
Kini Yuan Lin dan Zhi Qing sedang berada di sebuah danau yang airnya berwarna biru kemerahan. tidak tahu nama danau tersebut tapi itu berhasil membuat keduanya tertarik dengan danau tersebut.
Mereka mendekatinya dan menatap dengan seksama air danau tersebut yang nampak sangat indah.
"Ada orang disana Zhan." kata Yuan Lin ketika menatap ke depan danau tersebut dan melihat ada dua orang bocah kecil laki-laki dan perempuan yang tengah berada di pinggiran danau.
"Siapa mereka?" tanya Zhi Qing yang juga menatap ke arah yang sama.
Mereka terus memperhatikan kedua bocah tersebut hingga sesuatu yang aneh membuat Zhi Qing langsung berdiri begitupun juga dengan Yuan Lin.
Air danau tersebut tiba-tiba bergerak dan hampir saja menyeret salah satu anak bocah tersebut. mereka berdua langsung melesat menghampiri kedua bocah tersebut dan membawa anak perempuan itu naik.
"Apakah kalian baik-baik saja?" tanya Yuan Lin dengan mengusap rambut bocah perempuan itu dengan lembutnya.
"Apa yang sedang kalian lakukan kenapa kalian bermain di tepi danau. itu sangat berbahaya. bagaimana jika kalian tiba-tiba tenggelam dan tidak ada orang disini. untung saja ada aku dan dia disini jadi kalian tidak apa-apa." kata Zhi Qing yang membuat kedua bocah itu menundukkan kepalanya sedangkan Yuan Lin langsung menatapnya dengan sinis
"Apa yang sedang kalian disini?" tanya Yuan Lin dengan lembutnya tapi belum mendapatkan jawaban dari keduanya.
"Jangan takut. kami bukan orang jahat. emm begini saja. bagaimana jika kita berteman sekarang." kata Yuan Lin yang membuat bocah laki-laki itu mendongak.
"Tapi kami masih kecil. bagaimana kami berteman dengan orang tua seperti kalian." kata bocah laki-laki itu yang membuat Zhi Qing terkejut dan melotot.
"Orang tua kau bilang. bagaimana bisa kau berkata seperti itu. bukankan kau melihat jika kami masih sangat muda." seru Zhi Qing dengan tidak terima.
"Memangnya berapa umur paman?" tanya bocah laki-laki itu dengan polosnya.
"27..." jawab Zhi Qing dengan tegasnya.
__ADS_1
"Kami baru berusia 5 tahun bagaimana kau bilang kau masih muda." kata bocah laki-laki tersebut yang membuat Zhi Qing kehabisan kata-kata.
"Bukan kami yang tua tapi kau yang masih terlalu kecil." seru Zhi Qing yang tak ingin kalah dari anak tersebut.
Yuan Lin dan bocah perempuan yang saat ini masih basah kuyup hanya memperhatikan bagaimana perdebatan sengit antara kedua laki-laki yang baru bertemu itu. Yuan Lin sendiri hanya bisa menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah kekasihnya.
"Dia itu masih kecil Zhan. kenapa kau malah ingin menantang perdebatan denganya. lebih baik kau periksa ada apa di bawah. aku merasa ada yang aneh." kata Yuan Lin yang membuat Zhi Qing mengangguk pasrah.
"Jadi bisakah kalian katakan kenapa kalian bermain disini." kata Yuan Lin
"Kami sedang mencari ibu." jawab bocah laki-laki itu yang membuat Yuan Lin menatap dengan bingungnya.
"Oh ya bolehkah aku tahu siapa nama kalian?" tanya Yuan Lin
"Ling Tian. dan ini adikku Ling Fei." jawab bocah laki-laki itu.
"Emm aku Yuan Lin kalian bisa memanggil ku Lin Lin dan laki-laki yang bersamaku tadi dia temanku panggil saja dia Zhi." kata Yuan Lin dengan tersenyum.
Ling Tian hanya menggelengkan kepalanya kemudian menunduk dengan sedihnya. hal itu membuat Yuan Lin semakin bingung dengan apa yang terjadi pada kedua bocah itu.
"Dibawah tidak ada apa-apa Nana." kata Zhi Qing yang baru saja kembali.
Melihat bagaimana raut wajah kedua bocah itu membuat Zhi Qing menatap Yuan Lin meminta penjelasan tapi Yuan Lin hanya mengangkat bahunya saja.
"Bolehkah aku bertanya lagi. dimana kalian tinggal sekarang?" tanya Yuan Lin .
"Tidak ada. kami tidur disini sepanjang malam." jawab Ling Tian yang membuat Yuan Lin dan Zhi Qing terkejut.
__ADS_1
"Tidur disini. kenapa kalian tidak kembali ke rumah kalian. disini sangat berbahaya apalagi udara malam sangat tidak baik untuk kalia." kata Zhi Qing
"Kami menunggu ibu." kata Ling Tian.
"Memangnya dimana ibumu sekarang?" tanya Zhi Qing yang di jawab gelengan kepala oleh Ling Tian
"Apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka berdua Nana?" tanya Zhi Qing pada Yuan Lin.
"Jika kalian mengatakannya kami pasti akan membantu mencari ibu kalian. kalian tidak perlu takut karena kita bukan orang jahat. jika kita orang jahat bukankah sudah dari tadi kita melukai kalian atau justru menghabisi kalian didanau ini. kita berjanji akan membantu kalian menemukan ibu kalian jika kalian mengatakannya." kata Yuan Lin dengan mengangkat jari kelingkingnya.
"Apakah kakak cantik sungguh-sungguh ingin membantu kami." kata Ling Fei dengan suara kecilnya.
Sedari tadi bocah perempuan itu hanya diam saja dan tidak berbicara sedikit tapi sekarang dia berbicara ketika Yuan Lin mengatakan hal itu.
"Iya aku berjanji. bukankah sekarang kita teman dan harus saling membantu." kata Yuan Lin dengan tersenyum manis
Ling Fei pun menjabat jari kelingking Yuan Lin dengan jarinya yang kecil. gadis kecil itu tersenyum kecil pada Yuan Lin dan pada matanya terpancar harapan besar pada Yuan Lin.
"Jadi sekarang katakan saja tidak masalah bukan." ujar Yuan Lin yang membuat Ling Fei menatap kakaknya sebenarnya sementara kakaknya hanya mengangguk saja.
Zhi Qing dan Yuan Lin yang melihat bagaimana interaksi kedua kakak beradik itu tersenyum kecil. mereka benar-benar terharu melihat bagaimana hubungan keduanya.
"Ibu tidak kembali sampai sekarang setelah mengatakan jika dia ingin mencari ikan disini. kami sudah mencari di sekitaran danau ini selama 3 hari tapi tidak menemukannya." kata Ling Tian dengan raut wajah sedihnya.
"Aku tidak tahu apa yang sudah terjadi pada ibuku. aku juga sudah mencoba mencari bantuan dari orang-orang tapi mereka tidak mempercayai perkataan ku. mungkin karena aku masih terlalu kecil." lanjutnya.
"Apakah ibumu hanya pergi sini saja? barangkali dia sedang ke kota atau jika tidak dia ada urusan mendadak jadi lupa berpamitan dengan kalian." kata Yuan Lin.
__ADS_1
"Tapi mungkin. karena ibu bukan orang yang seperti itu. sebentar." kata Ling Tian dengan beranjak
Yuan Lin dan Zhi Qing hanya memperhatikan saja apa yang sedang di lakukan Ling Tian. bocah laki-laki itu kembali dengan membawa satu buah sendal dan wadah yang didalamnya ada sebuah jaring.