Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Lamaran (LPT : SANG PENGUASA "Perdamaian Dua Alam")


__ADS_3

Beberapa saat kemudian kini sampailah mereka di kekaisaran Liu. mendengar jika kaisar Wei dan putranya berkunjung membuat kaisar Liu langsung menyiapkan penyambutan dan hidangan mewah.


"Ohh tapi di manakah yang lainnya Zhen belum melihatnya?" tanya kaisar Liu pada kaisar Wei.


"Benar sekali dimana mereka? pangeran apakah kau tau dimana mereka berdua?" tanya kaisar Wei pada pangeran Han Tian.


"Mereka akan segera menyusul kemari ayah." jawab pangeran Han Tian yang di angguki oleh kaisar Wei.


"Yasudah ayo Zhen sudah menyiapkan hidangan untuk kalian. tapi maaf jika penyambutannya kurang hahaha karena itu terlalu mendadak dan persiapannya terlalu terburu-buru." kata kaisar Liu dengan tidak enak hati.


"Tidak masalah." jawab kaisar Wei dengan menepuk pundak kaisar Liu.


Merekapun menuju ke ruang makan yang di sana sudah tertata rapi berbagai macam makanan. mereka duduk dan kaisar Liu menyuruh mereka untuk menikmati hidangan yang telah tersedia.


Sedari tadi Qiu Mei terus menerus memperhatikan pangeran Han Tian dengan tersenyum manis. yang di tatap pun justru bergidik melihat hal itu. entah kebetulan atau memang takdir yang sangat baik padanya, pangeran Huang Hun dan Yuan Lin baru saja masuk. ia pun segera beranjak dan berpindah dari tempat duduk karena tidak ingin berhadapan dengan Qiu Mei.


"Kenapa berpindah Gege?" tanya Yuan Lin dengan herannya.


"Yang kau katakan benar jika aku tidak segera menikahinya ulah bulu itu akan menggangu ku terus." ucap pangeran Han Tian dengan berbisik di telinga Yuan Lin.


Seketika Yuan Lin pun tatapan beralih pada seorang gadis dengan pakaian yang tidak kurang bahan yang terus menatap pangeran Han Tian. ia pun akhirnya paham apa yang sedang terjadi.


Dengan segera ia duduk di kursi yang tadi di duduki oleh pangeran Han Tian yang tempatnya berhadapan langsung dengan Qiu Mei.


"Hei kenapa kau malah duduk disini hah. pangeran kenapa kau berpindah duduklah disini." kata Qiu Mei yang membuat semua orang menoleh ke arahnya.


"Ah ya tapi hanya ini sisa kursi yang kosong jadi aku akan duduk disini saja." kata pangeran Han Tian dengan menarik kursi kemudian duduk

__ADS_1


"Sudahlah putriku jangan membuat masalah." kata permaisuri Liu pada Qiu Mei.


Gadis itu hanya mencebik kesal saja dan langsung memakan makanannya tanpa menunggu yang lainnya.


"Maafkan putriku dia memang seperti itu." kata kaisar Liu dengan tidak enak hatinya karena sikap putrinya.


"Tidak masalah kaisar." ujar kaisar Wei dengan. tersenyum


Pangeran Han Tian sedari tadi terus mencari keberadaan Yu Mirai karena gadis itu tidak menghadiri jamuan makan ini apalagi menyambut kedatangannya. hal tersebut tentu tak luput dari pengawasan kaisar Liu dan kaisar Wei.


"Ada apa pangeran? apakah masih ada yang kau tunggu?" tanya kaisar Liu.


"Apakah putri Yu Mirai tidak ikut bergabung disini?" tanya pangeran Han Tian yang membuat semua orang menoleh ke arahnya.


"Oh iya benar. Dimana putri Yu Mirai kenapa dia belum datang?" tanya Yuan Lin


"Kenapa dia malah menanyakan dimana keberadaan gadis jelek itu kenapa tidak bertanya padaku saja. apakah dia menyukainya ck tapi itu tidak mungkin. aku akan membuat pelajaran untukmu Yu Mirai." batin Qiu Mei dengan kesalnya.


Yuan Lin yang mendengar kata hati Qiu Mei langsung merubah mimik wajahnya. ia sangat tidak suka dengan orang seperti Qiu Mei.


"Aku tidak akan membiarkan mu melakukan apapun yang akan membuat orang lain kesulitan ingat itu gadis jala**." batin Yuan Lin yang secara tidak langsung membalas ucapan Qiu Mei.


Mendengar ada sebuah suara di dalam pikirannya membuat Qiu Mei terkejut. ia pun langsung celingukan mencari orang yang membalas perkataannya tadi.


"Apakah ayah mendengar seseorang gadis berbicara padaku?" tanya Qiu Mei.


"Sedari tidak ada yang berbicara denganmu putriku." jawab kaisar Liu yang menatap aneh ke arah Qiu Mei.

__ADS_1


"Kau pikir aku akan membiarkan mu mengacaukan semuanya. kau tidak tahu sekarang sedang berhadapan dengan siapa gadis sialan." batin Yuan Lin yang tiba-tiba menjadi sangat kesal pada gadis itu.


Ia beranjak dengan tiba-tiba yang membuat semuanya menoleh ke arahnya. ia pun pamit ingin keluar lebih dulu karena ia harus menemui Yu Mirai lebih dulu.


Setelah menghadiri jamuan makan, kini mereka ada di ruangan kaisar Liu. kaisar Wei menjelaskan maksud dari kedatangan yang mendadak seperti itu pada Kaisar Liu.


Mendengar alasannya kaisar Liu dan istrinya terkejut apalagi ketika tahu siapa yang akan di pinang pangeran Han Tian.


"Apakah anda serius Kaisar? bukankah kalian tau bagaimana putri pertama kami?" tanya kaisar Liu.


"Ya aku yakin dengan pilihan putraku. karena Zhen juga bisa melihat jika putri Yu Mirai adalah gadis yang baik. Zhen menyetujuinya karena putriku juga menyetujuinya." kata kaisar Wei.


"Bagaimana pangeran?" tanya kaisar Wei pada pangeran Han Tian.


"Seperti itulah kaisar. saya memang mencintai putri anda. kami belum lama ini sudah dekat dan saya tidak ingin berlama-lama lagi karena itu saya meminta ayah saya untuk menemui anda dan membicarakan masalah ini." kata pangeran Han Tian.


"Jika memang seperti itu Zhen pun setuju apalagi Zhen akan mendapatkan calon menantu hebat seperti mu. kapan waktu yang tepat untuk pernikahan mereka?" tanya kaisar Liu yang langsung menyetujuinya tanpa berfikir terlebih dahulu. tapi pria itu yakin jika calon suami putrinya adalah laki-laki baik dan bertanggungjawab.


"Bagaimana jika 3 hari lagi?" kata kaisar Wei yang membuat semuanya terkejut.


"3 hari lagi? bukankah itu terlalu cepat ayah?" tanya pangeran Han Tian.


"Ya apakah tidak terlalu cepat.?" timpal kaisar Liu.


Disisi lain Qiu Mei diam-diam menguping pembicaraan mereka. ia sangat marah ketika mendengar jika Yu Mirai lah yang mendapatkan lamaran tersebut bukan dirinya. ia pun langsung berlalu begitu saja untuk menemui Yu Mirai.


Qiu Mei memang sudah lama menyukai pangeran Han Tian karena laki-laki itu memiliki daya tarik tersendiri di mata Qiu Mei. tapi bukan hanya pangeran Han saja yang ia dekati, ia akan mendekati laki-laki manapun yang membuatnya tertarik.

__ADS_1


__ADS_2