Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Dua Bunga Menjadi Satu (LPT "SANG PENGUASA Perdamaian Dua Alam" )


__ADS_3

Semuanya berawal ketika salah satu prajurit neraka berkhianat. ia bekerjasama dengan para monster yang ada di dunia hitam untuk menghancurkan kerajaan neraka. dunia hitam di pimpin oleh seorang wanita tua yang sudah berumur ratusan tahun tapi wajahnya masih terlihat sangat cantik dan muda. panggil saja wanita itu dengan sebutan ratu penyihir.


Wanita itu selalu membuat kekacauan di semua tempat salah satunya di kerajaan neraka bersama dengan anak-anaknya yang dia ciptakan sendiri. saat itu kekuatan yang di miliki wanita tua itu berada pada puncaknya. siapapun yang berhadapan dengannya akan hancur.


Perbedaan kekuatan ratu penyihir dan raja neraka berbeda sangat tipis. tapi karena wanita itu mengetahui titik kelemahannya akhirnya ia berhasil mengalahkan Xi Shen dengan di bantu anak-anaknya yang kemudian mengambil tahta kerajaan neraka.


Mereka membawa semua penghuni dunia hitam ke kerajaan neraka dan tinggal disana. sedangkan Xi Shen di lemparkan ke dunia bawah tepatnya di jurang kematian dengan segel kuat yang di buat ratu penyihir agar Xi Shen tidak kembali lagi ke kerajaan neraka.


Sebenarnya Xi Shen bisa saja keluar dari jurang itu dan menghancurkan mantra yang di buat ratu penyihir hanya saja ia mengurungkan niatnya dan menunggu saat yang tepat karena setelah dia bersemedi di jurang kematian beberapa hari, sekilas ia melihat beberapa serpihan-serpihan kejadian kecil yang tidak terlalu jelas.


Ia pun percaya dan sangat yakin jika seseorang akan mengalahkan raja Iblis dan ratu penyihir. dan yang membuatnya sangat senang ketika seorang laki-laki muda datang dengan sendirinya yang artinya penerus yang sudah di tuliskan takdir untuk menggantikannya juga akan datang juga. Ada juga satu kejadian yang hanya samar-samar saja yang terlintas di pikirannya tapi ia tidak tahu apa itu


Setelah beberapa ratus tahun berada di dalam jurang kematian ia bisa merasakan jika seseorang akan berada di puncaknya dan orang tersebut adalah Feng Yin sang legenda yang berhasil membuat gempar seluruh kekaisaran karena telah berhasil mengalahkan raja iblis dan menyegel ratu penyihir.


Tapi itu tak berlangsung lama karena di dunia bawah masih ada yang menjadi pengikutnya dan berusaha keras untuk membuat raja iblis bangkit kembali. seratus tahun kemudian dia bisa merasakan kehadiran seseorang yang bukan berasal dari dunianya.


Dia menggunakan kekuatannya untuk melihat siapa itu tapi ia hanya melihat bayangan samar samar seorang gadis. hal tersebut tentu membuatnya bingung kenapa dengan kekuatannya ia tidak bisa melihat gadis itu.


Ia pun bermeditasi lagi untuk mencari tahu alasan dari semuanya dan setelah sangat lama dia bermeditasi dia bisa menemukan jawabannya walaupun tidak terlalu jelas.


"Apa yang kau lihat setelah itu?" tanya Zhi Qing dengan penasarannya.

__ADS_1


"Aku melihat sebuah bayangan dua bunga menjadi satu." jawab Xi Shen yang membuat Zhi Qing tidak mengerti


"Dua bunga menjadi satu??" ucap Zhi Qing dengan bingungnya.


"Ya aku tidak tahu apa maksud dari dua bunga menjadi satu. itu adalah teka teki yang sulit untuk aku pecahkan bahkan setelah hampir 500 tahun aku ada disini." jawab Xi Shen.


"Apakah setelah itu kau melihat sesuatu lagi?" tanya Zhi Qing yang di jawab gelengan kepala oleh Xi Shen.


"Jadi sekarang ini aku berada di jurang kematian?" tanya Zhi Qing dengan mendongak ke atas yang hanya terlihat kabut tebal saja.


"Aku akan mengajarimu bagaimana caranya menjadi pemimpin kerajaan neraka yang baik dan tegas serta penuh wibawa." kata Xi Shen.


"Kau tidak bisa menolaknya karena takdir sudah menuliskannya." ujar Xi Shen.


"Aku akan menolaknya dan akan menentang siapapun yang memberikan takdir konyol seperti ini. bahkan jika itu kau sendiri." kata Zhi Qing dengan mata tajam dan menusuk serta auranya yang tiba-tiba saja keluar dengan sendirinya.


"Kendalikan emosimu atau semua yang ada di sini akan hancur karena ulah mu." ujar Xi Shen.


Di sisi lain tepatnya di istana kekaisaran Wei, tiba-tiba saja seorang gadis membuka matanya dan menatap sekelilingnya. gadis itu hanya di buat melongo tidak percaya dengan apa yang dia lihat.


"Bagaimana mungkin aku ada disini lagi." ucap gadis itu yang tak lain dan tak bukan. adalah Yuan Lin.

__ADS_1


"Bagaimana aku bisa menemukan Zhan jika aku berada disini. tidak mungkin jika Zhan ada disini." lanjutnya.


Karena mendengar sebuah suara putri Jiang He pun juga membuka matanya karena tertidur. ia terkejut ketika melihat orang yang dia jaga sudah bangun. ia langsung memeluk Yuan Lin dengan begitu eratnya.


"Lin jiejie kau sudah bangun syukurlah." ucap putri Jiang He dengan raut wajah gembiranya.


"Lepaskan aku bodoh aku tidak bisa bernafas." kata Yuan Lin dengan mendorong pelan tubuh putri Jiang He.


"Ah hehe maafkan aku karena terlalu senang. aku akan memanggil ayah dan Gege dulu pasti mereka juga senang melihat Lin jiejie sudah sadar." kata putri Jiang He dengan berlalu keluar.


"Hah entahlah apa yang terjadi denganku. apakah kehidupan ku yang sebenarnya adalah di dunia aneh ini. kenapa aku tidak mati saja. ini sangat merepotkan." gerutu Yuan Lin dengan beranjak dari kamar tidurnya.


Ia melangkah keluar ruangan dan melihat suasana di luar. ia merenggangkan ototnya karena semua badannya terasa pegal. kemudian berjalan sambil memperhatikan sekelilingnya. banyak sekali prajurit yang tengah berlatih.


Beberapa pelayan yang melihat Yuan Lin berjalan pun langsung saja menghampirinya. mereka tentu tahu jika Yuan Lin tengah sakit karena itu mereka langsung memapah Yuan Lin tapi dengan segera gadis itu menyinggung tangan mereka.


"Sudah cukup aku baik-baik saja. apakah aku terlihat seperti orang yang berpenyakitan." kata Yuan Lin dengan kesalnya sehingga membuat kedua pelayan itu berlalu meninggalkannya karena ketakutan.


Tak sengaja tangannya menyentuh perutnya dan tiba-tiba ia teringat dengan Zein apalagi ketika kecelakaan itu menimpa mereka berdua.


"Ck sudahlah lebih baik aku berjalan-jalan saja. hahhh berapa lama aku terbaring di sana kenapa tubuhnya rasanya sangat pegal." gumam Yuan Lin.

__ADS_1


__ADS_2