
Niken yang mendengar cerita dari Zein pun hanya bisa menatapnya dengan tidak percaya. ia berfikir jika Zein benar-benar laki-laki brengsek karena dia telah merenggut apa yang paling berharga dalam dirinya.
Gadis itu menatap Zein dengan tatapan sulit di artikan. ia sungguh tidak menyangka jika laki-laki itu sampai rela menikahinya hanya karena untuk menyembuhkannya.
"Kau boleh percaya ataupun tidak tapi aku mengatakan yang sebenarnya." kata Zein dengan menatap Niken.
"Sayang kau sudah sadar." teriak Patricia dengan berlari menghampiri Niken bergitupun juga Herluc dan Johan.
"Aku baik-baik saja tidak perlu khawatir." kata Niken dengan menyakinkan mereka.
"Apa yang kau rasakan sekarang?" tanya Herluc.
"Tidak ada aku sudah lebih baik sekarang berkat dia." jawab Niken dengan tersenyum kecil.
"Apa dia menyakitimum?" tanya Johan dengan tatapan tidak sukanya pada Zein.
"Ah i itu y ya sedikit." jawab Niken dengan tersenyum canggung.
"Apa yang ku katakan bodoh." batin Niken dengan merutuki dirinya sendiri.
Johan langsung berjalan ke arah Zein kemudian mencengkeram kerah bajunya dan menatapnya dengan sangat tajam. hal tersebut membuat Niken panik dan mencoba untuk melerai keduanya.
"Sudah hentikan kau lakukan Johan." seru Niken dengan memisah keduanya.
"Dia sudah menyakitimu dan aku hanya ingin memberikan pelajaran padanya saja." ujar Johan dengan kesalnya pada Niken.
"Itu tidak perlu aku sudah baik-baik saja." kata Niken .
__ADS_1
Patricia dan Herluc hanya bisa saling pandang dan menepuk jidatnya saja melihat tingkah konyol yang di lakukan putra mereka.
"Apakah dia itu sangat bodoh. tentu saja sakit dia kan baru pertama kali melakukannya." gumam Herluc yang mendapatkan pukulan dari istrinya.
Sesaat kemudian datang juga tiga orang dengan satu bayi laki-laki yang menggemaskan. melihat siapa yang datang membuat Patricia dan Herluc segera menyambut kedatangan mereka begitupun dengan mereka.
"Si ulat bulu ada disini." batin Niken dengan terkejut melihat siapa yang datang.
Patricia hanya terkekeh saja melihat wajah Niken yang nampak bingung dan terkejut.
"Dia adalah Nyonya Wirsel sayang mertuamu." kata Patricia yang membuat Niken lebih terkejut lagi.
"Bagaimana keadaanmu? aku sudah mendengar dari putraku tentangmu karena itu aku mengizinkan dia untuk menikahi mu karena kau adalah gadis yang baik untuknya." kata Cynthia dengan tersenyum senang.
"Aku sudah baik-baik saja." jawab Niken dengan tersenyum kecil. sungguh ia bingung harus bereaksi seperti apa karena melihat seseorang yang sangat dia
kenali bahkan sudah ia buat mati di tangannya ada di depannya sekarang.
"Kenapa kau diam saja sayang? sapalah mereka. sekarang mereka juga keluargamu." kata Patricia yang sebenarnya mengetahui yang tengah ada di dalam pikiran Niken.
"Ahh iya maafkan aku. tiba-tiba aku sedikit tidak enak badan. mungkin aku harus beristirahat dulu." ucap Niken dengan tersenyum kecil pada mereka.
"Baiklah kakak ipar istirahat saja setelah sembuh aku ingin berbicara denganmu." kata Zika dengan tersenyum manis ke arah Niken.
"Yasudah cepat sembuh sayang mama keluar dulu." kata Cynthia dengan berlalu keluar disusul Zika dan Wirsel.
"Bunda tetap disini aku ingin bertanya banyak pada bunda." kata Niken dengan menahan tangan Patricia.
__ADS_1
Wanita itu hanya mengangguk saja kemudian Herluc dan Zein ikut keluar juga. kini di dalam kamar hanya ada Niken dan Patricia. wanita itu menatap wajah Niken dengan seksama seolah-olah tahu apa yang akan Niken tanyakan padanya.
"Kau pasti bingung kenapa mereka ada disini." kata Patricia yang membuat Niken mengangguk mengiyakan ucapannya.
"Ya kenapa mereka disini apakah mereka juga sama seperti tiada kemudian jiwanya terlempar kesini?" tanya Niken
"Tidak. tapi bisa di katakan mereka adalah Reinkarnasi dari mereka berdua walaupun jiwa mereka adalah jiwa dari masa depan tapi sifat mereka di dunia masa depan adalah sifat asli mereka. sifat selir Qu Xin di dunia sebelumnya karena ia terhasut oleh ayah kandung putri Jiang He yaitu perdana menteri Dong Wu begitupun juga putri Jiang He yang terhasut dengan perkataan ibunya. Kau ingat apa yang di katakan selir itu sebelum kau benar-benar menghabisi nyawanya." kata Patricia dengan menjelaskan.
"Ya aku ingat. dia mengatakan jika dia melakukannya karena sebuah alasan dan jika ada kehidupan selanjutnya dia berjanji akan menjadi ibu yang baik." ucap Niken.
"dan kau sekarang dapat melihat bagaimana dia di masa depan. dia menjadi sosok ibu yang penyayang pada anak-anaknya bahkan mendidik anak-anaknya menjadi anak yang baik dan bertanggungjawab." ucap Patricia.
"Ya aku melihatnya sekarang walaupun belum sepenuhnya percaya. tapi karena kau telah menjelaskan padaku aku akan percaya sekarang." ujar Niken.
"Hahhh aku sungguh tidak menyangka putri kecilku sekarang sudah menikah bahkan sebentar lagi aku akan memiliki cucu." kata Patricia dengan terkekeh kecil.
"Apa yang bunda katakan." kata Niken dengan tidak sukanya.
"Ohh ayolahhh hahaha bagaimana rasanya malam pertamamu dengan suamimu ha apakah sakit atau justru kau sangat menikmatinya ha?" tanya Patricia yang sengaja ingin menggoda Niken.
"Tidak sama sekali. aku bahkan belum percaya jika kalian melakukan ini padaku." jawab Niken dengan datarnya.
"Ohh ayolah sayang jangan seperti itu. kau tau saat itu bunda dan ayahmu sangat khawatir dengan keadaan mu. kakakmu bahkan sempat memukuli suamimu karena melihat keadaan mu seperti itu." kata Patricia.
Niken hanya diam saja mendengar ocehan Patricia yang membuatnya sangat kesal. ia sungguh-sungguh merutuki dirinya sendiri karena bertingkah sangat ceroboh. jika saja hari itu dia bersiap-siap dulu mungkin saja sekarang statusnya masih seorang gadis lajang.
Di luar kamar Niken lagi-lagi Johan membuat ulah dengan Zein. mereka terlibat adu mulut di depan keluarga mereka. Johan bersikeras semua yang terjadi adalah kesalahan Zein sedangkan Zein tak mau kalah dengan Johan karena menurutnya tindakan yang dilakukan tidaklah salah.
__ADS_1
Night everyone....gimana kabar kalian sehat yah. aku minta maaf banget banget sama kalian karena ngga bisa up teratur lagi. ini aja aku nyiapinnya dari kemarin dan baru selesai sekarang. aku benar-benar sibuk bgt mulai dari bangun tidur sampai mau tidur lagi. ini aja aku maksain krna sebenarnya aku lelah bgt ngantuk dan pen cpt tidur. gpp ya satu eps dulu. maaf juga kalo banyak typo Krna ngga di cek dulu.
oke segini dulu See you next eps 🥰 author sayang kalian 😘😘