
Mereka menikmati makan sore itu dengan suasana yang begitu hangat. sebelumnya para budak itu tidak pernah menemui majikan sebaik dan sehangat Yuan Lin. mereka juga merasa menyesal telah berburuk sangka pada Yuan Lin karena gadis itu jauh dari yang mereka lihat.
Jika tuan mereka sebelumnya memperlakukan mereka dengan sangat tidak manusiawi justru dengan Yuan Lin saat ini mereka di perlakukan layaknya seorang teman dan keluarga. perlakuan Yuan Lin pada mereka begitu baik dan hangat walaupun terkesan cuek dan dingin.
Ya di kehidupan sebelumnya saat ia masih menjadi pemimpin mafia ia sering sekali bergabung bersama para bawahannya. Yuan Lin terkenal dengan ramah dan baik hati pada orang-orangnya namun jika pada musuhnya ia terkenal sangat kejam dan tidak manusiawi.
"Aku tidak percaya ini. aku kira nona itu akan berbuat seperti Majikan kita sebelumnya tapi aku sudah salah menilainya. justru nona itu sangatlah baik pada kita. dia juga tidak merasa jijik duduk dan makan bersama kita bahkan dengan santainya." ucap salah seorang budak dengan hati yang sangat tersentuh dengan perlakuan Yuan Lin padanya.
"Ya mulai sekarang aku berjanji akan menuruti apapun perintahnya dan akan menjadi kuat seperti yang nona itu katakan." timpal salah seorang lagi yang di angguki semua orang yang mendengar pembicaraan itu.
"Apakah kalian semua sudah kenyang?" tanya Yuan Lin dengan suara keras.
"Sudah nona." jawab mereka serempak yang membuat Yuan Lin tersenyum kecil.
Rupanya mereka sudah mulai percaya dengan Yuan Lin. bisa dilihat dari cara mereka menatap Yuan Lin gadis itu sudah tahu jika mereka sudah mulai percaya padanya.
"Baiklah jika semuanya sudah kenyang kalian boleh istirahat sekarang. aku membiarkan kalian hari ini istirahat sepuas kalian dan melakukan apapun yang kalian inginkan tapi ingat besok dan seterusnya aku tidak ingin melihat kalian bermalas-malasan karena kalian akan berlatih dengan keras agar bisa menjadi kuat dan menjadi pasukan khusus milikku." kata Yuan Lin yang membuat semua orang itu mengangguk paham kemudian mulai beranjak dari sana.
__ADS_1
Yuan Lin pun juga kembali paviliun miliknya yang sudah dia bangun dengan begitu indahnya. letaknya yang berada di sebelah timur dan paling pojok membuat suasananya begitu tenang dan sejuk.
Semua calon pasukan khusus yang di bawa Yuan Lin tadi juga tengah bersenang-senang. semua laki-laki berpesta dengan minuman anggur yang sudah di sediakan Yuan Lin sepuas yang mereka mau. sedangkan para wanita berada di sebelah mereka dengan bercerita dan bercanda tawa. beban mereka seakan hilang. mereka melupakan masalah yang sudah terjadi di hidup mereka. kini tujuan mereka satu yaitu membuat nona mereka bangga dengan mereka.
Tak terasa hari pun sudah pagi. Semua orang sudah berkumpul di halaman sesuai yang di minta Yuan Lin kemarin. mereka sangat bersemangat untuk melakukan tugas hari ini.
Disisi lain Yuan Lin sudah selesai dengan mandinya. ia mengganti pakaiannya dengan hanfu bewarna biru tua dengan hiasan rambut Phoenix yang terlihat sangat indah di kepalanya. setelah semuanya sudah siap ia pun segera menunju ke halaman.
Saat sampai di halaman seketika seulas senyum pun timbul di bibirnya ketika melihat semua calon pasukannya sudah berbaris rapi disana.
"Apakah aku membuat kalian menunggu sangat lama?" tanya Yuan Lin yang langsung berdiri di depan mereka semua.
"Ah rupanya kalian sangat bersemangat hari ini." ucap Yuan Lin dengan menatap satu persatu calon pasukannya.
"Tentu saja nona. apa yang harus kami lakukan?" tanya salah seorang laki-laki muda dengan tidak sabaran.
"Hmm baiklah aku akan mengatakan kenapa aku menyuruh kalian semua berkumpul disini. untuk hari ini dan seterusnya kalian harus mulai berlatih untuk menjadi kuat. aku tidak suka orang yang bermalas-malasan, jika itu sampai terjadi maka kalian akan mendapatkan hukuman cambuk 100 kali. aku menerapkan aturan seperti itu untuk membuat kalian menjadi lebih disiplin. satu hal yang harus kalian ingat disini kita semua sama tidak ada pangkat tinggi atau rendah, miskin atau kaya, lemah atau kuat, kita semua sama. kita adalah keluarga dan jika ada salah satu dari kalian membutuhkan bantuan maka tolonglah. kalian datang kesini bersama-sama dan akan menjadi kuat bersama-sama juga. aku tidak ingin mendengarkan adanya perselisihan di antara kalian hanya kalian berambisi untuk menjadi lebih kuat dari yang lainnya Karena disini semuanya akan menjadi kuat. apakah kalian semua paham dengan apa yang aku katakan." kata Yuan Lin dengan tegasnya
__ADS_1
"Paham nona." teriak mereka semua dengan penuh semangat dan antusias.
"Kalian keluarlah aku membutuhkan bantuan kalian sekarang." kata Yuan Lin yang membuat kelima sosok Langsung muncul di depannya.
"Aku sudah mengatakan sebelumnya bukan? aku aku tidak perlu mengatakannya lagi. mulailah berlatih. kelima orang ini akan melatih kalian semua. Untuk semua wanita tugas kalian adalah di dapur untuk memasak dan membersihan tempat ini. di dalam gudang sudah aku sediakan semuanya jadi kalau tidak perlu khawatir." kata Yuan Lin pada semua wanita.
"Nona saya juga ingin menjadi kuat seperti mereka agar laki-laki tidak pernah menginjak-injak kami para wanita." kata salah seorang wanita .
"Itu tidak akan pernah terjadi. sudah aku katakan tadi disini semuanya sama. laki-laki atau wanita akan di perlakukan sama semua. jika ada yang mengalami ketidakadilan laporan padaku. Baiklah kalian semua boleh memulainya sekarang." kata Yuan Lin yang membuat semuanya berteriak dengan penuh semangat.
"Hahhh aku akan kembali seperti diriku sebelumnya dimana aku mempunyai mereka semuanya." gumam Yuan Lin dengan tersenyum kecil.
Semua orang pun mulai berlatih. Yuan Lin memperhatikan semua orang itu dari atas pohon sambil memakan buah apel. setelah itu dia pun memutuskan untuk keluar karena ia ingin melihat keadaan di luar.
"Ayo kita menjadi kuat bersama-sama agar nona bangga pada kita." teriak salah seorang pria dengan teriakan yang begitu keras
Semua yang mendengar itupun langsung ikut berteriak dengan begitu semangatnya.
__ADS_1
"Ingat jangan ada yang berani berkhianat pada Lin Lin atau nyawa kalian yang akan menjadi taruhannya." kata Chen Zu dengan mengingatkan mereka semua.