Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Menyiapkan Hadiah Untuk Ana Ling (LPT: SANG PENGUASA "Perdamaian Dua Alam" )


__ADS_3

Yuan Lin Dan Zhi Qing datang bersamaan dan melihat apa yang sedang terjadi. ketika melihat ada Yuan Lin juga disana, Ana Ling langsung menuduh Yuan Lin jika dia yang sudah membunuh pria itu.


"Aku yang membunuhnya? aku rasa kau sudah kehilangan akalmu. jelas-jelas aku baru saja datang. seharusnya aku yang bertanya kenapa laki-laki itu bisa ada di kamarmu dalam kondisi seperti itu. apa yang kau lakukan sehingga kau mengahabisinya seperti itu." kata Yuan Lin.


"Bohong! dia berbohong aku tidak tahu apa-apa tentang ini." kata Ana Ling.


"Sebentar kenapa aku merasa tidak asing dengan pria ini." ucap Yuan Lin dengan berjalan menghampiri mayat pria itu


"Bukankah ini pria yang tadi malam ingin mencelakaiku." ucap Yuan Lin dengan terkejut. tentu itu hanya pura-pura saja karena sebenarnya dia yang sudah menaruh mayat pria itu di atas tubuh Ana Ling.


"Apa yang kau katakan Nana." kata Zhi Qing dengan terkejut.


"Jadi begini tadi malam aku hampir saja di bunuh oleh pria ini. tapi aku berhasil menghindarinya setelah itu dia pergi entah kemana. tapi ini aneh kenapa dia bisa ada disini dan yang lebih anehnya lagi dia sudah mati." ucap Yuan Lin.


"Tapi apakah kau tidak papa? apakah pria ini melukaimu?" tanya Zhi Qing dengan khawatirnya.


"Tidak aku baik-baik saja. bukankah kalian merasa aneh. dia hampir membunuhku tapi tidak berhasil dan tiba-tiba saja dia sudah mati di kamar Putri Ana Ling. ataukah mungkin ada seseorang yang sengaja membunuhnya karena pria ini tidak berhasil menghabisiku." kata Yuan Lin


"Apa kau sedang menuduhku jika aku yang sudah menyuruhnya untuk menghabisimu begitu." seru Ana Ling.


"Aku tidak menuduhmu tapi kenapa reaksimu sangat berlebihan seperti ini apakah mungkin saja yang aku katakan benar kau yang ada di balik penyerangan padaku tadi malam." kata Yuan Lin yang membuat Ana Ling gugup.


"Apakah itu benar putri Ana Ling jika kau berencana ingin mencelakainya?" tanya raja Xi Shen dengan nada dinginnya.

__ADS_1


"Tidak mana mungkin aku melakukan hal serendah itu." seru Ana Ling karena memang dia tidak melakukan apapun pada pria itu.


"Bagaimana kau bisa membuktikan jika kau tidak bersalah?" tanya Zhi Qing.


"A aku...." ucap Ana Ling dengan gugupnya.


"Sudahlah mengaku saja jelas-jelas bukti sudah ada di depan mata kenapa kau terus saja mengelak." kata Yuan Lin dengan tersenyum smrik.


Beberapa saat kemudian Ana Ling pun menyadari jika semua ini hanyalah permainan Yuan Lin saja. terbukti jika saat ini tatapan Yuan Lin adalah tatapan mengejek padanya. tapi untuk saat ini dia tidak punya pilihan lain selain membela dirinya karena jika dia sampai gegabah bisa jadi dia akan di masukkan ke dalam penjara.


"Aku berani bersumpah jika bukan aku yang membunuhnya tapi orang lain. dan orang itu ada di antara kita semua." kata Ana Ling yang membuat raja Xi Shen tidak mengerti dan menoleh ke arah semua orang yang sedang berkumpul di dalam kamar Ana Ling.


"Beri aku waktu untuk membuktikan jika aku tidak bersalah karena aku akan segera menangkap dalang di balik kematian pria itu." kata Ana Ling dengan menatap Yuan Lin.


"Hei kau." seru Ana Ling dengan mendorong tubuh Yuan Lin kasar.


"Apa yang kau lakukan hah." seru Zhi Qing dengan tidak terimanya


"Apa?" tanya Yuan Lin dengan menyilangkan tangannya ke dada.


"Kau yang melakukan ini semua kan. aku tau itu semua perbuatanmu." kata Ana Ling.


"Bukankah aku hanya mengembalikan pria itu pada tuannya apakah aku salah." ujar Yuan Lin dengan santainya.

__ADS_1


"Apa yang kau maksud Nana?" tanya Zhi Qing dengan tidak mengerti.


"Seperti yang aku katakan tadi jika pria itu adalah orang suruhannya yang di suruh untuk menghabisiku." jawab Yuan Lin yang membuat Zhi Qing terkejut.


"Kau benar-benar sudah keterlaluan putri Ana Ling. siapa yang mengizinkan mu berbuat serendah itu. apa kau tidak tahu bagaimana konsekuensi melakukan hal itu." kata Zhi Qing dengan marahnya.


"A aku....hei gadis jal*** kenapa kau membalikkan fakta seperti itu hah. apakah karena kau sedang berada di depan Zhi karena itu kau ingin mencari muka agar kau terlihat seperti gadis yang baik." kata Ana Ling yang seperti tidak ingin mengakui kesalahannya.


"Cukup!!! kali ini aku memberikanmu kesempatan terakhir jika hal itu sampai terjadi lagi itu tidak akan baik untuk mu. camkan itu. ayo pergi aku benar-benar tidak tahan disini." kata Zhi Qing dengan menarik tangan Yuan Lin Dan mengajaknya untuk keluar.


"Arrggghhh kenapa semuanya menjadi seperti ini hah. tinggal selangkah lagi aku bisa menjadi ratu di kerajaan ini dan menguasainya tapi kedatangan gadis jal*** itu benar-benar membuat semua rencana yang sudah aku buat menjadi kacau." teriak Ana Ling dengan marahnya sambil melepaskan barang-barang yang ada di dalam kamarnya.


"Aku tidak akan tinggal diam saja. aku harus mendapatkan kembali posisiku dan aku harus segera menyingkirkan gadis jal*** itu." gumamnya lagi.


Ana Ling tidak tahu jika rencananya sudah hancur dan di ketahui sebelum Yuan Lin datang ke kerajaan Neraka. itu semua karena Zhi Qing mencari tahu tentang kehidupan Ana Ling dan dengan siapa saja dia terlibat.


"Kau berhati-hatilah dengannya Nana karena gadis itu sangat berbahaya." kata Zhi Qing dengan mengingatkan Yuan Lin


"Aku tau. dan aku tidak suka jika kau berada di dekatnya." kata Yuan Lin


"Itu tidak akan. aku sudah menyiapkan sesuatu untuknya saat hari penobatan ku tiba." kata Zhi Qing.


"Sesuatu? apa itu? jangan bermain-main denganku Zhan kau tau aku paling tidak suka jika ada rahasia di antara kita." kata Yuan Lin dengan tatapan penuh selidik.

__ADS_1


"Tidak perlu khawatir aku tidak menyembunyikan apapun darimu. hanya saja hadiah ini akan membuat gadis itu jera dan akan membayar semuanya. kau lihat saja nanti." ujar Zhi Qing yang membuat Yuan Lin semakin penasaran.


__ADS_2