Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Menyatakan Perasaan Zhan VS Zein (LPT S2)


__ADS_3

Ponsel Niken berbunyi dan ia langsung mengangkatnya. terdengar suara laki-laki yang cukup keras dari ponselnya sehingga ia menjauhkan dari telinganya.


"kenapa kau berteriak seperti orang gila telingaku sakit." kata Niken dengan kesalnya.


"Aku sedang di rumah..... teman iya teman. iya aku minta maaf karena tidak mengabarimu. hmm baiklah jemput aku sekarang aku akan pulang." kata Niken kemudian mematikan panggilannya sepihak


"Kau mau pulang sayang?" tanya Herluc.


"Hmm begitulah tapi aku akan sering berkunjung kemari." jawab Niken.


"Apa tidak sebaiknya kau tinggal disini saja?" tanya Patricia yang merasa tidak rela jika harus berjauhan lagi dengan putrinya.


"Untuk saat ini aku belum bisa mungkin lain kali aku akan menginap disini." jawab Niken.


Tin tin tin


Suara klakson terdengar di luar rumah Herluc membuat Niken langsung berpamitan untuk pulang. mereka mengantar Niken sampai di depan rumah dan melihat siapa yang menjemput Niken.


Zein yang melihat siapa yang tengah berjalan di belakang niken pun terkejut. bagaimana bisa Niken mempunyai teman seorang anak pengusaha terbesar di negaranya.


"Malam Tuan Nyonya." ucap Zein dengan sopan santunnya.


"Ingat baik-baik. jika kau sampai melukai putriku aku tidak akan membiarkanmu hidup tenang." kata Herluc dengan menekankan kata-katanya.


Mendengar kata putrinya dari mulut Herluc membuat Zein kembali terkejut. kemudian tatapannya beralih pada sosok laki-laki tampan yang tengah berdiri di samping Niken.


"Apa yang sebenarnya terjadi kenapa tuan Herluc memanggil Niken dengan sebutan putri. apakah mereka sudah di jodohkan. tapi itu sangat tidak mungkin. aku harus menanyakannya pada Niken nanti." batin Zein

__ADS_1


Zein hanya tersenyum saja menanggapi ucapan Herluc kemudian mereka masuk ke mobil dan berlalu pergi. Sesampainya di apartemennya Zein langsung melontarkan banyak sekali pertanyaan pada Niken sehingga membuat gadis itu menatapnya dengan sinisnya.


Ia pun akhirnya menjelaskan bagaimana dia bertemu Patricia dan Herluc di jalan. ia juga mengatakan jika mereka sudah memutuskan untuk menjadikannya sebagai putri dari keluarga Herluc. tentu hal tersebut membuat Zein tidak mengerti.


"Bagaimana itu bisa. bukankah mereka sudah punya seorang putra lalu kenapa mereka mengangkat mu menjadi seorang putri hanya karena mereka tidak sengaja menabrak mu di jalan?" tanya Zein.


"Intinya aku sudah bercerita. kau itu masih sama seperti dulu sangat berisik." kata Niken kemudian berlalu pergi meninggalkan Zein


"Nik sebentar aku belum selesai bertanya." seru Zein dengan mengejar Niken.


"Ada apa lagi?" tanya Niken dengan malasnya.


"Ada yang ingin aku bicarakan padamu." jawab Zein dengan wajah seriusnya.


"Apa?" tanya Niken dengan bingungnya.


"Hufffttt kau bilang kau ingin mencobanya denganku jadi aku ingin mengatakannya sekali lagi jika aku masih mencintaimu. maukah kau menjadi pasanganku." kata Zein dengan memegang tangan kedua tangan Niken.


"Hmm baiklah aku akan mencobanya dan aku ingin menjadi pasangan denganmu." jawab Niken dengan tersenyum yang membuat Zein terkejut dengan jawaban Niken.


"Aku tidak mendengarnya coba katakan sekali aku tidak ingin jika semua ini hanya mimpi." kata Zein.


Plakkkk....


Niken menampar pipi Zein pelan membuat laki-laki itu meringis kesakitan setelah itu Niken mengatakan lagi jika ia mau menjadi pasangan Zein. Laki-laki itu langsung melompat kegirangan mendengar ucapan Niken. ia langsung memeluk Niken dengan sangat erat.


"Da sar gi la. lepas kan aku. aku tidak bi sa bernafas." ucap Niken dengan memukul mukul Zein agar laki-laki itu melepaskannya.

__ADS_1


"Ah maafkan aku tidak bermaksud seperti itu maafkan aku." ucap Zein yang merasa bersalah karena sudah memeluk niken dengan sangat erat.


"Ck sudahlah. ini sudah malam lebih kau tidur aku juga akan tidur. selamat malam." kata Niken yang membuat wajah Zein berubah.


"Kenapa? kau tidak mau tidur?" tanya Niken dengan herannya.


"Aku masih ingin bersamamu." jawab Zein yang membuat Niken menatapnya dengan malas.


"Bolehkan aku tidur disini malam ini bersamamu." kata Zein yang membuat Niken melototkan matanya tidak percaya.


"Hei apakah sudah gila. bahkan ini belum ada satu jam aku mau menjadi pasanganmu dan kau sudah meminta hal aneh seperti itu. tidak bisa kau tidur di luar. kau sendiri yang mengatakan jika apartemen ini adalah miliku." seru Niken.


Brakkk....


Belum sempat Zein ingin berbicara pintu kamar Niken sudah tertutup dengan begitu kerasnya. hampir saja dahinya yang akan menjadi korban kekerasan Niken jika saja ia tidak mundur beberapa langkah.


"Hufffttt sudahlah lebih baik aku tidur saja." ucap Zein dengan menghela nafasnya.


Tengah malam Zein terbangun dengan tatapan yang tidak biasa. dia langsung pergi ke kamar mandi dan menatap dirinya dalam pantulan cermin. tiba-tiba ia memukul wajahnya sendiri sampai mengalami sedikit memar.


"Siallll ini sakit sekali. Brengsek gila ini berani-beraninya menyatakan perasaan pada kekasihku. kau lihat saja aku tidak akan membiarkan kau dekat dengannya. Akhhhh...." ringis Zhan yang berhasil keluar setelah usahanya yang begitu keras untuk membuat Zein hilang kesadarannya. ia memukul wajah Zein dengan begitu kerasnya karena sangat marah dan kesal dengan tindakan Zein. walaupun dia merasakan sakit tapi itu hanya akan sebentar saja berbeda dengan Zein yang akan lebih lama merasakan sakitnya.


Zhan Pergi menuju kamar Niken dan membuka pintunya. di lihatnya gadis itu tengah meringkuk menghadap ke arahnya. ia pun menghampirinya dan mencium kening gadis itu.


"Kau ingat ini gadis kecil. aku akan selalu memantaumu jadi jangan coba-coba untuk jatuh cinta padanya karena jika itu terjadi si brengsek itulah yang akan aku habisi." bisik Zhan di telinga Niken.


Seperti mendengar ucapan Zhan, gadis itu tersenyum kecil walau sedang dalam keadaan tidur. Zhan menatap wajah cantik milik kekasihnya. wajah yang sama dengan wajah Yuna bahkan sangat mirip. ia mengecup sekilas bibir Niken kemudian menyelimutinya dan keluar dari kamarnya.

__ADS_1


Selamat Siang Everyone...maaf ya mungkin mulai sekarang dan besok aku mulai sibuk dan up nya pun juga tidak pasti harus berapa eps. sekarang sampai 2 bulan yang akan datang aku benar-benar akan sibuk bgt jadi maaf ya.


oke itu aja see you next eps 🥰 author sayang kalian 😘😘


__ADS_2