Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Bertemu Kedua Jenderal


__ADS_3

Yuan Lin kembali ke kamarnya untuk memulihkan tenaga dalamnya karena saat ini ia benar-benar kehabisan tenaga dalam yang cukup banyak. ia duduk dan bersila kemudian memejamkan matanya dan berkonsentrasi untuk menyerap semua energi Qi dan energi alam yang ada di sekitarnya.


Belum juga selesai menyerap semua energinya. keributan kembali terdengar dari luar penginapannya yang membuat Yuan Lin mau tidak mau membuka matanya dan berdecak kesal. kenapa selalu ada saja yang mengganggunya. ia pun beranjak dari tempat tidurnya kemudian menuju ke arah jendela.


Dapat di lihat jelas apa yang sedang terjadi di luar penginapan mengingat kamar yang di tempati Yuan Lin ada di lantai atas.


Teriakan dari semua orang yang tengah berlarian memenuhi telinga Yuan Lin. ia mengedarkan pandangannya dan melihat orang-orang yang tidak asing di mata Yuan Lin tengah membuat kekacaun di desa tersebut. kemudian tatapannya beralih pada dia sosok yang kini tengah tertawa senang melihat hal tersebut.


"Jadi mereka sudah sampai disini. bagaimana aku bisa menghadapi keduanya sekaligus. aku yakin saat ini kekuatan mereka adalah kekuatan yang sebenarnya dan itu tentu tidak akan mudah jika aku menghadapinya sendiri." gumam Yuan Lin


Ia pun akhirnya memutuskan untuk tetap menghadapinya karena ia tidak akan membiarkan orang yang tidak bersalah juga terluka karena ulah kedua jenderal tersebut. ia memutuskan untuk langsung menyerang keduanya karena jika ia memilih menyerang semua mayat mayat itu tentu akan sia-sia karena Mereka di kendalikan oleh seseorang. jadi dia akan menyerang sumbernya saja.


"Hahaha habisi mereka semua dan setelah ini kita pergi dan mencari lebih banyak lagi pasukan." kata Mo Zue dengan tertawa senang.


"Heh Mo Xu kemana satu tandukmu lagi. mengapa tiba-tiba tidak ada?" tanya Mo Zue dengan herannya.

__ADS_1


"Cih sialan kau. ini semua karena gadis gila itu. dia yang sudah melakukannya. aku kesini juga sedang mencarinya." jawab Mo Xu dengan kesalnya.


"Hahaha jadi kau kalah dengannya begitu? dengan seorang gadis?" tanya Mo Zue dengan mengejek.


"Sialan kau. aku juga tidak mau seperti itu tapi saat aku ingin membalasnya junjungan memanggilku karena itu aku tidak jadi menyerangnya. tapi jika sekarang aku bertemu dengannya akan ku habisi dia." jawab Mo Xu dengan mata yang penuh dendam pada Yuan Lin.


Dari arah belakang mereka berdua tiba-tiba angin kencang menghantam tubuh mereka berdua yang membuat keduanya tersungkur. muncullah seorang gadis bercadar yang sudah berdiri di belakang mereka dengan tatapan dingin dan tajamnya siapa lagi kalau bukan Yuan Lin.


"Sialan!!!! berani-beraninya kau menyerang kami hah dasar gadis sialan tidak berguna." teriak Mo Xu ketika melihat siapa yang sudah berani menyerangnya.


Tentu semua tahu jika seseorang yang sedang dalam keadaan marah kekuatannya akan bertambah berkali-kali lipat. dua jenderal terkuat kerajaan neraka melawan seorang gadis dari dunia bawah yang kekuatannya masih di bawah mereka. jika Yuan Lin hanyalah gadis biasa mungkin saja saat ini ia sudah tewas mengenaskan. tapi Yuan Lin adalah orang terkuat di dunia bawah saat ini dan jika di bandingkan dengan kekuatan yang dimiliki kedua jenderal itu bukan masalah bagi Yuan Lin untuk menghadapinya.


Sebenarnya Yuan Lin tidak cukup yakin untuk mengalahkan mereka berdua. mendapatkan lawan yang sangat kuat tentu tidak mudah menghadapinya. ketika melihat sekitarnya sudah semakin kacau akhirnya Yuan Lin pun membawa kedua jenderal itu menuju hutan agar lebih leluasa dalam bertarung dan tidak akan menimbulkan kerusakan lebih banyak lagi apalagi melukai orang lain.


Tidak butuh waktu lama kini mereka sudah sampai di dalam hutan dan pertarungan pun kembali berlanjut. Dua tangan Yuan Lin masing-masing sudah memang dua senjatanya yaitu pedang merah dan birunya. apa yang di lakukan Yuan Lin memang terbilang langka karena tidak semua semua orang bisa menggunakan dua senjata sekaligus bahkan dengan kecepatan dan ketajaman yang sangat mematikan.

__ADS_1


Ia terus memberikan serangan pada lawannya. ia mengakui jika Mo Xu dan Mo Zue saat ini benar-benar sangatlah kuat. kekuatan yang di miliki kedua pria tersebut bertambah menjadi berkali-kali lipat. Yuan Lin menjadi semakin yakin jika kekuatan mereka akan melemah jika di siang hari tetapi jika malam hari kekuatan mereka akan kembali pada kekuatan yang sebenarnya. itu hanya berlaku jika seorang jenderal neraka ada di dunia bawah saja.


Setiap serangan yang di layangkan Yuan Lin tidak berpengaruh pada dua sosok tersebut. bahkan saat ini mereka belum ada yang terkena serangan Yuan Lin ataupun tergores.


"benar-benar sangatlah kuat. aku harus mencari cara agar bisa membalikkan keadaan. jika terus seperti ini aku yakin aku akan kalah menghadapi mereka. energi Qi ini juga sudah hampir habis." batin Yuan Lin. saat ini memang energi Qi yang ada di tubuh Yuan Lin hampir habis mengingat tadi dia hanya sebentar saja menyerap semua energi itu.


Serangan demi serangan pun sudah Yuan Lin lakukan tapi sampai sekarang belum ada satupun yang terluka atau bahkan tergores karena serangan tersebut.


"Hahaha kau pikir kau sangatlah kuat hah. waktu itu kau hanya beruntung saja tapi sekarang aku tidak akan mengampunimu. Zue sudah cukup kita bermain-main dengan gadis tidak berguna ini. sekarang saatnya kita memberikan pelajaran padanya." kata Mo Xu yang di angguki Mo Zue.


Trangggg....


Bunyi pedang milik Yuan Lin Dan kedua jenderal tersebut ketika saling bertemu. Yuan Lin menahan serangan tersebut dengan sekuat tenaganya hingga ia mundur beberapa langkah.


"Kau tidak akan bertahan lebih lama lagi. aku akan membunuhmu." teriak Mo Xu kemudian melayangkan satu serangan lagi dan berhasil mengenai Yuan Lin.

__ADS_1


"Uhukk uhukk..." Yuan Lin memegang dadanya yang terasa panas dan sakit akibat serangan dari Mo Xu.


__ADS_2