Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Menemukan Petunjuk (LPT :SANG PENGUASA "Perdamaian Dua Alam " )


__ADS_3

Pangeran Meiuzo dan Yueyue menemui Yuan Lin yang saat ini tengah berada di taman belakang kerajaan bersama Zhi Qing dan kedua kakaknya. mereka tengah berlatih layaknya sedang bertarung di Medan pertempuran tapi Yuan Lin dan Zhi Qing tentu tidak menggunakan kekuatannya karena mereka tahu bagaimana kedua lawannya.


"Mereka sedang berlatih Yue." kata pangeran Meiuzo pada kekasihnya.


"Kita tunggu saja mereka sambil menontonnya bukankah ini sangat seru. aku sudah lama tidak melihat hal seperti ini." ujar Yueyue dengan tersenyum lebar.


Yuan Lin merasa jika ada seseorang yang tengah memperhatikan mereka sehingga membuat dia langsung melayangkan teknik seribu pedang yang membuat orang tersebut terkejut bukan main, siapa lagi kalau bukan pangeran Meiuzo dan kekasihnya.


"Ratu ini saya....." kata pangeran Meiuzo yang membuat Yuan Lin tersenyum menyeringai.


Tak sampai di situ saja Yuan Lin malah kembali menyerang yang membuat pangeran Meiuzo gelagapan bukan main dan hanya bisa menghindarinya saja karena tidak mungkin dia akan membalas serangan orang yang sudah sangat berjasa untuknya.


"Kenapa kau tidak membalas seranganku pangeran." kata Yuan Lin dengan menghentikan serangannya.


"Tidak akan pernah ratu. bagaimana bisa aku menyerangmu. " ujar pangeran Meiuzo yang membuat Yuan Lin hanya menghela nafasnya saja.


Pangeran Huang Hun dan Han Tian sangat terkejut melihat dua sosok makhluk yang kini sedang berhadapan dengan Yuan Lin.


"Bangsa Elf... ternyata mereka masih hidup pangeran. tapi menurut buku yang aku baca mereka sudah musnah dan kerajaannya juga hancur." kata pangeran Huang Hun pada pangeran Han Tian.


"Entahlah aku tidak tahu." ujar pangeran Han Tian yang terus memperhatikan interaksi adiknya dan dua sosok yang kini membuatnya begitu penasaran dan kagum ketika melihatnya secara langsung.


"Bagaimana keadaanmu sekarang putri Yue?" tanya Yuan Lin pada Yueyue.


"Saya sudah sangat baik ratu, terimakasih sekali lagi." jawab Yueyue dengan menundukkan kepalanya.

__ADS_1


"Ada apa pangeran? apakah ada perkembangan?" tanya Yuan Lin, tapi pangeran Meiuzo mengurungkan niatnya untuk berbicara dan menatap beberapa orang yang berada di sana bersama Yuan Lin.


"Tidak masalah mereka adalah kakakku." kata Yuan Lin yang seakan paham apa yang berada di dalam pikiran pangeran Meiuzo.


"Entah ini sebuah petunjuk atau bukan tapi ada sebuah simbol pada kotak itu ratu." kata pangeran Meiuzo yang membuat Yuan Lin menaikan alisnya begitupun juga Zhi Qing yang langsung mendekat.


"Kita bicara di ruanganku saja. Gege kalian ingin tetap disini atau ikut dengan kami?" tanya Yuan Lin


"Apakah boleh? kelihatannya kau ada sesuatu penting yang ingin kau bicarakan." jawab pangeran Han Tian.


"Tidak masalah bukan pangeran jika kakaku ikut mungkin saja mereka bisa membantu." ujar Yuan Lin yang di angguki oleh pangeran Meiuzo.


Akhirnya mereka menuju ke ruangan Yuan Lin dan membicarakan hal itu dengan serius. Yuan Lin yang mendengar ucapan pangeran Meiuzo pun segera mengecek apakah benar ada simbol atau tidak.


"Sepertinya aku mempunyai solusinya." kata Yuan Lin yang membuat kedua elf itu berbinar senang.


" Ya. kalian tunggu sebentar disini aku tidak lama." ujar Yuan Lin yang langsung menghilang.


Dia menuju ke perpustakaan yang berada di ruang dimensinya karena dia pernah melihat sebuah buku yang persis seperti yang dia cari.


Dia mencari dengan seksama dan menelusuri setiap rak yang ada di perpustakaannya. berkeliling, membuka satu persatu yang menurutnya itu adalah buku yang dia cari, hingga pada akhirnya dia pun ingat dimana terakhir kali dia melihat buku tersebut.


"Di daerah sini aku yakin dan aku ingat. tapi dimana buku itu."gumam Yuan Lin yang terus mencarinya.


Beberapa saat tangannya pun menyentuh buku dengan sampul bewarna hijau serta ada satu gambar besar di sampul buku itu. ia membaca judulnya dan betapa terkejutnya jika itu adalah buku yang dia cari.

__ADS_1


Langsung saja dia membuka satu persatu halaman dan membacanya dengan seksama. halaman demi halaman dia baca sampai dia akhirnya menemukan sebuah simbol yang sama yang tergambar di kotak milik raja Ximen tepat di halaman ke 33 buku itu.


ia membacanya yang menurutnya penting. simbol itu memiliki arti dimana itu adalah Salah satu mata air yang paling berbahaya karena terbentuk dari hasil pertemuan 3 mata air yang akhirnya tergabung dan menjadi air Mor. air Mor sendiri adalah air yang sangat di cari oleh para dewa karena memiliki banyak sekali kegunaan salah satunya bisa menaikkan kultivasi sampai ke ranah Immortal dan masih tinggi lagi tanpa melalui proses yang menyakitkan seperti pada umumnya.


Tanpa basa basi ia langsung membawanya pada pangeran Meiuzo tapi sebelum itu ia mencari keberadaan teman-temannya dulu, ternyata mereka sedang berkultivasi dengan begitu tenangnya dan ia tidak ingin mengganggu mereka.


Kemunculan Yuan Lin secara tiba-tiba membuatnya semua orang terlonjak kaget pasalnya dia tanpa sengaja muncul di atas meja dengan satu kaki yang berada di udara sehingga membuat dia langsung terjatuh.


"Sialll....ada apa denganku. sebelumnya aku tidak pernah seperti ini." gumam Yuan Lin dengan kesalnya.


"Kau baik-baik saja?" tanya Zhi Qing dengan membantuku berdiri.


"Lin Lin kau tidak papa?" kedua pangeran juga ikut bertanya karena mereka juga terkejut.


"Aku baik-baik saja. ini hanya kesalahan teknis saja. pangeran aku sudah menemukannya. aku sudah membacanya sedikit, coba kau baca lagi." kata Yuan Lin dengan menyerahkan buku itu pada pangeran Meiuzo


Pangeran Meiuzo pun menerimanya dengan penuh antusias. dia langsung membacanya dengan seksama namun setelah itu dia memandang Yuan Lin dengan tatapan bingungnya.


"Disini tertulis hanya dua keturunan saja yang bisa menuju ke sana yaitu keturunan resmi elf dan darah iblis." ucap pangeran Meiuzo yang membuat semuanya terkejut begitupun Yuan Lin.


"keturunan darah iblis? Zhan, bukankah kau raja neraka? kau seharusnya mempunyai darah iblis bukan?' tanya Yuan Lin yang membuat Zhi Qing terdiam sejenak.


"Entahlah tapi beberapa hari ini aku merasa ada yang aneh dengan tubuhku. rasanya semua aliran darahku rasanya panas. aku ingin bertanya pada sesepuh neraka tapi belum ada waktu sekarang "


"Aduhhh...." tiba-tiba sebuah tangan langsung menampar pipinya dan seseorang muncul dengan wajah kesalnya

__ADS_1


"Apalagi ini?? dulu kau menyebutku kakek tua, dan sekarang sesepuh neraka? maumu apa hah?" kata Xi Shen yang langsung datang ketika Zhi Qing mengatakan kalimat tadi


"Kau tahu aku hampir saja membunuhmu sesepuh tua Bangka." kata Zhi Qing dengan kesalnya.


__ADS_2