Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Jawaban Niken (LPT S2)


__ADS_3

Malam harinya tepat pukul 7 malam Zein dan Niken sudah berada di rumah Herluc. mereka di sambut ramah oleh semua pelayan dan juga tuan rumah. Zein juga membawa beberapa peralatan dan vitamin untuk ia berikan pada mertuanya.


"Kalian sudah sampai." kata Herluc dengan tersenyum ramah.


"Hmm dimana bunda kenapa aku tidak melihatnya?" tanya Niken dengan celingukan.


"Dia sedang di kamar." jawab Herluc.


"Bunda bilang jika dia kurang sehat." kata Niken.


"Mungkin karena kelelahan saja. kau tidak perlu khawatir." ujar Herluc.


"Bolehkah saya memeriksanya." kata Zein dengan sedikit ragu tapi ia memberanikan diri untuk mengatakannya dan itu membuat Herluc mengangguk saja kemudian mereka pergi ke kamar Patricia.


"Ah sayang kau sudah datang." kata Patricia yang baru saja ingin bangun dan menyambut kedatangan putrinya.


"Hmm bagaimana keadaan bunda?" tanya Niken .


"Ya seperti yang kau lihat." jawab Patricia dengan tersenyum.


"Menantu kita akan memeriksa mu dulu." kata Herluc yang membuat Zein tersenyum mengangguk.


Patricia pun hanya menurut saja. walaupun tadinya itu hanya rencana yang dia buat tapi entahlah kenapa tiba-tiba saja dia menjadi agak kurang enak badan. Zein memeriksanya sebentar kemudian memberikan vitamin pada Patricia.


"Nyonya hanya kurang istirahat saja. saya sarankan jangan terlalu banyak pikiran karena itu mempengaruhi tekanan darah nyonya." kata Zein .


"Kenapa kau masih berbicara formal padaku. panggil aku bunda karena sekarang kau adalah menantuku." kata Patricia yang membuat Zein tersenyum canggung.

__ADS_1


"Yasudah lebih baik kita makan malam saja karena aku sudah sangat lapar." kata Herluc yang membuat mereka semua mengangguk dan turun.


Di meja makan sudah tersedia banyak sekali makanan yang terlihat begitu menggugah selera. Niken tampak heran dengan semua ini kemudian menatap Patricia ya g membuat wanita itu hanya tersenyum saja dengan menggaruk kepalanya.


"Kenapa banyak sekali makanan disini? siapa yang akan menghabiskannya." kata Niken


"Tentu saja itu harus karena putriku akan kesini hahaha. sudah sudah lebih baik kita makan malam saja sekarang." ujar Patricia.


Setelah menikmati makan malam Zein berbicara ringan dengan Johan dan Herluc sedangkan Niken bersama Patricia juga tengah berbincang bincang di kamar Patricia.


"Aku yakin kau sudah tahu jika suamimu memiliki dua jiwa di tubuhnya. benar bukan?" tanya Patricia yang membuat Niken menatap kemudian hanya mengangguk saja.


"Dan yang jiwa lain itu adalah jiwa kekasihmu dari masa lalu." lanjutnya.


"Apa yang di katakan bunda memang benar." ujar Niken.


"Entahlah aku juga tidak tahu bagaimana perasaan ku yang sebenarnya. tapi setiap kali aku melihat wajah Zein aku seperti selalu dekat dengan Zhan seperti dulu. aku juga sedikit demi sedikit sudah mulai menerima kehadiran Zein walaupun belum sepenuhnya." kata Niken.


"Apakah kau masih mencintai Zhan?" tanya Patricia yang ingin tahu jawaban Niken.


"Ya aku sangat mencintainya. kau tau aku begitu hancur ketika bukan dia yang melakukannya padaku untuk pertama kalinya. tapi aku memaklumi itu dan berusaha untuk menerima semua dan ya aku mulai terbiasa dengan itu." jawab Niken.


"Apa kau juga mencintai Zein yang sekarang berstatus sebagai suamimu?" tanya Patricia.


"Mungkin saja iya karena sekarang aku bisa mulai menerima kehadirannya di sampingku dan mungkin saja tidak. aku tidak tahu pasti bagaimana perasaan ku padanya tapi sekarang aku adalah seorang istri dan aku harus menjalankan tugasku sebagai seorang istri. bukankah apa yang aku katakan benar." kata Niken yang di angguki Patricia dengan senyum.


"Bagaimana jika suatu saat salah satu dari mereka meninggalkan mu, apa yang akan kau lakukan?" tanya Patricia lagi.

__ADS_1


"Entahlah aku hanya akan mengikuti kata hatiku saja. apapun yang akan terjadi di masa depan aku tidak tahu dan aku hanya akan menjalaninya sebagai mana mestinya. aku percaya pada hatiku." jawab Niken.


"Bagaimana jika Zhan yang akan meninggalkan mu?" tanya Patricia.


"Aku tidak akan membiarkan itu terjadi. dia tidak akan pernah meninggalkan ku dan jika itu terjadi aku akan mencarinya sendiri dimanapun dia berada." jawab Niken dengan penuh keyakinan dan tekad yang kuat.


Jawaban Niken membuat Patricia terkejut. ada sesuatu yang mengganjal di dalam hatinya ketika Niken mengatakan hal itu tapi ia berusaha untuk tidak memikirkan apapun.


"Kenapa bunda menanyakannya hal ini padaku?" tanya Niken yang akhirnya menyadari ada yang sedang di sembunyikan dari Patricia.


"Hufffttt karena bunda takut kau juga akan meninggalkan bunda." jawab Patricia.


"Kenapa bunda mengatakan hal itu?" tanya Niken yang semakin yakin. ada yang sudah terjadi dengan wanita itu.


"Seorang dewa menemui ku dan mengatakan jika kehidupan mu yang sebenarnya bukan disini. itu membuat bunda takut dan khawatir kau akan meninggalkan bunda lagi." jawab Patricia dengan wajah sedihnya.


"Semakin kesini aku semakin yakin jika takdir benar benar sedang mempermainkan ku. sudahlah bunda tenanglah semuanya akan baik-baik saja tidak perlu di pikirkan itu akan mempengaruhi kesehatan mu." ucap Niken .


Setelah perbincangan serius mereka, Herluc datang bersama zein. hari sudah larut malam dan mereka memutuskan untuk segera pulang.


Dalam perjalanan pulang mereka, zein hanya terdiam saja yang membuat Niken bingung dengan tingkah Zein. ia pun juga tidak berbicara sama sekali tapi lama kelamaan ia menjadi kesal sendiri.


"Kenapa sedari tadi kau hanya diam saja? apa kau baik-baik saja?" tanya Niken yang membuat Zein menoleh sekilas.


"Ya begitulah." ucap Zein dengan suara pelannya.


Selama perjalanan pulang tidak ada pembicaraan lagi selain percakapan singkat tadi. beberapa saat kemudian sampailah mereka di depan apartemen. tidak seperti biasanya Zein membuka pintu dan meninggalkan niken lebih dulu tanpa mengatakan apapun.

__ADS_1


"Apa yang terjadi dengannya kenapa tiba-tiba dia menjadi seperti itu. terakhir kali dia berbicara dengan ayah dan Johan. apakah mereka mengatakan sesuatu yang menyinggungnya. tapi itu tidak mungkin. ah tapi bisa jadi Johan gila itu yang mengatakan hal hal aneh padanya. ck dia benar benar harus ku beri pelajaran." ucap Niken. kemudian menyusul Zein.


__ADS_2