Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Keadaan Yin Su


__ADS_3

Saat ini Yuan Lin sedang menuju ke penginapan Mawar. ia ingin melihat kondisi istri pemilik penginapan tersebut karena setelah terjadinya penyerangan yang di lakukan kedua jenderal itu Yuan Lin belum kesana untuk melihatnya sendiri.


Ia melesat menggunakan kecepatan yang sedang karena sudah lama ia tidak melakukannya. pemandangan yang Yuan Lin lihat di malam hari sangatlah indah. udara dingin dan suara binatang malam menjadi pengiring perjalanannya.


Setelah mendengar sedikit cerita dari kakek Lim, ia juga tidak menyangka jika putri Yuan Lin kecil bisa mendapatkan cermin tersebut. ia berjanji akan selalu menjaga cermin itu dan akan menggunakannya apabila sangat di butuhkan.


Beberapa saat kemudian sampailah dia di penginapan Mawar. orang-orang dari desa tersebut masih banyak yang berlalu lalang meskipun hari sudah malam. ia pun segera masuk dan bermaksud untuk menemui Zhou Gu untuk menanyakan bagaimana keadaan istrinya.


Namun sebelum Yuan Lin beranjak dari sana dan mencari keberadaan pria tersebut tiba-tiba ada yang memanggil namanya cukup keras sehingga Yuan Lin berbalik.


"Nona Lin dari mana saja, saya mencari nona dari kemarin?" tanya Zhou Gu dengan menghampiri Yuan Lin


"Ah paman saya ada urusan sebentar. oh ya bagaimana keadaan bibi apakah sudah baik-baik saja?" tanya Yuan Lin.


Sebelum Zhou Gu menjawab tiba-tiba saja teriakan sangat nyaring memanggil namanya yang membuat keduanya menoleh melihat siapa yang memanggilnya. seorang wanita dengan hanfu bewarna merah terang sedang berjalan menghampiri mereka berdua.


"Sudah sangat baik. nona bisa lihat sendiri bagaimana keadaannya sekarang, bahkan suaranya saja membuat telinga saya sangat sakit." jawab Zhou Gu dengan tersenyum kemudian langsung mendapatkan cubitan keras dari wanita tersebut yang tak lain dan tak bukan adalah Yin Su, istrinya.


"Ahh maafkan saya nona dia memang seperti ini." ucap Yin Su dengan sopannya.


"Tidak masalah bibi." ujar Yuan Lin yang melihat jelas raut bahagia di wajah keduanya sehingga tanpa sadar ia pun ikut tersenyum namun senyumannya seketika pudar ketika mengingat jalan hidupnya yang seperti ini.

__ADS_1


"Su'er perkenalkan dia adalah nona Lin, tamu pengunjung di penginapan ini sekaligus orang yang sudah menyembuhkan dirimu." kata Zhou Gu dengan memperkenalkan Yuan Lin pada istrinya.


"Benarkah? apakah nona ini yang kau ceritakan padaku dan sudah menyembuhkan diriku?" tanya Yin Su dengan semangatnya dan mendapat anggukan kepala dari suaminya.


Yuan Lin juga menanggapi hal itu dengan anggukan kecil namun ia di buat terkejut karena tiba-tiba wanita itu bersujud di kakinya dan dengan segera pula Zhou Gu menghentikan istrinya karena ia tahu jika gadis yang ada di depannya itu sangat tidak menyukai hal tersebut.


"Sudah Su'er bangunlah nona tidak suka di perlakukan seperti ini." kata Zhou Gu.


"Terimakasih banyak atas kebaikan hati nona karena telah menyembuhkan saya. saya tidak tahu harus berterimakasih dengan cara seperti apa. saya sangat senang bisa kembali sembuh dan berkumpul bersama suami saya. saya sangat berterima kasih pada nona." ucap Yin Su dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


"Tidak perlu seperti itu bibi. aku hanya membantu saja. bagaimana keadaan bibi sekarang?" tanya Yuan Lin.


"Saya sudah sangat baik nona. emm apakah nona mau menghadiri acara makan malam yang kami adakan anggap saja ini sebagai ucapan terimakasih pada nona karena sudah menyembuhkan saya walaupun ini masih belum ada apa-apanya di bandingkan kebaikan hati nona." kata Yin Su dengan penuh harapnya.


"Maaf paman bibi tapi aku masih banyak urusan yang harus aku selesaikan dan setelah ini aku akan pergi lagi." jawab Yuan Lin yang membuat keduanya kecewa.


"Saya mohon nona. saya hanya bisa membalasnya dengan ini. saya mohon." ucap Yin Su dengan penuh permohonan.


"Baiklah tapi aku tidak bisa berlama-lama. aku akan ke kamar dulu." kata Yuan Lin kemudian pergi meninggalkan pasangan suami istri tersebut dan menuju kamarnya.


Yin Su yang mendapatkan Jawaban seperti itu dari Yuan Lin dengan penuh semangat langsung berlari yang membuat Zhou Gu hanya menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah istrinya.

__ADS_1


Saat sampai di dalam kamarnya Yuan Lin segera membersihkan diri dan berganti pakaian. ia duduk sebentar memikirkan bagaimana caranya dia bisa menemukan tujuh air mata pelangi untuk meningkatkan kultivasinya.


"Dimana aku bisa menemukannya. tujuh air mata pelangi.... aihhh aku harus secepatnya mencari agar aku dapat naik ketingkat selanjutnya dan bisa mengalahkan mereka. aku merasa saat ini mereka sudah benar-benar menyiapkan semuanya walaupun belum 100%. ck merepotkan saja." ucap Yuan lin. mereka yang di maksud Yuan Lin adalah raja iblis dan para pengikutnya.


saat larut dalam meditasinya tiba-tiba saja ketukan pintu terdengar yang mana membuat gadis itu membuka matanya dan membukakan pintu karena ia sudah tahu siapa yang datang.


"Apakah sudah siap?" tanya Yuan Lin ketika melihat Yin Su sudah berdiri di depan pintu.


"Sudah nona. mari ikuti saja." jawab Yin su yang di angguki Yuan Lin


Merekapun menuju ke sebuah ruangan yang sudah di penuhi banyak sekali makanan. Yuan Lin yang melihat itupun hanya bisa menatapnya saja dengan aneh karena sejujurnya ia masih sangat kenyang walaupun sudah dua hari dia tidak makan.


Setelah makan malam bersama kini Yuan Lin berpamitan untuk segera pergi walaupun hari sudah malam itu tidaklah menjadi masalah baginya. ia tidak ingin menunda-nunda sesuatu karena semakin ia menunda sesuatu semakin banyak pula hal-hal baru yang akan datang menghampirinya.


Ia pergi menuju hutan dan mencari tempat untuknya bermalam. saat melihat ada sebuah goa ia pun menghampirinya tanpa pikir panjang. baru menginjakkan kakinya sampai di depan mulut goa, bau yang sangat tidak sedap langsung masuk kedalam hidungnya.


"Hoekkk...bau apa ini sangat menjijikkan." ucap Yuan Lin dengan menutup hidungnya.


Night everyone 💜 aku update lagi nih hehehe. gimana rindu nggak??? maaf ya jarang up alasannya masih sama seperti sebelumnya wkwk...jangan bosan-bosan ya because your my hope 😭 walaupun aku jarang up tapi percayalah setiap harinya tanganku bergulat sama bolpoin buat nulis ceritanya di buku. sekali lagi mohon maaf ya.


Di kasih like come rate dan vote aja aku udah makasih banget karena aku sadar jarang up banget kan akhir akhir ini.

__ADS_1


Oke segini dulu ya see you next eps 🥰🥰 author sayang kalian 😘😘


__ADS_2