
"Biarkan mereka masuk atau kau akan disalahkan jika kitab itu benar-benar ada disini dan orang yang salah yang menemukannya." kata Raja Xi Shen.
Perkataan raja Xi Shen tentu membuat pria itu dilema. sejak dia menjaga tempat ini dia tidak pernah membiarkan siapapun mengetahui dimana keberadaan kitab kerajaan Elf karena dia sudah berjanji akan menjaganya dan tidak akan membiarkan siapapun memiliki kitab itu.
Pria itu hanya bisa menatap ketiga orang yang tengah berdiri di depannya. sebenarnya dia bisa saja mengusir mereka seperti yang biasanya dia lakukan pada orang-orang yang keras kepala yang tetap memaksa agar bisa masuk ke pagoda kembar, tapi sekarang yang akan dia hadapi adalah raja neraka tentu ia harus berfikir dua kali untuk menyerang dan mengusirnya.
"Sebelumnya saya minta maaf tapi saya tidak akan membiarkan mereka masuk." kata Pria itu yang masih bersikeras tidak membiarkan Zhi Qing dan Yuan Lin masuk .
"Apakah kalian benar-benar sedang mencari kitab itu? apa kalian mempunyai tujuan lain?" tanya raja Xi Shen dengan menatap mereka penuh selidik.
"Apakah kau tidak mempercayai ku? jika tidak kau cari saja orang lain yang bisa menggantikan ku. atau jika tidak suruh dia yang menjadi penerusmu." kata Zhi Qing yang terkesan mengancam.
"Biarkan dia masuk karena dia adalah penerusku. aku tidak suka mendengar penolakan. jika kau masih bersikeras untuk menahan mereka kau bisa berhadapan dengan ku." kata raja Xi Shen yang membuat pria itu terdiam beberapa saat.
"Baiklah aku tidak berani melawan raja neraka. kalian boleh masuk tapi kalian harus hati-hati karena di dalam berbahaya." kata pria itu yang membuat Yuan Lin tersenyum.
Di sisi lain ada dua mata yang selalu memperhatikan gerak-gerik Yuan Lin dan Zhi Qing dengan tatapan tajam dan tidak sukanya. apalagi ketika melihat kehadiran raja neraka disana dan pria penjaga pagoda mengizinkannya masuk membuat sosok tersebut terlihat sedang marah.
"Aku tidak akan membiarkan siapapun memiliki kitab itu." ucap sosok tersebut dengan penuh tekad.
__ADS_1
Setelah mendapatkan izin Zhi Qing dan Yuan Lin pun masuk ke dalam Pagoda tersebut secara terpisah walaupun sebenarnya Zhi sudah melarang Yuan Lin untuk tidak masuk ke dalam tapi Yuan Lin tidak menggubrisnya dan berlalu begitu saja.
Saat sampai di dalam suasananya benar-benar berbeda. anehnya didalam pagoda tersebut memiliki beberapa pintu ruangan seperti rumah pada umumnya. Yuan Lin tentu bingung harus memasuki ruangan yang mana karena ia tidak tahu dimana letak pasti kitab kerajaan elf.
Ruangan yang ada di dalam pagoda tersebut terbagi menjadi lima ruangan. masing-masing mempunyai tingkatan kesulitan tersendiri untuk bisa keluar dari ruangan yang sudah di masuki. di dalamnya juga bukan hanya ruangan kosong saja, siapapun yang masuk akan langsung di uji kecerdasan dan kekuatannya.
Yuan Lin pun mulai memasuki salah satu ruangan. dengan penuh keyakinan jika ia akan berhasil mendapatkan kitab yang sedang dia cari. ia tidak akan walaupun akan banyak rintangan yang di hadapi ketika akan memasuki semua ruangan yang ada di pagoda kembar.
Baru saja dia membuka pintu dia sudah mempunyai firasat namun ia tetap yakin pada kemampuannya jika ia bisa. pintu pun terbuka dengan sempurna dan hanya terlihat seperti ruangan kosong saja. membuat Yuan Lin bingung.
Kleeek.
"Siapa kau?" tanya Yuan Lin yang tetap tidak menurunkan waspada.
"Seharusnya aku yang bertanya padamu? siapa dirimu kenapa menggunakan pakaian yang sama denganku." seru sosok tersebut yang menyerupai Yuan Lin.
"Siapa aku apakah penting yang jelas-jelas kau yang meniruku." kata Yuan Lin dengan menatap tajam sosok tersebut.
"Ck yang benar saja aku menirumu. aku adalah putri Yuan Lin yang asli sedangkan dirimu hanyalah sebuah jiwa asing yang menumpang di tubuh orang lain." kata sosok tersebut yang sengaja ingin memancing amarah Yuan Lin.
__ADS_1
Yuan Lin yang mendengar ucapan itupun langsung mengepalkan tangannya kuat-kuat. dia menatap sosok yang ada di depannya itu dengan tajamnya tapi ia berusaha untuk mengendalikannya karena tujuannya saat ini belumlah tercapai.
"Ya aku memang hanya jiwa asing yang menumpang di tubuh ini. lalu apa masalahmu. sekarang lihatlah dirimu bagaimana kau berbicara seperti orang yang sangat berpendidikan tapi sebenarnya kau hanyalah seorang pengecut yang hanya bisa bersembunyi di balik topeng orang lain. " ujar Yuan Lin dengan tersenyum menyeringai.
"Kau tahu apa yang sering aku sebut saat bertemu orang seperti dirimu? Sampah!!" kata Yuan Lin dengan menekankan kata sampah yang berhasil membuat sosok yang menyerupai dirinya marah.
"Hahaha kau pikir akan berhasil membuatku marah begitu. ck sangatlah payah. kau lihat ini." kata sosok tersebut dengan mengayunkan tangannya dan seketika muncul satu tumpukan tinggi koin emas dan harta berharga lainnya di samping sosok tersebut.
"Kau datang kesini karena menginginkan ini bukan?" tanya sosok tersebut dengan tersenyum smrik. ia mengira jika Yuan Lin akan dengan mudahnya tergiur oleh semua harta yang di keluarkan. ia tidak tahu saja berapa banyak harta yang ada di cincin dimensi Yuan Lin.
"Apa yang kau punya lagi tunjukkan padaku." kata Yuan Lin dengan tersenyum menyeringai.
Sosok tersebut pun mengeluarkan semua yang di milikinya kemudian tertawa dengan renyahnya karena rencananya berhasil. oh tapi tidak semudah itu Fergusoo.
"Sudah aku duga semua manusia yang datang kesini hanya menginginkan harta ini saja. ambil dan pulanglah ini akan menghidupimu sampai 5 keturunan." kata sosok tersebut dengan sombongnya.
Yuan Lin yang mendengar itupun hanya menggelengkan kepalanya saja. kenapa masih ada orang yang ingin menyombongkan hartanya di depannya. ia pun mengayunkan tangannya dan sekitarnya muncul 4 tumpukan koin emas besar dan tinggi serta harta-harta berharga yang di miliki Yuan Lin.
Hal tersebut sontak membuat sosok yang menyerupai Yuan Lin tadi terlonjak kaget melihat banyaknya tumpukan koin emas di depannya.
__ADS_1
"Ba bagaimana ini mungkin." seru sosok tersebut dengan syok.