
Di luar goa tempat Yuan Lin melakukan penyembuhan nampak seorang wanita berpakaian biru muda dengan satu tusuk konde bewarna emas tengah memperhatikan goa tersebut dengan seksama. aura yang di keluarkan dari wanita tersebut sangat besar.
Ia sampai di tempat ini karena ingin mencari anaknya yang sampai sekarang tidak pernah mengunjunginya lagi. ia bisa merasakan aura keberadaan anaknya ada di dalam goa tersebut. hingga akhirnya dia pun memilih untuk masuk kedalam sana.
Saat sampai di dalam goa ia memperhatikan dengan seksama dan belum menemukan dimana keberadaan anaknya kecuali seorang gadis yang tengah duduk di atas batu dengan mata terpejam. dia sekitarnya juga ada perisai pelindung yang melindungi gadis itu.
Sedangkan di dalam cincin dimensi Yuan Lin, Chen Zu yang sedang mengupas buah pun langsung menghentikannya ketika merasakan aura yang tidak asing baginya.
"Ini adalah aura ibunda." ucap Chen Zu kemudian keluar.
Ya wanita tersebut adalah ratu Qinan Xia. ia turun ke dunia bawah karena ingin menemui anaknya yaitu Chen Zu. ia di izinkan ke dunia bawah setelah dia melakukan berbagai drama pada suaminya raja Ruxi Zu.
Ratu Qinan Xia masih tetap memperhatikan Yuan Li. dengan seksama hingga tiba-tiba saja seseorang muncul di depannya yang membuat wanita itu terlonjak kaget. di lihatnya Chen Zu sudah berada di depannya.
"Putraku." seru ratu Qinan Xia dengan tersenyum lebar. ia lantas memeluk Chen Zu dengan eratnya.
"Apa yang ibunda lakukan disini?" tanya Chen Zu dengan herannya.
"Apa yang ibunda lakukan? tentu saja aku merindukanmu. kau berjanji akan mengunjungi dunia atas tapi kau tidak pernah kesana. apakah kau lebih senang tinggal di dunia bawah dari pada tinggal bersama ibundamu hah." kata ratu Qinan Xia.
"Baiklah baiklah kita bicara di luar saja ibu." ucap Chen Zu yang tak mau menganggu meditasi Yuan Lin.
Setelah berada di luar yang letaknya agak jauh dari goa tempat Yuan Lin melakukan meditasi, mereka duduk di bawah pohon rindang dan berbincang-bincang sebentar.
"Tapi bagaimana bisa ibu sampai kesini? aku yakin ayah tidak akan mengizinkan begitu saja apalagi ibunda sendiri seperti ini." tanya Chen Zu.
__ADS_1
"Ohh itu bukan masalah besar. ibunda melakukan sedikit kebohongan hahaha tapi tidak perlu khawatir raja sudah mengizinkan. jadi kapan kau akan mengunjungi dunia atas?" tanya ratu Qinan Xia.
"Untuk sekarang aku belum bisa ibu karena tidak lama lagi disini akan terjadi kekacauan yang sangat besar dan aku harus membantunya untuk menangani semua masalah yang terjadi di dunia bawah." jawab Chen Zu.
"Apakah maksudmu gadis yang kau ceritakan waktu itu adalah gadis tadi yang ada di dalam goa?" tanya ratu Qinan Xia yang mendapat anggukan kepala dari Chen Zu.
"Ibunda juga bisa merasakan jika gadis itu mengemban tugas yang begitu besar dan tidaklah mudah." ujar ratu Qinan Xia.
"Ya begitulah. sekarang dia sedang mengembalikan tenaga dalamnya karena dia baru saja bertarung mengalahkan seorang pria dari aliansi Wungzo." kata Chen Zu yang membuat ratu Qinan Xia terkejut.
"Aliansi Wungzo?" tanya ratu Qinan Xia. tentu dia sangat tahu dengan aliansi itu apalagi jika mengingat peperangan seratus tahun lalu yang juga membuat alam atas bergetar.
"Berikan ini pada gadis itu agar mempercepat penyembuhannya. ibunda akan kembali ke dunia atas." kata ratu Qinan Xia dengan mengeluarkan satu tangkai bunga lotus merah.
"Serap bunga yang ada di depanmu Lin Lin itu akan membantu mempercepat penyembuhan mu." kata Chen Zu.
Yuan Lin yang mendengar suara seseorang pun akhirnya menurut. ia menyerap semua energi yang terkandung dalam Bunga lotus merah. bunga lotus merah adalah bunga yang sangat langka bahkan di dunia bawah sekalipun tidak ada karena bunga itu hanya tumbuh di dunia atas.
Sebuah energi besar mengalir ke seluruh tubuh Yuan Lin. ia bisa merasakan jika sekarang energinya sudah kembali lagi dan malah semakin bertambah. di dalam lautan spiritualnya juga tengah bergejolak hebat entah apa penyebabnya tapi itu hanya sesaat kemudian kembali tenang.
Yuan Lin membuka matanya dan merasakan semua tubuhnya terasah sangat bertenaga. ia pun menatap Chen Zu yang tengah berdiri di depannya.
"Apa yang kau berikan padaku?" tanya Yuan Lin dengan penuh penasaran.
"Bunga lotus merah. bagaimana keadaanmu sekarang?" tanya Chen Zu.
__ADS_1
"Aku baik-baik saja. lotus merah? bukankah di dunia bawah tidak ada lalu bagaimana kau mendapatkannya?" tanya Yuan Lin lagi
"Apa kau lupa aku berasal dari mana." ujar Chen Zu yang membuat Yuan Lin berfikir sebentar.
"Benar sekali kenapa aku sampai lupa hal itu. baiklah aku sekarang sudah sangat pulih, aku akan segera kembali karena aku yakin dua laki-laki itu tengah mencariku." kata Yuan Lin kemudian beranjak.
Disisi lain pangeran Huang Hun dan pangeran Han Tian di buat kalang kabut mencari Yuan Lin. mereka sudah mencari di seluruh desa yang ada di kekaisaran Wei tapi sampai sekarang mereka belum juga menemukan keberadaan gadis itu.
Kini Hari sudah pagi mereka mencari Yuan Lin sehari semalam dan belum kembali ke istana. hingga kini mereka berhenti di pasar dan memutuskan untuk beristirahat sejenak.
"Bagaimana ini pangeran kita belum menemukan Lin Lin. sebenarnya dia pergi kemana?" tanya pangeran Huang Hun.
"Aku juga tidak tahu tapi sebaiknya kita kembali saja setelah kita sarapan. aku yakin Lin Lin akan baik-baik saja. entah dimana dia sekarang aku juga tidak tahu." jawab pangeran Han Tian.
Mereka singgah di sebuah kedai dan memesan makanan. tak perlu waktu lama makanan yang mereka pesan datang. kedua laki-laki tampan itu memakannya dengan begitu lahap seperti orang yang sudah tidak makan selama berhari-hari. memang sehari semalam mereka tidak makan apapun karena saking fokusnya mencari keberadaan Yuan Lin.
Dua tiga hari Jum'at semoga yang baca tetap sehatππππ
Ohh iya gimana kabar kalian? ada yang penasaran visualnya Yuan Lin ngga nih hehe
Jeng jeng jengggg....
Kalau ngga sesuai imajinasi kalian maaf ya author nyarinya susah hehehe apalagi yang makai cadar.
__ADS_1