Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Pertempuran 5


__ADS_3

Dengan segera gadis itu melepaskan pusaran angin tersebut ke arah raja iblis. raja iblis menggunakan kekuatan terbesarnya berharap akan mengalahkan serangan Yuan Lin walaupun sebenarnya dia tidak yakin dengan itu semua.


Pusaran angin pun semakin mendekati dirinya. ia seperti sudah tidak bisa melakukan apapun lagi. hingga saat pusaran angin itu akan benar-benar menghancurkan dirinya sebuah kekuatan yang sangat besar menahan serangan tersebut dan membalikkannya kepada Yuan Lin.


Duarrrrr....


Ledakan yang sangat keras kembali terjadi namun ledakan sekarang bahkan membuat semua bumi kekaisaran bergetar. Yuan Lin tidak pernah berfikir akan ada kekuatan yang begitu besar berhasil membalikkan seranganya begitupun juga guru Feng Yin dan Shao Gu


Yuan Lin terkapar di tanah dengan darah yang keluar dari mulut dan hidungnya. entah bagaimana kondisi gadis itu saat ini jangan di tanyakan lagi. kedua gurunya segera menghampirinya begitupun juga pangeran Han Tian dan kaisar Wei.


Bukan hanya mereka saja yang terkejut tapi semua orang yang berada di pihak Yuan juga terkejut apalagi naga Yang yang saat ini sedang bertarung dengan naga Zue melihat nonanya dalam kondisi seperti menjadi sangat marah namun ia tidak bisa menolongnya karena saat ini dia tengah menghadapi naga Zue.


"Nona kita terluka. apa yang harus kita lakukan sekarang." teriak Yin Shan di sela-sela pertarungannya.


"Ingat perkataan nona. aku yakin nona Lin akan baik-baik saja dan membawa kemenangan untuk kita." timpal Qing Fei yang sebenarnya juga ingin menghampiri Yuan Lin.


Semua pasukan khusus milik Yuan Lin terlihat sangat khawatir dan menjadi tidak fokus pada setiap seranganya begitupun juga yang lainnya. serangan mereka yang tadinya begitu tajam dan kuat Kini seperti hanya menggunakan separuh kemampuan mereka saja. dan itu tentu sangat menguntungkan bagi pasukan lawan.


Saat ini pasukan Yuan Lin masih tersisa 200 ribu lebih sedangkan pasukan pria bertopeng masih 126 ribu pasukan. mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk memukul mundur pasukan Yuan Lin.

__ADS_1


"Bagaimana ini apa yang harus kita lakukan." kata kaisar Wei dengan khawatirnya melihat kondisi Yuan Lin yang sangat memprihatinkan.


"Semuanya lanjutkan pertarungan ini aku yang akan mengurusnya terlebih dahulu." kata Feng Yin yang masih berusaha untuk menyelamatkan gadis itu.


Di udara, sosok yang menyerang Yuan Lin adalah seorang perempuan cantik yang berpakaian hitam. dia adalah ratu penyihir yang sudah menjadi ibu dari raja iblis.


"ibunda. bagaimana kau bisa berada disini?" seru raja iblis dengan terkejut.


"Karena usahamu dan semua anggotamu aku disini. aku sudah bosan terus berada di tempat itu dan sekarang aku sudah bebas. tapi aku melihat putraku sedang dalam masalah. siapa gadis itu? kenapa kau bertarung dengan seorang gadis?" tanya ratu penyihir yang merasa heran dan bingung.


"Dia yang sudah mengacaukan semua rencanaku dan dia juga yang sudah menghabisi keempat jenderalku. aku sangat ingin menghancurkannya saat ini." jawab raja iblis yang membuat ratu penyihir hanya mengangguk saja.


"Aku tahu kau membutuhkan bantuan ku saat ini apalagi ada si tua Bangka itu disini. kau lihat apa yang akan ibunda lakukan pada gadis itu dan si tua Bangka." ujar ratu penyihir kemudian melesat ke bawah dan berdiri di depan guru Feng Yin


"Jadi kau yang sudah menyerang muridku hah." seru Feng Yin dengan geramnya.


"Oh hahaha jadi gadis lemah ini adalah muridmu? pantas saja dia sangat lemah." ujar ratu penyihir dengan penutup mulutnya seakan dia salah bicara.


"Tutup mulutmu nenek tua." kata Feng Yin yang membuat ratu penyihir langsung menatapnya dengan tajam dan marahnya.

__ADS_1


"Berani-beraninya kau memanggilku seperti itu hah. akan ku hancurkan gadis itu juga dirimu." kata ratu penyihir dengan menyerang Feng Yin.


Mereka bertarung dengan begitu sengitnya. saat melihat ada kesempatan raja iblis pun turun dan berdiri di depan Yuan Lin sedangkan gadis itu masih belum membuka matanya.


"Ckckck menyedihkan sekali kau gadis kecil. kesombonganmu akan berakhir sekarang." ucap raja iblis dengan mengangkat senjatanya dan akan menghabisi gadis itu namun seseorang menahan serangan tersebut.


"Bangsa vampir ada disini? ckckck rupanya kau sudah berteman baik dengan manusia ya." kata raja iblis ketika melihat Chen sedang berdiri di depannya.


"Jika kau ingin melukainya maka kau berurusan denganku." ucap Chen Zu dengan suara yang di tekankan kemudian mendorong raja iblis dan mereka terlibat dalam pertarungan.


Saat ini Feng Yin sudah mendapatkan luka sangat serius karena terkena serangan ratu penyihir. dia kehilangan semua kekuatannya sehingga ia tidak bisa menghadapi ratu penyihir lagi. dantiannya hancur karena terkena serangan tersebut.


Ratu penyihir tertawa senang melihat hal itu kemudian melesat pergi menuju tempat dimana saat ini Yuan Lin tengah terkapar tidak berdaya. baru saja ingin menyerang Yuan Lin tiba-tiba ada tiga sosok yang sudah berdiri di depannya dan menahan seranganya. mereka adalah teman Yuan lin, Xiao, Mix dan Xin.


"Ckckck binatang rendahan seperti kalian berani menghalangi jalanku? baiklah persiapan diri kalian untuk menerima kehancuran setelah ini." kata ratu penyihir dengan menyerang mereka bertiga.


Semangat para pasukan Yuan Lin mulai berkurang ketika gadis itu tidak kembali membuka matanya. mereka seakan kehilangan separuh kekuatan mereka.


"Tidak ada yang boleh menyerah. kita harus berjuang sampai kita benar-benar memenangkan pertarungan ini." teriak jenderal Chang memberikan semangat pada semua pasukannya.

__ADS_1


"Kita harus menang agar tidak mengecewakan putri Yuan Lin. dia sedang berusaha jadi kita juga harus ikut membantunya. kerahkan semua kekuatan kalian untuk melawan pasukan musuh. jangan biarkan mereka memukul mundur semua pasukan yang kita miliki. kita pasti menang." teriaknya lagi yang sukses membuat api semangat semua orang kembali hadir.


Mereka bertarung lagi dengan begitu semangatnya. yang tadinya mereka seperti kehilangan separuh kekuatannya kini mereka mulai membalikkan keadaan. melihat hal itupun Qing Fei mengacungkan jari jempolnya ke arah jenderal Chang sehingga membuat laki-laki itu mengangguk dan tersenyum.


__ADS_2