Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Pertandingan Antar Sekte


__ADS_3

Tak terasa hari dimana semua sekte di kekaisaran Wei akan melakukan pertandingan telah tiba. saat ini semua orang dan para anggota yang sudah mendaftarkan diri sudah berada di tempat pertandingan.


Orang-orang berduyun-duyun untuk menyaksikan pertandingan tersebut tak terkecuali kaisar Wei yang sudah sembuh. pria paruh baya itu begitu antusias untuk melihat murid murid jenius yang akan bertanding. ia duduk di kursi kehormatan dengan penuh wibawanya sebagai seorang kaisar.


Para ketua juga duduk bersama muridnya untuk menemani dan memberikan arahan. tak berselang lama datanglah seorang gadis yang tengah di tunggu-tunggu oleh semua orang. Orang-orang yang berasal dari kekaisaran lain pun nampak heran mengapa memulai pertandingan ini harus menunggu seorang gadis.


"Itu dia putri Yuan Lin." ucap ketua Du Cheng Yu dengan tersenyum senang.


Kemudian pria itu menghampiri Yuan Lin dan menunjukkan tempat dimana seharusnya gadis itu duduk. namun Yuan Lin menolak untuk mendapatkan perlakuan seperti itu, ia memilih duduk bersama para peserta dan penonton lainnya.


"Cih siapakah gadis yang memakai penutup wajah itu kenapa dia sangat bodoh. jika aku yang menjadi dirinya tentu saja aku sangat senang di perlakukan seperti itu." cibir salah seorang pria yang berasal dari luar kekaisaran Wei


"Hei jagalah bicaramu jika putri Yuan Lin dengar kau bisa di habisi." seru pria yang mengetahui asal usul Yuan Lin


"Hah apa? menghabisiku? hahahaha bermimpi saja. gadis lemah seperti itu ingin menghabisiku. itu terdengar sangat tidak masuk akal." ujarnya dengan tidak percaya dan malah meremehkan Yuan Lin.


Yuan Lin yang mendengar ucapan pria tersebut hanya menatapnya dengan sekilas saja. ia tentu tidak akan menganggap serius perkataannya.

__ADS_1


"Baiklah karena dirasa semua peserta sudah hadir disini maka segera saja kita mulai pertandingan hari ini. sebelum di mulai ada beberapa peraturan yang harus kalian patuhi. Tidak boleh sampai menghabisi lawan, jika dirasa sudah tidak mampu untuk melawan para peserta harus mengangkat tangan dan mengakui kekalahannya, tidak boleh memakai cara curang, menggunakan pil terlarang dsb. Baiklah jika begitu tidak perlu menunggu waktu lagi pertandingan kali ini di mulai." teriak Rui Shan di susul bunyi seperti sebuah gong yang menandakan jika pertandingan sudah di mulai.


"Para peserta diharapkan mengambil undian ke depan." kata Rui Shan yang membuat semua peserta maju kedepan.


Para peserta pun sudah mengambil undian mereka dan kembali ke tempat duduk. Rui Shan pun langsung saja memulai dengan menyebut nomor undian 1 dan dua untuk maju kedepan.


Xu Zau salah satu murid jenius dari sekte Bambu kuning maju ke depan di susul oleh Xiao Yan dari sekte Halilintar. mereka membungkuk memberi hormat satu sama lain kemudian mulai menyerang setelah Rui Shan memberi aba-aba.


Keduanya pun bertarung dengan begitu lihainya. kedua pemuda itu juga merupakan murid jenius yang di miliki oleh sekte Halilintar dan bambu kuning. Semua orang menyaksikan pertandingan tersebut dengan begitu seriusnya.


Disisi lain, Yuan Lin tengah melihat semua penonton yang menghadiri pertandingan tersebut dengan seksama. ia mengaktifkan mata dewanya untuk melihat keseluruhannya tanpa harus berkeliling. namun sampai sekarang di belum menemukan hal janggal di sana.


Dua pedang saling beradu dengan begitu cepat. hingga mereka berdua saling melukai satu sama lain. tidak sampai di situ saja Xu Zau mulai menyerang kembali sedangkan Xiao Yan menahan serangan tersebut hingga mundur beberapa langkah.


Beberapa saat kemudian Xiao Yan pun mengangkat tangannya pertanda jika dia menyerah. di lanjutkan ke peserta selanjutnya dan terus seperti itu......


Kini di arena pertandingan sudah ada 5 peserta yang masuk final. mereka adalah Shin Lu dari sekte matahari, Yang Han dari sekte Halilintar, Xu Zau dari sekte Bambu kuning, Jian Ana dan Mei Lin dari sekte teratai putih.

__ADS_1


Masing-masing kembali mengambil undian dan memulai pertarungannya sesuai nomor undian yang mereka ambil. peserta pertama adalah Jian Ana dan Yang Han. mendapatkan lawan perempuan membuat laki-laki itu enggan untuk mengeluarkan semua kemampuan yang dia punya.


"Jika kau tidak mengeluarkan semua kemampuan mu jangan salahkan aku jika kau akan kalah hari ini." kata Jian Ana dengan kesalnya karena sedari tadi laki-laki itu terus saja menghindar.


"Jika kau memaksa maka baiklah aku tidak akan sungkan lagi." ujar Yang Han yang mulai melawannya dengan serius.


Walaupun Jian ana adalah seorang gadis, tapi kemampuan yang di miliki murid murid yang ada di sekte teratai sangat hebat. dia mengalahkan Yang Han dengan teknik hujan teratai yang di miliki sekte teratai putih.


Saat sedang menonton pertandingan dengan begitu fokusnya, tiba tiba saja tatapan Yuan Lin beralih pada beberapa orang yang baru saja datang dan mereka menggunakan penutup wajah yang membuat orang-orang tidak akan mengenali mereka.


Berbeda dengan Yuan Lin ,justru gadis itu tersenyum kecil melihat itu. yang dia tunggu-tunggu sudah datang. ya mereka adalah pria bertopeng dan beberapa anggotanya serta kedua jenderal neraka yang juga ikut dengannya.


"Mereka benar-benar datang. aku harus membuat perisai pelindung untuk semua orang jika tidak mereka akan benar-benar terluka jika mereka sudah memulainya." gumam Yuan Lin kemudian menggunakan sihir waktunya.


Semua orang pun nampak terdiam dan tidak bergerak sedikitpun. Yuan Lin berdiri dan melihat bagaimana cara kerja sihir waktu yang di pelajari sudah lama namun ia baru menggunakannya sekarang.


Ia pun mengangkat tangannya dan mulai membuat pola-pola rumit yang sangat sulit untuk di cerna orang awam. setelah itu munculah sebuah kubah pelindung yang sangat besar yang memenuhi arena pertandingan. ia hanya menyisakan orang-orang dari aliansi Wungzo saja yang tidak berada di dalam kubah pelindung itu. setelah itu ia menjentikkan jarinya dan suasana pun kini berjalan seperti sebelumnya.

__ADS_1


Tidak ada yang bisa melihat kubah pelindung yang di ciptakan Yuan Lin karena hanya orang-orang tertentu dan yang di inginkan Yuan Lin saja yang bisa melihatnya.


__ADS_2