Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Mengabdi Seumur Hidup (LPT : SANG PENGUASA Perdamaian Dua Alam" )


__ADS_3

"Akhirnya saya menemukan anda junjungan." kata Li Chung dengan menghela nafasnya lega.


"Li kau ada disini." kata Xi Shen debgan melihat ke arah orang kepercayaan yang sangat setia padanya.


"Benar junjungan. saya sudah mencari anda sangat lama dan baru sekarang saya menemukan keberadaan anda. saya minta maaf karena baru menemukan anda sekarang." ucap Li Chung.


"Tidak perlu di pikirkan. bagaimana keadaan kerajaan apakah semua baik-baik saja setelah dua orang itu musnah?" tanya Xi Shen.


"Justru itu saya mencari anda. keadaan di kerajaan sekarang sangat kacau. semua orang memperebutkan posisi junjungan dan saling menyerang satu sama lain. sebelum saya sampai ke dunia bawah, saya pergi ke alam dewa dan tak sengaja mendengar jika kaisar langit akan mengirimkan pasukannya untuk menyerang kerajaan neraka. mereka akan memanfaatkan keadaan ini untuk membalaskan dendam kaisar langit pada kerajaan neraka karena sudah melukai permaisurinya." jawab Li Chung yang membuat Xi Shen terkejut.


"Baiklah aku akan kesana dan memberitahukan jika tidak ada yang pantas duduk di singgasanaku kecuali calon penerus ku." kata Xi Shen yang membuat Li Chung bingung.


"Calon penerus?" tanya Li Chung dengan bingungnya.


"Ya dia adalah penerusku. hei kau kemarilah kenapa kau malah berdiri saja disana." kata Xi Shen dengan menarik Zhi Qing agar ke hadapannya.


"Dia adalah penerusku yang akan menggantikan ku." kata Xi Shen dengan memperkenalkan Zhi Qing pada Li Chung.


"Bukan. aku hanyalah seorang pengembara. dia hanya mengarang cerita saja. sudahlah pak tua kenapa kau sangat ingin aku menjadi penerusmu bukankah ada dia. suruh dia yang menjadi penerusmu dan jangan memaksaku lagi." kata Zhi Qing


"Lancang. siapa kau berani berbicara tidak sopan pada junjunganku." seru Li Chung yang tidak terima dengan. cara berbicara Zhi Qing pada Xi Shen.


"Sudah hentikan. dia adalah yang aku ceritakan padamu. mulai sekarang kau harus menghormati dia seperti kau juga menghormati aku karena dia akan menggantikanku menjadi raja neraka." ujar Xi Shen yang membuat Li Chung terkejut kemudian menatap ke arah Zhi Qing dari atas sampai bawah.


"Sudah sudah lebih baik kita ke kerajaan sekarang. dan kau harus ikut karena aku akan memperkenalkan dirimu jika kau akan menjadi calon penerusku." kata Xi Shen yang membuat Zhi Qing kesal bukan main.


Setelah menghadiri jamuan makan Yuan Lin keluar dan melihat ratusan orang di luar istana. ia bermaksud untuk pergi ke kota kecilnya dan melihat bagaimana keadaannya tapi kemudian ia mengurungkan niatnya ketika mendengar ucapan salah seorang prajurit jika semua orang itu datang hanya untuk melihat kondisi Yuan Lin

__ADS_1


"Ck merepotkan sekali kenapa mereka harus ada disini. lebih baik aku lewat belakang saja." ucap Yuan Lin dengan berlalu pergi.


Ia melewati gerbang belakang agar semua orang tidak mengetahuinya. setelah berhasil melewati gerbang belakang ia naik ke atas pohon dan melihat orang-orang tadi yang rata-rata membawa buah tangan. mendadak Yuan Lin menjadi bergidik melihat itu semua.


Setelah itu ia melesat menuju kota kecil miliknya. ia ingin melihat bagaimana keadaannya disana setelah lama dia tidak mengunjungi dan memperhatikan semua pasukannya. Ia menyamar menjadi seorang laki-laki dengan penutup wajah serta berpenampilan seperti seorang pengemis.


"Permisi." ucap Yuan Lin pada dua orang penjaga pintu gerbang.


Melihat ada seorang laki-laki berpenampilan seperti seorang pengemis membuat dua orang yang menjaga di depan gerbang melihat ke arahnya dan menyambutnya dengan senyum ramah.


"Ada apa? apakah ada yang bisa kami bantu?" tanya Qi Ruin dengan ramahnya.


"Bisakah kalian memberiku air. aku sangat haus. maaf jika itu merepotkan kalian." jawab Yuan Lin dengan suara yang di buat seperti seorang pria.


"Sebelumnya siapa kau?" tanya Qi Ruin


"Benarkah begitu?" tanya Qi Ruin dengan penuh selidik karena ia tidak mau jika ada penyusup atau musuh yang bisa masuk ke kota kecil milik nonanya apalagi sampai membuat kekacauan.


Setelah menatap cukup lama akhirnya ia pun mengangguk saja


"Oh baiklah sebentar." ucap Qi Ruin dengan berlalu masuk.


Tak sengaja Qian Yu melihat itu dan langsung menghampirinya. ia menatap ke arah Yuan Lin dari atas sampai bawah.


"Ada apa ini?" tanya Qian Yu.


"Begini ketua. laki-laki ini adalah seorang pengembara yang ingin meminta air." jawab Fujin Li

__ADS_1


"Ah iya benar saya hanyalah seorang pengembara yang ingin meminta air karena sudah beberapa hari ini saya tidak minum jadi saya merasa agak haus." ujar Yuan Lin.


"Ohh begitukah. baiklah kau boleh duduk disini dan menunggu." kata Qiang Yu dengan tersenyum ramah.


"Terimakasih karena sudah berbaik hati pada saya. saya baru pertama mendapatkan perlakuan seperti ini. di luar sana semua orang memandang saya hina dan tidak bisa apa-apa. saya sungguh berterimakasih untuk ini." kata Yuan Lin


"Ya karena disini kami selalu di ajari semua hal oleh nona kami dan sampai sekarang kami masih menjalankannya." ucap Qian Yu dengan. tersenyum.


"Apakah tuan tidak khawatir jika saya adalah mata-mata atau seorang musuh yang sedang menyamar?" tanya Yuan Lin.


"Jika kau bermaksud tidak baik maka saat ini kau sudah tidak bisa berdiri lagi disini. aku percaya kau adalah orang baik jadi apa yang aku buat membiarkan saja." jawab Qian Yu dengan tersenyum Ramah tapi membuat Yuan Lin bingung.


"Apa yang dia buat?" batin Yuan Lin dengan penasarannya.


"Emm jika tidak keberatan apakah saya bisa menemui nona yang sudah mengajari kalian menjadi orang-orang yang sangat baik seperti ini?" tanya Yuan Lin lagi yang membuat ketiga orang yang sedang berdiri itu berubah menjadi murung


"Nona tidak ada disini. dia sedang ada urusan." jawab Qian Yu dengan senyum yang di paksakan.


"Sayang sekali karena tidak bisa bertemu dengan nona kalian. emm jika boleh tahu seperti apa dia? saya berfikir jika dia sangat baik dan memiliki aura kepemimpinan yang sangat kuat bukankah begitu?" tanya Yuan Lin


"Ya begitulah. nona sangat baik sehingga kami hanya bisa membalasnya dengan cara mengabdi seumur hidup kami." jawab Qian Yu


Yuan Lin yang mendengar ucapan itupun hanya tersenyum saja kemudian menggunakan suara aslinya yang membuat ketiganya terkejut bukan main.


Afternoon baby. gimana kabar kalian? sehat yah. emm gini,,,jadi mulai besok mungkin author udah ngga sibuk lagi dan akan aku usahain buat up yang banyak ya. maaf kalau kemarin kemarin ini up nya ngga teratur, like nya menurun, jumlah yang baca pun juga menurun😭😭 keknya semuanya turun semenjak aku jarang up apalagi cerita yang makin ngga karuan. hufttt tapi gpp author akan berusaha yang lebih baik lagi.


Maaf ya💜

__ADS_1


__ADS_2