Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Menuju Pertempuran


__ADS_3

Di sekte Halilintar, para ketua tengah menyiapkan murid-murid terbaiknya untuk menghadapi pasukan lawan. mereka menyetujui semua rencana yang tertulis di surat itu. hingga tak berselang lama ada seorang murid yang melapor pada ketua Min jika ada sepuluh orang misterius yang sedang berada di gerbang.


Karena penasaran siapa mereka akhirnya ketua Min pun ikut dengan murid tersebut untuk memastikannya. saat sampai di gerbang, sepuluh orang tersebut masih berdiri dengan wajah datarnya. beberapa murid juga sudah waspada dan mengeluarkan senjatanya masing-masing.


"Siapa tuan-tuan ini? murid saya bilang jika tuan datang untuk menemui ketua sekte, benarkah begitu?" tanya Ketua Min dengan hati-hati


"Benar. kami adalah pasukan khusus milik nona Lin yang di tugaskan untuk membantu kalian." jawab Shin Jin dengan tegasnya.


Mendengar nama nona Lin membuat ketua Min terkejut kemudian menyuruh semua muridnya untuk menurunkan senjatanya.


"Baiklah saya mengerti. saya akan panggilkan ketua Du dulu. antar mereka semua kedalam. mereka adalah orang-orang yang di suruh putri yuan Lin untuk membantu kita." kata ketua Min dengan mempersilahkan mereka semua masuk.


Tak terasa hari sangat cepat berlalu malam ini Yuan bersama pangeran Han Tian dan Huang hun sedang berada di perbatasan. gadis itu mengeluarkan batu teleportasinya yang membuat kedua laki-laki itu bingung.


"Aku akan menggunakan teleportasi agar semua pasukan milik kekaisaran lain bisa sampai disini malam ini juga." kata Yuan Lin.


"Tapi bagaimana denganmu Lin Lin. aku takut kau akan kehabisan tenaga dalammu jika membawa mereka semua kesini dalam waktu semalaman." kata pangeran Han Tian


"Jika aku sudah membuat rencana tentu aku sudah menyiapkan semuanya. sudahlah kalian jangan banyak bertanya." ujar Yuan Lin.


Ia pun menaruh batu tersebut di telapak tangannya kemudian memjamkan matanya memfokuskan pikirannya dan seketika ada sebuah pintu portal di depan mereka yang membuat dua lelaki dan beberapa prajurit langsung menatap Yuan Lin dengan kagumnya.


Di kekaisaran Han, kaisar Han dan panglima Sudah menyiapkan semua prajurit untuk menuju kekaisaran Han namun mereka nampak bingung bagaimana caranya agar semua pasukan ini sampai disana dalam waktu semalam.

__ADS_1


"Panggil beberapa ketua sekte aku ingin meminta bantuan mereka." titah Kaisar Han.


Lima orang datang dengan tergopoh-gopoh ketika prajurit mengatakan jika kondisinya sangat mendesak. ketika sampai disana mereka hanya melihat ribuan prajurit yang sudah lengkap dengan zirah perang dan senjata di tangan mereka semua.


"Ada apa kaisar, apakah ada sesuatu yang terjadi?" tanya ketua Fang Qin


"Ya maaf sudah membuat kalian harus datang kemari, Zhen ingin meminta bantuan pada kalian untuk membuat portal yang bisa dilewati mereka semua untuk sampai di kekaisaran Wei malam ini." jawab kaisar Wei yang membuat kelima ketua itu paham.


Mereka sudah tahu jika raja iblis dan pasukannya akan melakukan peperangan dengan kekaisaran Wei dan mereka sangat siap untuk membantunnya.


"Baiklah jika begitu. kami akan menggabungkan kekuatan kami untuk membuat portal tersebut." ujar Ketua Yin Shan.


Namun belum sempat mereka membuat portal tiba-tiba saja di depan mereka sebuah portal tiba-tiba muncul yang membuat semua orang terkejut. mereka mengira jika portal tersebut adalah portal yang di gunakan musuh untuk menyerang mereka terlebih dahulu. tapi justru sebuah suara membuat mereka semua akhirnya paham.


"Itu adalah portal yang di buat oleh putri Yuan Lin. sekarang kalian semua masuk kedalam." kata kaisar Han yang membuat satu persatu prajuritnya masuk.


"Tidak perlu ketua aku baik-baik saja. jangan ada yang bertindak apapun karena aku bisa." sebuah suara lagi-lagi membuat mereka semua terkejut.


"Baiklah."


Di kekaisaran Wei tepatnya di perbatasan satu persatu prajurit mulai keluar dari portal yang di buat Yuan Lin. melihat hal itu pangeran Han Tian dan Huang hun langsung memberikan arahan pada mereka semua.


Dari kejauhan kaisar Wei dan perdana menteri melihat banyaknya prajurit pun langsung berlari menghampiri Yuan Lin.

__ADS_1


"Ada apa ini putri?" tanya kaisar Wei pada Yuan Lin.


"Mereka adalah pasukan yang di kirim kekaisaran lain dan akan membantu kita besok." jawab Yuan Lin.


"Tapi bagaimana denganmu? apakah kau baik-baik saja?" tanya Kaisar Wei yang terlihat khawatir dengan kondisi gadis itu karena ia tahu membuka portal tidaklah mudah.


"Aku baik-baik saja tidak perlu khawatir. dimana guruku?" tanya Yuan Lin.


"Mereka akan menyusul kesini." jawab kaisar Wei.


Di perbatasan sudah berbaris puluhan ribu prajurit dengan zirah perang dan senjata lengkap. mereka terlihat begitu bersemangat untuk membantu kekaisaran Wei untuk menghilangkan kekacauan yang selama ini terjadi.


Butuh waktu sekitar 4 jam untuk membawa semua pasukan dari kekaisaran lain menuju ke perbatasan. jika saja itu bukan batu portal yang melakukannya mungkin saja orang yang melakukan ini sudah tidak bernyawa.


Semua kaisar juga ikut bergabung dalam pasukan. tersebut. mereka turun tangan langsung untuk berperang dengan raja iblis. sekarang di perbatasan benar-benar di penuhi lautan manusia. jumlah semua pasukan yang di miliki kekaisaran Wei sudah lebih dari pada pasukan milik raja iblis.


Setelah semuanya sudah datang Yuan Lin pun menghentikannya dan tiba-tiba saja pintu portal itu menghilang dengan sendirinya kemudian ia menyimpan kembali batu tersebut kedalam cincin dimensinya.


Ia mengaktifkan mata dewanya untuk melihat dari jarak jauh apa yang sedang terjadi. dan dia melihat ada sekitar sepuluh orang berpakaian hitam yang tengah menunggangi kuda sedang berjalan ke arah perbatasan.


"Pasukan raja iblis datang untuk memeriksa tempat ini." kata Yuan Lin yang membuat semua orang terkejut.


"Bagaimanapun ini. jika mereka melihat semua ini rencana yang sudah kita buat akan gagal. bisa jadi mereka membawa lebih banyak pasukan lagi." ujar Kaisar Liu dengan paniknya.

__ADS_1


Yuan Lin pun mengarahkan telapak tangannya dan membuat pola-pola rumit yang tidak bisa di pahami orang manusia biasa. ia membuat sihir yang membentuk perisai pelindung agar semua pasukan tidak bisa di lihat oleh siapapun sebelum dia menghendakinya.


"Tidak perlu khawatir aku sudah mengatasinya." ujar Yuan Lin dengan tersenyum kecil.


__ADS_2