Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Membuka Mulut (LPT : SANG PENGUASA "Perdamaian Dua Alam" )


__ADS_3

Setelah Zhi Qing resmi menjadi raja neraka yang baru, ia pun kini duduk di singgasana kebesarannya. tidak pernah membayangkan sebelumnya dia akan berada di posisi seperti saat ini.


Ia berdiri dan menatap semua orang. kini ia akan memberikan kejutan pada Ana Ling karena semua perbuatannya. Ia menyuruh beberapa beberapa prajurit untuk membawa seorang tahanan penjara bawah tanah.


Mendengar apa yang di katakan raja baru mereka tentu saja itu membuat bingung dan juga penasaran. bisik-bisik pun kembali terjadi tapi Zhi Qing tidak menghiraukan itu semua. Ana Ling sendiri juga bingung kenapa Zhi Qing berkata seperti itu.


"Kenapa aku merasa jika posisiku sedang terancam. apa mungkin ini hanya perasaanku saja." gumam Ana Ling yang mulai gelisah.


"Lebih baik aku pergi saja dari sini." lanjutnya dengan berbalik tapi sebuah suara membuat dirinya mengurungkan niatnya.


"Tidak ada yang boleh keluar sedikit pun dari tempat ini termasuk kau putri Ana Ling." kata Zhi Qing dengan suara dinginnya.


Mendengar hal itu pun semakin membuat Ana Ling merasa tidak nyaman. kegelisahannya semakin besar dan pikiran-pikiran aneh mulai memenuhi otaknya.


"Apa yang kau pikirkan Ana. itu hanya perasaan mu saja. tidak perlu khawatir semuanya akan baik-baik saja. mungkin itu hanya perasaan mu saja." gumam Ana Ling dengan menenangkan dirinya sendiri.


Yuan Lin yang melihat jelas kegelisahan di wajah Ana Ling hanya tersenyum kecil saja. tentu saja kegelisahan itu akan segera menjadi kenyataan.


Beberapa saat kemudian datanglah dua prajurit dengan membawa seorang laki-laki yang kepalanya di tutup oleh kain. semua orang melihat itu dengan rasa penasaran yang tinggi.


"Siapa dia."


"Kenapa raja kita menyuruh kita semua untuk menunggu dan tidak memperbolehkan untuk keluar dari sini."

__ADS_1


"Apakah raja hanya ingin menunjukkan ini pada kita. tapi aku sungguh tidak mengerti dengan semua ini."


Kedua prajurit itu membawa tahanan tadi ke depan dan di serahkan pada Zhi Qing namun tetap berjaga disana dan tidak pergi.


Kekhawatiran Ana Lin pun semakin besar dan bertambah ketika ia merasa tidak asing dengan postur tubuh pria yang kini sedang di tahan itu. dan benar saja ketika Zhi Qing membuka penutup kepalanya Ana Ling benar-benar terkejut bukan main karena itu adalah rekannya yang dia aja bekerjasama untuk semua masalah dalam hidup Ana Ling.


"Bagaimana bisa dia ada disini. bagaimana dia bisa tertangkap. gawat jika dia sampai buka mulut aku akan berakhir disini. aku harus bisa kelua dari sini. kenapa dia sangat bodoh dan tidak berhati-hati membuatku repot saja sialan." umpat Ana Ling.


"Apa yang sebenarnya terjadi raja. kenapa anda membawa tahanan kesini." tanya salah satu yang seperti memawkili semua orang.


"Aku akan menangkap seorang penjahat yang berkedok sebagi orang yang baik dan polos." jawab Zhi Qing.


mendengar hal itu membuat Ana Ling langsung berkeringat dingin. dia bermaksud untuk pergi tapi Yuan Lin lebih dulu menahan tangannya karena dia sudah tau jika gadis itu akan kabur


"Ada apa putri? kenapa kau sangat terburu-buru sekali. bukankah raja neraka sudah memberikan perintah agar tidak ada yang keluar dari ruangan ini." tanya Yuan Lin dengan tersenyum menyeringai.


"Ohh benarkah begitu lalu kenapa aku melihat mu seperti sedang begitu gelisah. apa yang kau pikirkan kau bisa ceritakan padaku anggap aja aku sebagai temanmu." kata Yuan Lin yang membuat orang-orang langsung kagum dengan sikap baik Yuan Lin.


"Siall gadis ini benar-benar sangat merepotkan. dia pasti sengaja berbicara seperti itu untuk membuat orang orang menyukaimu. bagaimana caranya aku bisa keluar dari ini." batin Ana Ling.


"Jangan berfikir untuk kabur karena kau tidak akan bisa." bisik Yuan Lin di telinga Ana Ling sehingga gadis itu terkejut.


"Lepaskan aku. lepasss!!!" seru Ana Ling yang membuat Yuan Lin mengangkat tangannya.

__ADS_1


"Baiklah aku akan langsung mengatakannya pada kalian semua siapa pria ini. dia adalah salah pembunuh bayaran yang sudah bekerjasama dengan seseorang untuk menghabisi panglima Wen. bukan hanya itu saja. dia juga berusaha untuk menghabisi gadis itu dan juga diriku tapi rencananya aku gagalkan dan sekarang aku ingin tahu dan aku ingin mendengar siapa yang orang yang sudah bekerjasama dengannya. kita akan mendengar siapa pengkhianat yang sebenarnya." kata Zhi Qing dengan suara lantangnya


"Buka ikatannya." kata Zhi Qing


Pria itu jatuh terkulai tanpa tenaga. siksaan yang di dapatkan di penjara bawah tanah benar-benar mengerikan. ini baru 2 hari setelah pria itu di masukkan kedalam penjara bawah tanah tapi kondisinya sudah sangat memprihatinkan.


"Katakan padaku siapa orang yang selama ini menjadi rekan setiamu. jika kau mengaku dan berkata jujur hukumanmu bisa saja di ringankan atau mungkin kau akan segera di bebaskan." kata Zhi Qing.


"A aku...." ucap pria itu dengan suara pelannya bahkan tidak terdengar saking lemahnya.


Zhi Qing pun memberikan sedikit tenaga dalamnya agar pria itu bisa angkat bicara. setelah mendapat energi pria itu pun mampu untuk mendongak dan menatap semua orang. hingga tatapannya berhenti pada Ana Ling.


"Tidak sialan jangan katakan apapun." batin Ana Ling dengan menggelengkan kepalanya.


"Aku belum ingin mati. ini semua salahmu. jika kau tidak merencanakan untuk menghabisinya aku tidak mungkin bernasib seperti ini." batin pria itu yang seakan mengerti dengan tatapan Ana Ling.


"Aku akan mengatakannya tapi setelah itu kau bebaskan aku karena aku tidak kuat berada di tempat itu." kata pria itu dengan memohon.


"Aku bisa memikirkannya. sekarang katakan saja siapa orang itu. aku tidak suka berbasa basi." kata Zhi Qing


Pria itupun menunjuk ke arah Yuan Lin yang membuat Zhi Qing dan raja Xi Shen terkejut. sedangkan Yuan Lin hanya diam saja tidak bereaksi apa-apa karena dia tahu bukan dia yang di tunjuk oleh pria itu.


"Apa kau gila. bagaimana bisa kau menuduh kekasihku yang melakukannya." seru Zhi Qing dengan marahnya.

__ADS_1


Semua orang yang berada di aula tersebut juga kaget mendengar penuturan Zhi Qing.


"Bukan dia. tapi gadis yang ada di sampingnya. putri Ana Ling. dia yang selama ini menjadi rekan setiaku." kata Pria itu.


__ADS_2