
Pangeran Han Tian langsung memberikan serangan sehingga membuat pria itu terdorong mundur. kini pertarungan pun terjadi. semuanya memperhatikan dengan khawatir dan juga ketakutan. mereka tidak tahu bagaimana nasib mereka jika sampai penolong mereka di kalahkan oleh orang-orang dari anggota aliansi Wungzo.
Yuan Lin menyerang dengan menggunakan cambuk birunnya dan pedang merah darah. pria itu yang melihat Yuan Lin menyerang menggunakan dua senjata sekaligus di buat terkejut karena tidak semua orang bisa melakukannya jika pun ada hanya ada beberapa orang saja termasuk Yuan Lin sendiri.
"gadis ini sangat kuat jika aku terus seperti ini maka aku akan kalah. aku akan memanggil rekan-rekan ku yang lain." batin pria itu yang membuat Yuan Lin tersenyum.
"Jika kau ingin memanggil semua rekanmu jangan disini kita cari tempat yang cocok untuk bertarung bagaimana." kata Yuan Lin yang membuat pria itu terkejut.
"Bagaimana kau bisa tahu jika aku ingin memanggil rekanku?" tanyanya dengan bingung.
"Aku tidak bodoh seperti dirimu." jawab Yuan Li. yang membuat pria geram.
"Gege mereka akan memanggil rekan-rekannya apakah kau sudah siap?" tanya Yuan Lin melalui pikiran .
Awalnya pangeran Han Tian terkejut ketika tiba-tiba mendengar sebuah suara dari dalam pikirannya tapi ketika dia melihat ke arah Yuan Lin yang juga tengah menatapnya sekilas ia pun mengangguk pertanda dia sudah siap.
Kemudian pria itu meniup sebuah peluit dan tak berselang lama datanglah segerombolan orang dan langsung menyerang mereka berdua secara bersamaan. Jumlah mereka sekitar 30 orang dan mereka menyerang Yuan Lin Dan pangeran Han Tian secara bersamaan. tentu saja itu semua membuat semua warga desa semakin khawatir. jika orang biasa yang menghadapinya mungkin mereka sudah tewas mengenaskan.
Pangeran Han Tian pun begitu gembira mendapatkan lawan yang tangguh. ia juga ingin mencoba kekuatan barunya.
"Kau lihat hah, manusia lemah seperti kalian itu harusnya tidak mencari masalah denganku hahaha. aku akan menghabisi kalian semua." kata pangeran Han Tian.
__ADS_1
"Ah dia rupanya sangat menikmati pertarungannya." gumam Yuan Lin.
Tiba-tiba saja seorang laki-laki muncul entah dari dari mana datangnya dan langsung membantu Yuan Lin dan pangeran Han Tian.
"Kenapa kau membantuku ?" tanya Yuan Lin disela-sela pertarungannya.
"Aku sangat bosan karena itu aku memutuskan untuk keluar dan aku melihat mu sedang bertarung karena itu aku akan membantumu." jawab seorang laki-laki yang tak lain dan tak bukan adalah Chen Zu.
Mereka bertarung dengan serius. beberapa orang dari anggota aliansi Wungzo sudah tewas karena jarum yang diam-diam Yuan Lin lemparkan pada mereka saat dia mengayunkan cambuknya.
"Bedebah tidak berguna. kau membunuh semua rekan-rekan ku hah." kata pria yang sedang melawan Yuan Lin dengan marahnya.
"Kau yang membunuh mereka jika kau tidak memanggil mereka maka mereka masih akan hidup sampai sekarang." jawab Yuan Lin yang terus melayangkan serangannya.
Mereka bertarung dengan sangat serius. sudah banyak sekali jurus yang mereka keluarkan. orang-orang dari aliansi Wungzo juga tersisa sedikit karena yang lainnya sudah tewas.
"Matilah!!" teriak Yuan Lin dengan melebarkan matanya yang membuat lawannya langsung tumbang. ia mengaktifkan mata dewanya agar pertarungan ini cepat selesai. dan benar saja kini hanya tersisa dua orang saja.
"Jangan bermain-main lagi akhiri sekarang dan kita lanjutkan perjalanan kita." kata Yuan Lin dengan datarnya.
Kedua laki-laki itu hanya mengangguk saja kemudian memberikan serangan terakhirnya yang membuat lawan mereka langsung tewas. Chen Zu dan Yuan Lin tidak mendapatkan luka apapun tapi berbeda dengan pangeran Han Tian, ia nampak mendapat beberapa luka tapi tidak serius hanya luka gores biasa.
__ADS_1
"Apa Gege baik-baik saja?" tanya Yuan Lin.
"Aku baik-baik saja ini hanyalah luka kecil tidak masalah. ayo." jawab pangeran Han Tian dengan tersenyum.
"Aku juga akan pergi." timpal Chen Zu kemudian menghilang yang membuat pangeran Han Tian bingung.
"Kemana dia pergi?" ucapnya dengan bertanya-tanya.
"Sudahlah tidak perlu memikirkan dia kita kembali dulu ke desa itu dan memastikan jika semua sudah baik-baik saja." kata Yuan Lin.
Mereka segera melesat menuju ke desa Awan Biru. di sana orang-orang menunggu kedatangan mereka dengan raut wajah khawatir. tapi ketika melihat Yuan Lin Dan pangeran Han Tian tiba disana membuat mereka langsung senang sekaligus menghela nafas lega.
"Syukurlah kalian tidak papa. kami sangat khawatir jika mereka melukai kalian." kata salah satu warga yang bernama Hui Hong
"Tidak paman. apakah semuanya sudah baik-baik saja?" tanya Yuan Lin.
"Iya berkat kalian putri kami semua selamat. aku mewakili semua warga disini mengucapkan terimakasih pada kalian karena sudah menolong kami dari mereka. mereka selalu membuat kekacauan di desa ini jika ada yang melawannya maka mereka tidak segan-segan untuk membunuh." jawab Hui Hong.
"Tenanglah mereka tidak akan kembali lagi. aku masih ada urusan lagi yang harus aku selesaikan. aku permisi jaga diri kalian baik-baik." kata Yuan Lin kemudian pergi.
Ia menunju ke desa lainnya lagi untuk melihat keadaan dan kondisi disana. mereka sampai di desa Cahaya. lagi-lagi dia di buat geram dengan tingkah orang-orang dari aliansi Wungzo. ia lantas mengeluarkan jarum yang sudah di lumuri racun kemudian di lemparkan pada semua anggota mereka.
__ADS_1
"Ada apa ini kenapa mereka tiba-tiba saja terjatuh." kata salah satu warga dengan bingungnya.
"Aku yang melakukannya. untuk sekarang kalian aman karena mereka semua sudah mati tapi setelah ini aku tidak tahu apa yang akan terjadi. tetap berhati-hati dan waspada serta persiapkan diri kalian baik-baik. aku yakin mereka akan kembali lagi." kata Yuan Lin yang membuat semua warga desa Cahaya cemas.