Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Kitab Hitam (LPT: SANG PENGUASA Perdamaian Dua Alam" )


__ADS_3

Yuan Lin yang mendengar ucapan itupun hanya tersenyum saja kemudian menggunakan suara aslinya yang membuat ketiganya terkejut bukan main.


"Nona." seru ketiganya dengan terkejut.


"Hmm ya kenapa kalian terkejut seperti itu. aku senang karena kalian masih mengingat apa yang aku ajarkan dan tetap menjalankannya walaupun aku sedang tidak ada. tapi tetap harus tetap waspada dan hati-hati. apa kalian mengerti." kata Yuan Lin yang membuat ketiganya mengangguk.


"Kapan nona sembuh? saya sangat senang melihat nona akan bergabung lagi." tanya Qian Yu


"Ya mulai saat ini. Oh iya aku penasaran apa yang kau buat." kata Yuan Lin yang membuat Qian Yu hanya tersenyum canggung dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


Kemudian ia berjalan menuju ke samping pintu gerbang dan membaca sesuatu sehingga keluarlah selembaran kertas bewarna kuning kehitaman. Yuan Lin yang melihat itupun heran apalagi ketika Qian Yu menyuruh Yuan Lin untuk memegangnya dan tiba-tiba sebuah kekuatan yang cukup besar dan mematikan dapat Yuan Lin rasakan.


"Dari mana kau mempelajari semua ini?" tanya Yuan Lin dengan tatapan tajamnya dan penuh selidik karena ia tahu jika kertas itu bukanlah kertas sembarangan


"Ah ja jangan me menatap saya seperti itu nona. saya bisa jelaskan semuanya." ucap Qian Yu dengan berkeringat dingin


"Jelaskan." kata Yuan Lin dengan tegasnya karena ia tak mau jika anggotanya ada yang mempelajari ilmu hitam.


"Saya mempelajarinya saat berada di desa Remba tapi itupun tidak di sengaja karena waktu itu saya menemukan permata hitam yang kemudian berubah menjadi buku lalu saya membacanya. sampai sekarang buku itu masih ada pada saya. karena saat itu nona sedang terluka jadi saya berfikir tidak apa menggunakannya untuk berjaga-jaga di sini jika suatu waktu ada musuh yang akan menyerang." jawab Qian Yu dengan takutnya


"Buku?" tanya Yuan Lin dengan penasarannya.

__ADS_1


"lebih baik nona masuk dulu dan saya akan menjelaskannya." kata Qian Yu yang di angguki oleh Yuan Lin


Saat sampai di dalam ia memperhatikan dengan seksama semuanya yang tengah sibuk berlatih. Yuan Lin juga sangat senang melihat itu karena usahanya tidak sia-sia membawa semua orang itu kesini dan menjadikannya anggota.


"Apakah semuanya baik-baik saja ketika aku tidak ada?" tanya Yuan Lin.


"Hmm beberapa hari ada masalah kecil tapi itu tidaklah masalah saya sudah menanganinya." jawab Qian Yu.


Qian Yu mengajak Yuan Lin ke dalam ruangannya. ia membuka sebuah rak bewarna hitam dan mengambil buku yang ada di dalamnya. ia menyerahkannya pada Yuan Lin


"Tunggu nona! apa yang akan nona lakukan?" seru Qian Yu dengan terkejut ketika Yuan Lin akan membuka buku itu.


"Tentu saja aku ingin tahu apa isi di dalam buku ini." jawab Yuan Lin yang terlihat heran


"Tidak akan. kau tidak perlu khawatir." ucap Yuan Lin yang sebenarnya juga agak aneh ketika pertama melihat dan memegang buku itu.


Tentu saja Qian Yu panik ketika Yuan Lin mengatakan itu tapi ia tidak bisa apa-apa selain membiarkannya. ia ingat betul ketika pertama kali ia ingin membukanya dan buku itu seperti menyerap energi kehidupannya setelah itu ia mencari orang yang mengetahui buku tersebut. dan ternyata buku yang di temukan Qian Yu adalah kitab hitam yang sudah beribu-ribu tahun tidak di ketahui keberadaannya setelah kehancuran kerjaan elf.


Ada 4 kitab yang sangat di cari setelah kehancuran kerajaan elf karena kitab itu adalah kitab terkuat yang ada di seluruh lapisan dunia dan hanya ada di kerajaan elf tapi setelah kerajaan elf hancur 4 kitab tersebut hilang dan tidak tahu dimana keberadaannya tapi sekarang salah satu kitab ada di tangan Yuan Lin.


"Nona itu adalah kitab yang di cari semua orang yang ada di lapisan dunia ini." kata Xiao melalui pikiran Yuan Lin.

__ADS_1


"Apa yang kau maksud?" tanya Yuan Lin dengan bingungnya


"Kitab itu adalah kitab hitam yang di miliki oleh kerajaan elf yang sudah hancur dan sangat di cari oleh semua orang. ada 4 kitab yang hilang salah satunya yang saat ini ada di tangan nona. jangan sampai orang lain tahu tentang kitab itu atau jika tidak seluruh lapisan dunia akan mencari keberadaan nona dan merebut kitab itu. jika ke empat kitab itu di miliki oleh orang yang salah maka seluruh dunia akan hancur." kata Xiao dengan menjelaskan


Tentu saja Yuan Lin terkejut mendengar ucapan Xiao. ia langsung menatap kembali buku itu dan beralih menatap Qian Yu.


"Kenapa nona menatap saya seperti itu?" tanya Qian Yu dengan herannya dan juga salah tingkah.


"Dimana kau mendapatkan buku ini?" tanya Yuan Lin dengan nada seriusnya.


"Saya menemukannya di bawah pohon. waktu itu hanyalah berbentuk permata hitam tapi setelah saya sentuh tiba-tiba berubah menjadi buku ini. ada apa nona apakah ada yang salah?" tanya Qian Yu.


"Apakah kau tahu buku ini adalah buku apa?" tanya Yuan Lin


"Setahu saya itu adalah buku yang mempelajari teknik ilmu hitam. orang yang membukakan buku itupun juga mengatakan hal yang sama dan menyuruh saya untuk selalu menjaga buku ini dan tidak boleh memperlihatkan pada siapa saja." jawab Qian Yu.


"Untunglah. kau tahu ini adalah kitab hitam yang di miliki kerajaan elf yang sudah hancur beribu-ribu tahun lalu dan sangat di cari oleh orang-orang dari semua lapisan dunia." kata Yuan Lin yang membuat Qian Yu terkejut.


"Ki kitab hitam!" seru Qian Yu dengan terkejut.


"Ya ini adalah kitab hitam. kau salah satu orang yang sangat beruntung bisa mendapatkan salah satu dari keempat kitab itu. jaga kitab ini dengan baik jangan sampai kau menyalahgunakan untuk hal yang tidak baik. apa kau mengerti." kata Yuan Lin dengan menyerahkan pada Qian Yu.

__ADS_1


Mendadak Qian Yu gemetaran memegang kitab hitam itu setelah mendengar perkataan Yuan Lin. ia seperti tidak memilikinya tenaga untuk menyentuh kitab itu.


"Sa saya tidak berhak atas kitab itu. yang paling berhak adalah nona karena nona bisa menjaganya. jika kitab itu berada di tangan saya, saya tidak yakin apakah saya bisa menjaganya atau tidak." ucap Qian Yu dengan menyerahkan kembali kitab hitam pada Yuan Lin.


__ADS_2