah apa kau ingin mati sekarang" kata Johan dengan menarik kerah baju Zein.


"Tuan tenanglah semuanya bisa di bicarakan secara baik-baik." kata Jhon dengan melerai.


"Saya akan jelaskan semuanya tapi lepaskan saya dulu. bagaimana saya bisa menjelaskan jika kalian seperti ini." ujar Zein yang membuat Johan. melepaskannya.


Zein pun mulai menjelaskan semuanya secara rinci apa yang terjadi terjadi pada Niken. saat Zein sedang menjelaskan semuanya, keluarga Zein datang dan langsung terkejut melihat siapa yang ada di dalam. Zein pun menjelaskan semuanya dari awal sampai akhir.


"Jadi begitulah. saya disini sebagai seorang dokternya dan kekasihnya. saya berharap tuan menyetujuinya dan merestui pernikahan kami. saya tegaskan sekali lagi saya benar-benar mencintai Niken dan saya berjanji tidak akan menyakitinya jika itu sampai terjadi maka saya sendiri lah yang akan menghukum diri saya." kata Zein dengan penuh keyakinan.


"Aku melihat keseriusan dan keyakinan mu jadi aku akan merestui kalian berdua." kata Herluc.


"Tapi ayah..." ucap Johan yang nampak tidak setuju.


"Diamlah yang paling penting sekarang adalah keselamatan adikmu." ujar Herluc.


"Saya sudah menyiapkan semuanya dan hari ini akan menjadi hari pernikahan antara saya dan putri tuan." kata Zein dengan menghela nafasnya lega.


Flashback End

__ADS_1


Tes tes 123 Jhon itu adalah supir pribadi dan orang kepercayaan Zein yang bisa menjadi apa saja untuk Zein ya termasuk menjadi sekretaris dan yang lainnya.


oke ini aja yang aku mau kasih tahu see you next eps 🥰 author sayang kalian 😘😘.


__ADS_2