
Ketika melihat ada seorang gadis bercadar memasuki ruangan pertemuan semua orang di buat bingung dan heran. bagaimana bisa kaisar mengizinkan gadis masuk dan lagi seperti tidak memiliki sopan santun seperti itu.
"Siapa kau?" tanya seorang ketua dari sekte matahari.
"Aku seorang pengembara." jawab Yuan Lin dengan asal kemudian duduk di kursi yang masih kosong.
Dia menatap semua orang dengan seksama hingga berhenti di salah satu ketua yang menatap Yuan Lin dengan tidak suka. dia tahu siapa itu tapi ia hanya akan diam saja.
Kaisar Wei pun masuk dan langsung mendapatkan lontaran beberapa pertanyaan dari para ketua sekte tentang seorang gadis yang tiba tiba masuk dan langsung duduk di kursi tamu.
"Sebelumnya aku minta maaf karena telah membuat kalian semua tidak nyaman. dia adalah put..." ucapan kaisar Wei terpotong oleh Yuan Lin
"Aku Yuan Lin putri permaisuri Jia Li. maaf jika membuat kalian semua tidak nyaman namun aku seperti ini. aku tidak akan menunduk pada siapapun kecuali itu pada guruku dan orangtuaku." kata Yuan Lin dengan tegasnya
"Lalu kenapa putri ingin mengikuti pertemuan ini bukankah itu sangat tidak sopan." kata Wu Zhong salah satu ketua yang sedari tadi menatap Yuan Lin dengan tidak sukanya.
"Karena aku lebih tahu masalah yang sedang kalian hadapi." ujar Yuan Lin dengan santainya.
"Memangnya apa yang putri ketahui?" tanya Du Cheng Yu yang merupakan ketua pertama dari sekte Halilintar.
"Sebentar lagi kekuatan yang sangat besar akan segera bangkit. kejadian seratus tahun yang lalu akan kembali terjadi." jawab Yuan Lin yang membuat semua orang terkejut.
__ADS_1
"Bagaimana putri bisa tahu hal itu bahkan putri saja belum lahir saat itu?" tanya Kang Yao ketua pertama dari sekte Bambu Kuning.
"Aku dapat merasakannya dan guruku juga memberitahuku. ahh sudahlah itu tidak penting yang terpenting kita harus bisa menghentikan aksi yang akhir-akhir ini membuat resah semua orang." ujar Yuan Lin yang membuat semua orang mengangguk.
"Jangan dengarkan dia mungkin dia hanya mendengar cerita ini dari orang-orang." timpal Wu Zhong.
"Siapa kau? dan dari sekte mana kau berasal? aku baru saja melihatnya. bukankah di kekaisaran ini hanya ada 15 sekte saja lalu sekte apakah yang kau pimpin?" tanya Yuan Lin yang membuat semua orang langsung menoleh.
Mereka juga tidak menyadari jika jumlah orang yang berkumpul di ruangan ini 17 orang bukan 16 orang. ucapan Yuan Lin tentu membuat Wu Zhong gelagapan.
"Ahh i itu begini aku ketua dari sekte naga merah dan baru-baru ini aku mendirikannya dan sekteku sedang melakukan latihan tertutup karena itu tidak pernah muncul di depan umum atau mengikuti turnamen seperti sekte lainnya." jawab Wu Zhong dengan berbohong.
"Itu tidak masalah." kata Wu Zhong dengan tersenyum lega Karena semua orang terlihat mempercayai ucapannya.
"hah sial gadis sombong itu hampir saja membuat rencanaku hancur." batin Wu Zhong yang membuat Yuan Lin hanya tersenyum kecil saja.
"Baiklah jika begitu kita bahas masalah ini dulu dan mencari jalan keluarnya. kasus penculikan yang terjadi semakin hari semakin meningkat. aku banyak sekali menerima laporan tentang hilangnya para gadis yang di bawa pergi oleh orang-orang yang di yakini itu merupakan anggota dari aliansi Wungzo. kalian tentu tahu aku mengumpulkan kalian semua karena ingin agar setiap sekte mengirimkan murid-murid terkuat dan terpintarnya untuk menyelidiki semuanya meskipun aku sudah yakin jika sekarang aliansi itu sudah kembali lagi." kata kaisar Wei.
"Saya juga sepemikiran dengan anda kaisar. dan juga saya bisa merasakan akan ada sesuatu yang sangat besar yang akan segera bangkit. jadi kita harus secepatnya menghentikan ini sebelum kekuatan itu akan benar-benar bangkit atau jika tidak maka tidak ada jalan lain selain peperangan seperti kejadian seratus tahun yang lalu." timpal Shi Quan Hu ketua pertama dari sekte Halilintar
"Yang di katakan ketua Quan Hu memang benar tapi dengan kita menggabungkan semua kekuatan yang kita miliki belum tentu kita bisa mengalahkan mereka semua. kekuatan yang mereka miliki benar-benar sangat besar." ujar Dong Hai ketua kedua dari sekte matahari.
__ADS_1
"Aku sudah memerintahkan beberapa prajurit untuk berjaga di masing-masing desa. aku berharap dengan begitu penculikan ini akan sedikit berkurang walaupun sebenarnya aku tidak yakin." kata kaisar Wei .
"Saat ini mereka sudah menunjukkan taringnya jika kita hanya diam saja maka kekacaun ini akan semakin menjadi-jadi. aku mempunyai saran untuk ini, sebaiknya kita melakukan perlawanan tapi dengan cara bersih tidak menyisakan apapun." kata Yuan Lin yang membuat semua orang bingung.
"Cara bersih? maksud putri apa?" tanya Tang Yin ketua pertama dari sekte Elang.
"Aku mempunyai sesuatu untuk kalian gunakan. aku akan memberikan masing-masing sekte 50 jarum yang telah aku siapkan dan saat orang-orang itu melakukan aksinya kalian akan melakukan perlawanan dengan cara seperti ini. ini jauh lebih baik dari pada kalian harus melawan mereka semua." kata Yuan Lin.
"Rencana apa itu, apakah putri ingin membuat kami terlihat seperti seorang pengecut?" kata Wu Zhong yang bermaksud memprovokasi yang lainnya.
"Aku hanya memberikan saran saja jika itu tidak di terima aku akan diam saja. lebih baik melakukan cara bersih dari pada kita harus melawan mereka. " kata Yuan Lin dengan santainya. entahlah apa yang di pikirkan gadis itu sehingga memberikan saran seperti itu.
"Memangnya jarum apa yang putri siapkan?" tanya Gu Mao wan .
Yuan Lin pun mengeluarkan jarum-jarum yang sudah ia persiapkan. semua orang menatap jarum-jarum yang sangat banyak itu dengan bingungnya.
"Jangan menganggap remeh senjata yang sudah ku buat. siapapun yang terkena jarum ini akan langsung tewas." kata Yuan Lin yang membuat semua orang tidak percaya.
"Apakah mungkin perkataan putri Yuan Lin itu benar. aku tidak yakin." bisik salah satu ketua pada ketua yang lainnya.
"Entahlah." jawab ketua lainnya.
__ADS_1