Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Mengerjai Sepasang Kekasih (LPT : SANG PENGUASA "Perdamaian Dua Alam" )


__ADS_3

Di dunia bawah, saat ini Yuan Lin tengah berkumpul bersama semua anggota pasukan khusus miliknya. dia juga mengatakan akan segera meninggalkan dunia bawah dan menuju ke alam atas karena suatu tugas yang harus dia jalankan.


Mendengar hal tersebut tentu saja membuat semua anggotanya terkejut bukan main. tapi mereka hanya bisa mengangguk saja karena memang benar dan mereka tau bagaimana pencapaian nona mereka saat ini.


"Aku harap kalian bisa melindungi dunia bawah terutama orang-orang terdekatku dan semua keluargaku. aku tidak tahu kapan akan kembali tapi aku akan memberikan kabar pada kalian." kata Yuan Lin.


"Baiklah nona kami akan bekerja lebih keras lagi dan akan memastikan semuanya baik-baik saja setelah nona pergi." kata Qian Yu yang di angguki oleh Yuan Lin.


"Baiklah aku sudah selesai. aku akan pergi ke istana menemui ayahku dulu. kalian bisa lanjutkan latihan kalian." kata Yuan Lin dengan beranjak pergi.


Yuan Lin menuju ke istana untuk mengatakan hal tersebut pada kaisar Wei dan para kakaknya. tapi di tengah-tengah perjalanannya ia melihat sosok laki-laki yang tak asing di matanya sedang berjalan bersama seorang gadis. mereka bercanda tawa seperti seorang kekasih. melihat hal itupun membuat Yuan Lin tersenyum kecil.


"Aku merasa tidak asing dengan gadis itu. dimana aku pernah bertemu." gumam Yuan Lin dengan mengingat.


Ia terus memperhatikan mereka berdua dan tiba-tiba saja sebuah senyum menyeringai keluar dari bibir gadis itu. ia pun melesat dengan sangat cepat dan sekarang dia sudah berada di samping pohon yang letaknya sudah dekat dengan dua insan yang sedang di mabuk asmara.


"Kapan lagi aku mempunyai kesempatan ini." gumam Yuan Lin dengan senyuman devil.


Ia pun mengambil satu batu berukuran kecil dan di lemparkan pada gadis itu hingga membuat sang empunya menoleh dengan mengelus kepalanya.


"Kenapa aku merasa ada yang melempari ku dengan batu." gumam Yu Mirai dengan mengelus kepalanya.


"Ada apa?" tanya pangeran Han Tian.


"Tidak ada hehehe." jawab Yu Mirai.


Ya mereka sekarang adalah sepasang kekasih. entah bagaimana kejadiannya, berawal dari pertemuan mereka di hutan kini membuat keduanya sama-sama merasakan debaran yang tak biasa untuk pertama kalinya.

__ADS_1


Mereka sama-sama memiliki rasa tertarik dan memutuskan untuk menjalin hubungan lebih dari sekedar teman.


"Oh iya aku sangat seneng bisa mengenal gadis secantik dirimu." kata pangeran Han Tian yang membuat wajah Yu Mirai langsung memerah.


"Itu terdengar sangat menggelikan." kata Yu Mirai dengan memalingkan wajahnya.


"Ohh ayolahhh aku sedang berbicara yang sesungguhnya. kau ini memang cantik." kata pangeran Han Tian.


Yuan Lin yang mendengar kata-kata manis yang keluar dari mulut pangeran Han Tian pun mendadak ingin muntah karena kalimat itu terdengar sangat menggelikan ketika pangeran Han Tian yang mengucapkannya.


Ia pun kembali mengambil batu kecil dan di lemparkan ke arah Yu Mirai. gadis itu berdiri dengan tatapan marahnya dan berteriak.


"Hei keluar kau dasar pengecut. jangan bersembunyi kau pikir aku tidak tahu." teriak Yu Mirai yang membuat pangeran Han Tian terkejut.


"Yu'er ada apa? disini tidak ada siapapun selain kita." kata pangeran Han Tian dengan menenangkan Yu Mirai.


"Tidak aku yakin disini ada orang lain karena dia terus melempari ku dengan batu." kata Yu Mirai.


"Kau benar. mungkin saja itu hanya perasaanku." ujar Yu Mirai


Merekapun kembali duduk dan melanjutkan perbincangan mereka. tapi semakin lama sesuatu yang mengenai kepala mereka seperti terasa lebih banyak dari tadi.


"Aku yang salah. ternyata dugaan mu benar Yu'er ada orang lain selain kita." kata pangeran Han Tian ketika menyadari ada sesuatu yang janggal.


Yuan Lin pun hanya bisa menahan tawanya saja kemudian melesat lagi dan sekarang sudah berdiri di samping pangeran Han Tian tanpa di ketahui laki-laki itu.


"Gege..." panggil Yuan Lin dengan berbisik di telinga pangeran Han Tian sehingga membuat laki-laki terlonjak kaget dan hampir saja memukul Yuan Lin

__ADS_1


"Lin Lin!!!! kau disini." seru pangeran Han Tian dengan mengelus dadanya.


"Hemm... bagaimana apakah aku mengganggu kalian?" tanya Yuan Lin


"Bukankah kau adalah putri Yuan Lin yang waktu itu menjadi tamu ayahku." kata Yu Mirai yang masih mengingat jelas Yuan Lin.


"Ohhh jadi kau adalah putri kaisar Liu." kata Yuan lin yang membuat pangeran Han Tian hanya bisa melongo saja.


"Ya. ahh tak disangka kita bisa bertemu lagi disini. apakah kau yang tadi mengerjai kami?" tanya Yu Mirai dengan menatap penuh selidik pada Yuan Lin.


"Hahaha hanya sedikit saya tapi itu menyenangkan." jawab Yuan Lin tanpa berdosa.


"Kau benar-benar Lin Lin. sejak kapan kau mempunyai sifat iseng pada orang lain hah." kata pangeran Han Tian dengan kesalnya.


"Sejak aku melihat pasangan kekasih seperti kalian berdua." jawab Yuan Lin dengan santainya membuat wajah mereka berdua memerah.


"Ehhh ada apa dengan wajah kalian. oh ahaha apakah benar yang aku katakan kalian adalah pasangan kekasih. ck kenapa harus malu aku akan mendukung hubungan kalian. cepatlah menikah." kata Yuan Lin yang membuat kedua terkejut.


"A apa yang kau katakan Lin Lin?" tanya pangeran Han Tian yang seperti salah mendengar.


"Aku mendukung hubungan kalian berdua dan segeralah menikah." kata Yuan Lin lagi.


"Jadi kau adalah adiknya?" tanya Yu Mirai yang membuat Yuan Lin mengangguk.


Hal tersebut tentu saja membuat Yu Mirai malu. ia tidak tahu harus bereaksi seperti apa karena kepergok langsung oleh adik kekasihnya saat mereka sedang berduaan.


"Aku juga sedang merencanakan itu Lin Lin. tapi benarkah kau mendukung hubunganku dengannya." bisik pangeran Han Tian.

__ADS_1


"Tentu saja aku mendukungmu Gege. aku tau dia gadis seperti apa. jika kau mendapatkan gadis lain aku tidak yakin aku bisa menerima seperti sekarang ini." ujar Yuan Lin dengan suara pelannya.


"A ada apa kalian berbisik-bisik seperti itu." tanya Yu Mirai yang merasa jika kakak adik itu tengah membicarakannya.


__ADS_2