Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Ana Ling (LPT : SANG PENGUASA "Perdamaian Dua Alam" )


__ADS_3

"Maaf." kata Ana Ling yang membuat Zhi Qing berhenti dan menatap wajah Ana Ling


"Aku Ana Ling." kata Ana Ling dengan memperkenalkan diri dan mengulurkan tangannya .


Zhi Qing yang melihat itupun hanya diam saja tak menjawab sama sekali. bahkan tatapan wajahnya terlihat heran dengan tingkah gadis di depannya itu. karena tidak mendapatkan respon apapun akhirnya Ana Ling menarik tangannya kembali dan hanya bisa tersenyum canggung.


"Apakah ada yang ingin kau bicarakan lagi denganku?" tanya Zhi Qing dengan datarnya.


"Aku ingin tau siapa namamu." jawab Ana Ling dengan tersenyum manis.


"Apakah itu penting bagimu?" tanya Zhi Qing dengan herannya.


"Tentu saja sangat penting. ayolah siapa namamu. disini aku tidak mempunyai teman. jadi aku ingin mengajakmu berteman denganku." jawab Ana Ling dengan senyum manisnya


"apakah gadis ini tidak waras kenapa sedari tadi terus tersenyum padaku." batin Zhi Qing dengan bergidik


"Apakah ada sesuatu di wajahku?" tanya Ana Ling dengan salah tingkah.


Zhi Qing tidak menjawab apapun justru dia langsung berlalu begitu saja yang membuat raut wajah Ana Ling berubah menjadi kesal. dengan segera gadis itu mengejar Zhi Qing dan menarik tangannya sehingga membuat Zhi Qing terkejut dan langsung menabrak tubuh Ana Ling sehingga mereka berdua terjatuh.


Semua orang yang sedang berlalu lalang pun seketika tatapannya beralih pada dua insan yang kini terjatuh dengan posisi saling menindih. hal tersebut membuat Zhi Qing terkejut dan langsung berdiri.


"Apa yang kau lakukan hah!" seru Zhi Qing dengan marahnya.


"Wah lihatlah apakah laki-laki itu adalah kekasih nona Ana." bisik beberapa orang yang melihat kejadian itu.

__ADS_1


Hal tersebut tentu saja membuat Ana Ling sangat senang walaupun tadinya dia tidak menduga akan terjadi hal seperti itu tapi dalam hal ini dia merasa sangat di untungkan.


Dengan suara manjanya ia meminta tolong pada Zhi Qing agar laki-laki itu membantunya berdiri. mau tidak mau akhirnya Zhi Qing pun membantunya karena ia tidak ingin ada orang yang mengira dia menyakiti seorang gadis dan tidak menolongnya.


"Terimakasih." kata Ana Ling dengan tersenyum manis pada Zhi Qing sedang laki-laki itu hanya menatap datar saja ke arah Ana Ling.


"Akhhh..." ringis Ana Ling dengan memegangi siku tangannya yang terlihat terluka.


"Apa? itu salahmu sendiri. aku masih banyak urusan jangan menggangguku lagi." kata Zhi Qing yang ingin berlalu begitu saja tapi ketika melihat orang-orang masih terus memperhatikannya membuat ia hanya bisa menghela nafasnya saja


"Ikut denganku." kata Zhi Qing dengan berjalan terlebih dahulu.


Dengan langkah gembira ia pun mengikuti Zhi Qing. tak lupa ia juga memberikan senyuman termanisnya pada orang-orang yang tadi melihat dia terjatuh jika semuanya baik-baik saja.


"Tunggu disini." kata Zhi Qing dengan memasuki kamarnya.


"Obati sendiri aku masih ada urusan." kata Zhi Qing menyerahkan obat dan berlalu pergi.


Ana Ling menerima dan memperhatikan kamar Zhi Qing dengan seksama tapi seketika ia sadar sesuatu dan langsung mencari Raja Xi Shen untuk bertanya sesuatu.


Saat ini raja Xi Shen sedang berada di ruangannya. ketika mendengar ketukan pintu ia pun langsung mempersilahkan orang tersebut untuk masuk. dilihatnya Ana Ling yang ingin menemuinya.


"Ana, ada urusan apa kau datang kemari?" tanya raja Xi Shen dengan herannya.


"Begini raja saya ingin bertanya siapa laki-laki yang menempati kediaman Kala? bukankah itu hanya di peruntukkan untuk penerus raja? atau mungkin laki-laki adalah penerus raja?" tanya Ana Ling yang membuat raja Xi Shen hanya mengerutkan keningnya saja mendengar ucapan Ana Ling.

__ADS_1


"Ada apa kau bertanya? oh apakah kau sudah bertemu dengannya?" tanya raja Xi Shen.


"Saya sudah bertemu dengannya tadi dan kami sudah menjadi teman." jawab Ana Ling dengan tersenyum manis.


"Benarkah. ya yang kau katakan benar. dia calon penerusku dan tidak lama lagi aku akan segera menobatkannya sebagai raja neraka yang baru." kata raja Xi Shen yang membuat Ana Ling semakin terkejut.


"Jika dia adalah penerus kerajaan ini maka aku harus bisa mendapatkannya apapun caranya. karena aku akan menjadi ratu di kerajaan ini. dan aku akan tunjukkan pada semuanya jika aku bisa melebihi siapapun." batin Ana Ling dengan penuh tekad di dalam hatinya.


"Apa yang sedang kau pikirkan?' tanya raja Xi Shen dengan herannya.


"Ahh tidak ada. baiklah hanya itu saja yang ingin saya ketahui. saya pamit." kata Ana Ling dengan meninggalkan ruangan.


"Sepertinya dia sangat tertarik pada pria itu hahhh berusahalah yang keras nak karena yang akan kau hadapi bukanlah sesuatu yang bisa dengan mudah kau luluhkan. denganku saja dia berani melawan apalagi dengan orang lain" ucap raja Xi Shen kemudian melanjutkan tugasnya.


Ana Ling mencari keberadaan Zhi Qing ia bermaksud ingin mendekatinya tapi hal tersebut tentu sudah di ketahui oleh Zhi Qing sehingga laki-laki itu sebisa mungkin untuk menghindari Ana Ling.


Saat ini Zhi Qing berada di halaman belakang kediamannya ia bermaksud ingin berlatih tapi belum sempat ia memulai satu gerakan sebuah suara yang tak asing baginya terdengar dan lagi-lagi sosok gadis tadi terlihat tengah tersenyum manis padanya.


"Aku belum tau namamu. oh ya sedang apa kau disini?" tanya Ana Ling dengan ramahnya.


"Tidak penting. pergilah kenapa kau terus mengikuti ku." kata Zhi Qing yang terang-terangan mengusir gadis itu.


Bukannya pergi gadis itu justru hanya terkekeh kecil saja. ia menganggap jika perkataan Zhi Qing hanyalah sebuah angin lalu karena ia sangat yakin jika sebenarnya Zhi Qing tertarik padanya.


"Bolehkah aku menemani mu? aku janji tidak akan mengganggumu." kata Ana Ling dengan tatapan memohon.

__ADS_1


"Terserah kau saja." jawab Zhi Qing yang tidak terlalu menghiraukan kehadiran Ana Ling.


Dengan gembiranya gadis itu mencari tempat duduk dan memperhatikan Zhi Qing dengan seksama. paras tampan yang di miliki Zhi Qing memang membuat siapa saja yang menatapnya akan langsung jatuh hati begitupun juga dengan Ana Ling.


__ADS_2