
Beberapa saat kemudian setelah mereka mencari ralat mengacak-acak semua buku yang ada di perpustakaan tersebut akhirnya menemukan apa yang mereka cari.
"Saya menemukannya nona." kata Xin yang membuat naga yang menghampirinya begitupun juga dengan Yuan Lin
"Apa yang kau temukan?" tanya naga Yang .
"Petunjuk gerbang menuju alam atas." jawab Xin yang di angguki Yuan Lin kemudian mengambil buku tersebut
Xiao melihat ada sebuah kotak hitam yang sudah cukup usang. karena penasaran akhirnya ia pun memeriksa apa yang ada di dalam kotak tersebut. beberapa buku tersusun dengan rapi namun nampak tidak terawat.
"Buku apa ini." gumam Xiao dengan membaca satu persatu buku yang ada di dalam kotak hitam tersebut
Di urutan paling bawah ketika dia membaca judul bukunya ia di buat terkejut dan langsung mengambil buku itu serta membersihkannya.
"Kerajaan Elf..." ucap Xiao yang langsung beranjak dari sana.
"Nona lihatlah ini apa yang saya temukan." kata Xiao dengan menghampiri Yuan Lin Dan menyerahkan buku yang baru saja di ambil.
"Ini yang aku cari. baiklah terimakasih karena sudah membantu aku pergi dulu. jangan lupa rapikan kembali perpustakaan ini." kata Yuan Lin kemudian menghilang.
Setelah Yuan Lin pergi semuanya menatap bagaimana kondisi perpustakaan tersebut yang sangat berantakan. mereka hanya bisa saling pandang saja melihat itu kemudian mulai membereskannya satu persatu.
__ADS_1
Setelah menemukan apa yang dia cari akhirnya Yuan Lin memutuskan untuk kembali ke istana. di dalam istana lagi-lagi semua orang mencari keberadaan Yuan Lin.
"Bagaimana apakah kau menemukannya?" tanya pangeran Han Tian pada pangeran Huang Hun.
"Tidak. kenapa dia sangat suka menghilang dan membuat orang lain sibuk mencarinya. sebenarnya kemana dia pergi." kata pangeran Huang Hun.
Dari arah berlawanan Yuan Lin berjalan dengan santainya. ia tidak tahu jika semua orang tengah di buat kalang kabut dengan tingkahnya lagi. hingga sesaat kemudian pangeran Han Tian melihat itu dan langsung menghampirinya.
"Lin Lin dari mana saja kau?! apakah kau tahu semua orang mencarimu disini." kata pangeran Han Tian dengan kesalnya.
"Aku hanya keluar untuk mencari angin segar oh ya dan ini aku belikan kalian permen tanghulu " kata Yuan Lin kemudian berjalan meninggalkan kedua pangeran itu.
"Adikmu benar-benar aneh pangeran." kata pangeran Huang Hun.
Setelah sampai di kamarnya dan baru saja akan mengeluarkan buku tiba-tiba saja kedua kakaknya masuk yang membuat Yuan Lin mengurungkan niatnya.
"Ada apa kalian kemari?" tanya Yuan Lin dengan herannya.
"Sebenarnya apa yang sedang kau lakukan Lin Lin kenapa setelah kau bangun, aku merasa kau menjadi sangat aneh. tingkahnya seperti waktu pertama kali kau datang ke istana ini setelah di asingkan." kata pangeran Han Tian .
"Tidak ada aku hanya memastikan keadaan luar saja dan mencari angin segar. apa ada lagi yang ingin kau tanya? aku sedang sibuk dan tidak ingin di ganggu." kata Yuan Lin yang membuat keduanya hanya bisa saling tatap saja.
__ADS_1
"Hmm baiklah malam nanti kau ikut makan malam aku akan menjemputmu." kata pangeran Han Tian yang di angguki oleh Yuan Lin kemudian berlalu keluar.
Setelah kedua pangeran itu keluar, Yuan Lin pun langsung mengunci pintunya dan mengeluarkan bukunya. sebuah buku dengan sampul bewarna biru dan lambang peri kecil dan kerajaannya. Ia menatap buku tersebut cukup lama sebelum akhirnya mulai membuka satu persatu halaman dari buku tersebut.
"Ada banyak sekali halaman disini. jika aku membaca semuanya maka akan memakan waktu cukup lama. lebih baik aku mencari intinya saja. semoga saja ada petunjuk." gumam Yuan Lin.
Ia membolak-balik satu persatu halaman dengan begitu teliti hingga beberapa saat sampailah di di tengah-tengah halaman buku tersebut yang bertuliskan 4 kitab kerajaan Elf. Tentu hal tersebut membuat Yuan Lin sangat senang. ia pun mulai membacanya satu persatu.
Dituliskan jika dahulu kerajaan Elf di pimpin oleh seorang raja yang terkenal dengan kecerdasan dan kemampuannya dalam memimpin kerajaan sehingga membuat kerajaan elf sampai di masa kejayaan dan menjadi satu-satunya kerajaan terkuat di seluruh lapisan dunia.
Tidak hanya itu saja Budi pekerti yang baik selalu menjadi ciri khas dari sosok raja kerajaan Elf. panggil saja raja Ximen. ia terkenal tegas dan penuh perhitungan dalam melakukan suatu hal. ia juga mempunyai sifat kejam jika di hadapkan dengan orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
Dalam beratus-ratus tahun meditasinya ia berhasil membuat 4 kitab yang sangat sulit dan tidak bisa di lakukan oleh orang lain. ia menamai kitab itu antara lain adalah kitab putih, kitab hitam, kitab kuno serta kitab merah. masing-masing berisi ajaran-ajaran yang berbeda serta teknik-teknik kuat yang tidak mudah di pahami oleh orang lain.
Ia menciptakan semua itu tentu dengan usaha yang tidak mudah dan rela meninggalkan kerajaannya hanya untuk membuat kitab tersebut. tujuannya saat itu adalah membuat perdamaian di seluruh lapisan dunia. sementara itu ia menyerahkan tugasnya sebagai seorang raja pada adiknya yang bernama Meiuzo.
Beberapa ratus tahun kemudian, Kabar tentang kepergian raja Ximen tentu membuat pasukan musuh sangat di untungkan. walaupun saat itu kerajaan elf di pimpin oleh Meiuzo tapi kekuatan yang di miliki Meiuzo masih jauh di bawah raja Ximen.
Mereka menyiapkan rencana dan mengajak siapa saja yang menginginkan kehancuran kerajaan elf untuk bergabung dan menyerang kerajaan elf. tentu saja banyak sekali yang bersedia menjadi sekutu pasukan musuh karena tidak hanya satu ataupun dua kerajaan yang merasa sangat iri dengan kejayaan kerajaan elf.
Mereka mengumpulkan sekutu sebanyak-banyaknya karena perbedaan kekuatan antara ras elf dan mereka sangat jauh. kekuatan satu elf sama dengan lima orang anggota musuh. bayangkan saja bagaimana kuatnya mereka, tak heran jika kerajaan mereka adalah kerajaan terkuat di seluruh lapisan dunia.
__ADS_1
Sementara di kerajaan elf kondisinya masih sama seperti sebelumnya sangat tenang dan berjalan seperti biasanya. mereka tidak mengetahui jika pasukan musuh sudah mulai bergerak.