Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Qiu Mei (LPT : SANG PENGUASA "Perdamaian Dua Alam" )


__ADS_3

"Ya itu memang terlalu cepat. tapi Zhen tidak ingin menganggu urusan putri Yuan Lin karena hal ini." kata kaisar Wei.


"Memangnya kenapa ayah. bukankah Lin Lin juga menyetujui pernikahan ku dengan putri Yu Mirai?" tanya pangeran. Han Tian dengan bingungnya.


"Ya. sebenarnya hari ini dia ingin pergi menuju alam atas tapi dia menunda keberangkatannya karena ingin melihat mu menikah dengan putri Yu Mirai." jawab kaisar Wei yang membuat pangeran Han Tian terkejut.


"Bagaimana aku sampai tidak tahu hal itu ayah. jadi Lin Lin ingin pergi ke alam atas?" kata pangeran Han Tian.


Kaisar Liu dan istrinya juga tak kalah terkejut mendengar hal itu pasalnya tidak sembarang orang yang bisa ke alam atas dan lagi tidak banyak yang tahu dimana letak gerbang menuju ke dunia atas.


Tapi mereka juga tidak heran jika Yuan Lin ingin pergi ke dunia atas. siapa yang tidak tahu seberapa kuatnya Yuan Lin sekarang.


"Jika memang seperti itu tidak masalah kaisar. 3 hari lagi kita akan menggelar pesta mewah untuk pernikahan mereka agar putri Yuan Lin tidak menunda-nunda keberangkatannya menuju dunia atas." kata kaisar Liu.


"Terimakasih atas pengertiannya kaisar " ujar kaisar Wei.


"Tidak masalah karena kita adalah teman dan sebentar lagi akan menjadi keluarga. bukankah begitu hahaha..." kata kaisar Liu .


Dilain sisi, Qiu Mei berjalan dengan raut wajah marahnya. ia menghampiri Yu Mirai yang kini tengah berbicara dengan Yuan Lin kemudian mendorongnya dengan kasar sehingga Yu Mirai terjatuh ke tanah.


"Apa kau sudah tidak waras hah." bentak Yu Mirai dengan kesalnya.

__ADS_1


"Dasar jal*** berani-beraninya kau merebut calon suamiku hah. apa yang kau katakan padanya sehingga dia ingin menikah dengan mu bukan denganku. dilihat dari sisi manapun aku jauh lebih baik dari pada dirimu. oh ataukah kau memberikan tubuhmu secara gratis untuk merayunya." kata Qiu Mei dengan marahnya.


Plakkkk....


Satu tamparan mendarat mulus di pipi Qiu Mei. bukan Yu Mirai yang menamparnya melainkan Yuan Lin sendiri yang menamparnya karena ia sudah sangat kesal dengan Qiu Mei sejak kejadian di ruang makan tadi.


"Jaga bicaramu. apakah kau tidak punya sopan santun pada kakakmu hah." kata Yuan Lin.


"Siapa kau hah jangan ikut campur masalahku. aku tidak akan membiarkan jal*** seperti dia menikah dengan pangeran Han Tian. kau lihat saja nanti. dan kau aku akan melaporkan apa yang sudah kau lakukan pada ayahku. kau akan mendapatkan hukuman karena sudah ikut campur masalahku." kata Qiu Mei dengan memegangi pipinya yang terasa panas dan perih kemudian berlalu pergi.


"Ck apa dia sedang bercanda denganku. kau lihat itu bukan. kau harus hati-hati padanya jangan sampai bulu beracunnya menempel padamu atau pada Gege ku." kata Yuan Lin pada Yu Mirai.


"Ya aku mengerti. dia memang seperti itu dan entah apa yang akan dia rencanakan setelah ini." ujar Yu Mirai.


"Gege. kenapa kau berteriak seperti itu?" tanya Yuan Lin dengan herannya.


"Kenapa kau tidak mengatakannya padaku jika kau akan pergi hah." kata pangeran Han Tian yang membuat Yuan Lin hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Ahh ya itu hahaha aku memang ingin pergi setelah kalian menikah." kata Yuan Lin.


"tapi kenapa harus secepat ini Lin Lin. aku jarang sekali tidak melihat mu dan sekarang kau malah mau meninggalkan kami." kata pangeran Han Tian yang terdengar seperti merengek pada Yuan Lin.

__ADS_1


"Ck apa yang kau lakukan bodoh. apa kau tidak malu di lihat calon istrimu. kau seperti seorang anak kecil." kata Yuan Lin dengan mengingatkan pangeran Han Tian sehingga laki-laki itu terkejut dan kemudian melihat ke arah Yu Mirai yang tengah menatapnya aneh.


"Ahhh mana mungkin aku seperti itu. jika kau ingin pergi segeralah pergi." kata pangeran Han Tian yang tiba-tiba berusaha secara drastis.


"Tapi Lin Lin apakah kau tidak bisa menunda lebih lama lagi keberangkatan mu." ujarnya lagi yang membuat Yuan Lin terkekeh kecil


"Apa yang kau lakukan. putri Yuan Lin mungkin ingin menyelesaikan tugasnya kenapa kau jadi ingin mempersulitnya. biarkan saja dia pergi. itu lebih cepat lebih baik dan dia akan segera kembali." kata Yu Mirai dengan mencubit pelan lengan pangeran Han Tian.


"Sudah-sudah tidak perlu di permasalahkan. sekarang kalian harus fokus pada pernikahan kalian jangan memikirkan apapun karena aku yang akan mengatasinya." kata Yuan Lin yang di angguki mereka berdua.


Disisi lain Qiu Mei tengah mengadukan perbuatan Yuan Lin pada kaisar Liu dan permaisurinya. tentu saja bukan cerita yang dia alami tadi. dia menambahkan cerita karangan yang dia buat sendiri agar Yuan Lin benar-benar di hukum oleh kaisar Liu. ia juga menangis merintih kesakitan di depan mereka untuk menarik simpati mereka.


"Hiks ayahh kenapa dia melakukan hal ini padaku. aku bahkan tidak tahu apapun tapi dia langsung menyerangku." ucap Qiu Mei dengan air mata buayanya.


Entah akan bereaksi seperti apa saat ini kaisar Liu hanya diam saja pasalnya dia sudah tau watak asli Qiu Mei. tentu ia meragukan apa yang di katakan Qiu Mei. Yuan Lin tentu tidak akan sembarang memberikan pelajaran pada seseorang apalagi pada keluarga kerajaan.


"Apakah kau yakin jika yang melakukan itu padamu adalah putri Yuan Lin!" tanya kaisar Liu dengan tatapan tidak yakinnya.


"Kenapa ayah tidak percaya padaku. baiklah aku memang selama ini suka membuat masalah dengan orang lain tapi percayalah ayah kali ini aku tidak melakukan apapun. tolong percayalah padaku hiks..." ucap Qiu Mei.


"Suamiku apakah kau yakin dengan yang di katakan putri Qiu Mei?" tanya permaisuri dengan berbisik.

__ADS_1


"Entahlah sayang aku meragukan semuanya tapi bukankah aku sebagai seorang ayah harus melindungi putriku jika ada orang lain yang berusaha untuk mengganggunya." jawab kaisar Liu yang membuat Qiu Mei tersenyum smrik kare rencananya berhasil.


__ADS_2