
Tanpa ampun Yuan Lin masih terus melayangkan cambuknya pada selir Xu Qin. darah sudah mengalir di tubuh selir Xu Qin. teriakan demi teriakan yang di keluarkan wanita itu begitu Yuan Lin nikmati. ia seperti seorang psikopat yang tengah menyiksa orang.
"Hentikan!! apa yang kau lakukan pada ibuku lin jiejie. aku mohon lepaskan dia." ucap putri Jiang He dengan menangis. ya siapa saja yang melihat ibunya di siksa di depan matanya tentu mereka tidak akan tega.
Yuan Lin yang mendengar ucapan putri Jiang He pun menghentikan aksinya. dia menatap gadis itu dengan datarnya. ia sudah tidak peduli lagi dengan apa yang akan di pikirkan orang lain tentangnya. sekarang yang terpenting ia harus memberikan hukuman yang setimpal pada orang yang sudah membuat hidup Putri Yuan Lin seperti ini.
"Kau menyuruhku untuk berhenti begitu? tapi aku tidak bisa. bahkan apa yang aku lakukan padanya saja tidak ada apa-apanya di bandingkan apa yang sudah dia lakukan padaku dan juga ibuku." kata Yuan Lin kemudian mengeluarkan belati kecilnya.
"Wanita seperti mu itu sangat pantas mendapatkan perlakuan seperti ini." kata Yuan Lin dengan berjongkok di depan selir Xu Qin.
"Lepaskan aku. a aku mi minta maaf waktu itu aku tidak sadar saat melakukannya." ucap selir Xu Qin dengan terbata.
"Oh benarkah begitu? apa orang seperti mu pantas untuk di percayai. jika kau tidak ingin aku melakukan ini padamu seharusnya kau bisa berfikir sebelum melakukan tindakan kejimu itu selir bodoh. dan kau Dong Wu kau sangat berambisi untuk mengambil singgasana di kekaisaran ini bukan. maka terimalah." kata Yuan Lin dengan melemparkan belatinya hingga mengenai perut perdana menteri Dong Wu.
"Aakkhhh....dasar gadis tidak berguna berani-beraninya kau menyerangku. aku akan membuatmu menyesal selamanya gadis tidak tahu malu." seru perdana menteri dengan memegang perutnya yang sudah bersimpah darah.
Yuan berjalan mendekati perdana menteri itu. dia mengambil belatinya dengan sangat kasar hingga pria paruh baya itu berteriak kesakitan. tidak ada rasa kasihan sama sekali saat dia melakukan itu.
"Kau bukan laki-laki tapi kau adalah seorang baji**** yang pantas untuk mati." kata Yuan Lin kemudian menyayat wajah pria itu.
__ADS_1
Yuan Lin tertawa senang ketika melakukan itu. entah apa yang sedang ada di dalam pikiran semua orang, mungkin mereka berfikir jika Yuan Lin sudah kehilangan akalnya.
Teriakan begitu menyayat kembali terdengar saat Yuan Lin menusuk salah satu mata perdana menteri Dong Wu. pria itu berteriak kesakitan tapi sama sekali tidak di hiraukan oleh Yuan Lin.
Semua orang yang menyaksikan itu merasa merinding dan juga takut. ada yang mual saat melihat bola mata perdana menteri Dong Wu menggelinding dan langsung di injak oleh Yuan Lin begitu saja.
Saat ini kondisi perdana menteri Dong Wu begitu memprihatinkan. ia tidak nampak seperti manusia karena seluruh tubuhnya sudah di warnai dengan darah. siksaan yang di lakukan Yuan Lin benar-benar menakutkan dan tidak main-main.
"Pangeran kenapa adik kita berubah seperti seorang monster. apa yang terjadi?" tanya pangeran Huang Hun pada pangeran Han Tian.
"Aku juga tidak tahu. dia seperti orang yang tidak mempunyai perasaan. tapi bagaimanapun ini adalah hukuman yang pantas untuk mereka. jika saja aku tahu lebih dulu pasti sekarang adikku tidak akan menjadi seperti ini. aku merasa tidak berguna menjadi seorang kakak." jawab pangeran Han Tian dengan sendunya
"Hahaha pria tua kau mau mati dengan cara seperti apa? aku akan menuruti permintaan mu yang terakhir kalinya." tanya Yuan Lin.
"Bunuh saja aku." jawab perdana menteri dengan tidak berdayanya.
Yuan Lin pun berdiri dan menatap kondisi pria itu dengan tatapan datarnya. satu mata yang sudah hilang hidung yang terbelah menjadi dua serta wajah yang sudah tidak berbentuk lagi.
"Bagaimana ya? apa kalian tahu bagaimana aku bisa mengakhiri hidupnya?" tanya Yuan Lin pada orang-orang yang ada di sekitarnya.
__ADS_1
"Ck tidak ada yang menjawab ku. baiklah aku tidak akan berlama-lama lagi untuk ini. Matilah kau!!" seru Yuan Lin kemudian mengeluarkan api dari tangannya yang secara perlahan membakar tubuh perdana menteri.
Lagi-lagi semua orang di buat menelan ludahnya melihat tindakan Yuan Lin yang sangat tidak manusiawi itu. dia terlihat seperti seorang monster sekarang.
Yuan Lin berbalik menatap selir Xu Qin yang membuat wanita itu gemetaran bukan main. dia sudah melihat semuanya apa yang Yuan Lin lakukan apa perdana menteri Dong Wu. karena itu sebisa mungkin dia akan berusaha agar gadis itu tidak melakukan hal yang sama dengannya.
"Aku mohon maafkan aku putri. aku mengaku salah dan aku sangat menyesali perbuatanku. ku mohon maafkan aku. aku berjanji akan menjadi orang yang lebih baik lagi." ucap selir Xu Qin dengan menangis pilu. tapi jangan salah dulu tangisan itu hanyalah bualan, tidak tulus.
"jika aku tidak seperti ini maka bisa saja aku akan mati hari ini di tangan gadis ini. hah ini memalukan sekali. jika aku sudah bebas aku akan membalas semua ini berkali-kali lipat. lihat saja apa yang bisa aku lakukan." batin selir Xu Qin yang membuat Yuan Lin tersenyum kecil.
"Oh benarkah apa yang bisa kau lakukan? kau akan membunuhku setelah ini begitu hahahaha dalam mimpimu saja selir bodoh." kata Yuan Lin kemudian menghampiri wanita itu.
Tentu saja perkataan Yuan Lin membuat wanita itu terkejut bukan main. pasalnya dia berbicara di dalam hati saja tapi kenapa gadis itu bisa mendengarnya.
"Jangan apa-apakan ibuku!! jika kau ingin melukai ibuku kau harus berhadapan dulu denganku." teriak Putri Jiang He seperti seorang pahlawan untuk ibundanya. dia sudah menenteng pedang dan bersiap untuk menyerang.
**Hay Hay semua author come back nih ada yang rindu nggak?? maaf ya baru saja up karena kemarin2 author bener-benar takut buat nglanjutin ceritanya karena sesuatu dan memaksa author harus berhenti dulu. sebenarnya author akan come back lagi setelah 2-3 bulan tapi yah gitu nggak bisa dan author ngomong dulu sama mama ngijinin author nglanjutin ceritanya apa nggak dan Alhamdulillah beliau ngijinin asal author harus selalu berhati-hati walaupun sampai sekarang hati author masih belum sepenuhnya yakin dan masih ada rasa takut.
Aku udah 3x uninstall noveltoon hari ini dan akhirnya setelah berfikir cukup lama akhirnya ini menjadi keputusanku. kita berdoa yuk biar semuanya di jaga dan di lindungi dari hal-hal yang tidak di inginkan.
__ADS_1
Btw minal aidzin wal-faizin ya mohon maaf lahir batin maaf terlambat ngucapinnya hehehe 😘😘😘**