
Beberapa orang yang sedang berlalu lalang yang melihat itupun tidak percaya jika Zhi Qing melakukan hal itu pada Ana Ling yang di rumorkan jika mereka adalah pasangan dan akan segera menjadi suami istri di waktu dekat.
"Ini tidak bisa di percaya. siapa gadis itu kenapa raja kita sangat mengistimewakannya."
"Apakah gadis itu yang membuat raja berbuat kasar pada putri Ana Ling."
Mendapatkan perlakuan seperti itu di depan banyaknya orang membuat Ana Ling sangat malu dan berdiri bermaksud ingin menampar Yuan Lin tapi dengan sigap Yuan Lin memegang tangan Ana Ling dengan sangat erat.
"Lepaskan aku gadis tidak tahu malu. aku akan memberikan pelajaran padamu karena sudah merebut kekasihku." kata Ana Ling dengan memberontak meminta untuk dilepaskan.
"Seperti yang di katakannya aku tidak suka di sentuh orang lain. jangan berani untuk menyentuhku seujung kuku saja atau itu akan menjadi terakhir kalinya kau memiliki jari-jari ini." kata Yuan Lin dengan nada yang mengancam kemudian melepaskan tangan Ana Ling dengan begitu kasarnya.
"Kau pikir aku takut dengan ancaman rendahanmu itu. kau tidak tahu siapa aku hah. jika aku kau saat ini juga kau akan di hukum karena telah berbuat buruk padaku. kau tau raja neraka sangat menyayangi ku dan akan melakukan apapun jika ada orang yang berani menyakitiku termasuk itu dirimu." kata Ana Ling.
"Oh benarkah begitu. maka lakukan apa saja yang kau mau." kata Yuan Lin dengan santainya.
"Tunggu apa lagi apakah kau tidak mendengar apa yang di katakan kekasihku." kata Zhi Qing yang Ana Ling hanya bisa berdecak kesal karena Zhi Qing sama sekali tidak membelanya.
"Jadi itu gadis yang menempel padamu?" tahta Yuan Lin pada Zhi Qing
__ADS_1
"Ya. bagaimana menurutmu? aku sangat malas jika bertemu dengannya." jawab Zhi Qing
"Ck benar-benar sangat menyebalkan kenapa disini ada gadis seperti itu lagi. aku sudah muak berhadapan dengan gadis seperti itu di dunia kita sebelumnya. dan kini aku harus berhadapan lagi. ck kau saja mengurusnya aku tidak berurusan dengannya." kata Yuan Lin yang benar-benar sangat malas jika berurusan dengan hal itu lagi.
"Apa kau akan membiarkan aku terus terusan di ganggu gadis itu." kata Zhi Qing.
"Tentu saja tidak. kau pikir aku hanya akan diam saja melihat dia terus menempel padaku. dan apa dia kata tadi, merebut kekasihnya ck yang benar saja sejak kapan di menjadi kekasihnya dirimu." kata Yuan Lin yang terlihat kesal.
"Ya ya aku tau kau memang sangat mencintaiku hahaha." kata Zhi Qing dengan bangganya tapi itu justru membuat dirinya mendapatkan pukulan telak di kepalanya.
"Apa kau mengajakku kesini hanya untuk berdiri di depan istana saja." kata Yuan Lin yang membuat Zhi Qing terkejut.
Disisi lain Ana Ling tengah berada di ruangan raja Xi Shen. ia menangis memberitahu raja Xi Shen tentang apa yang di sudah dilakukan Yuan Lin Dan Zhi Qing padanya. ia pikir dengan begitu raja Xi Shen akan bersimpati dengannya tapi itu hanyalah pikiran konyolnya saja.
"Kenapa harus menangis seperti ini. sebelum kau dekat dengannya gadis yang datang bersamanya sudah jauh lebih dekat dengan Zhi lebih dulu." kata raja Xi Shen yang membuat Ana Ling terkejut.
"Tidak mungkin. dia hanyalah gadis yang sudah merebut Zhi dariku. dia juga sudah menyerangku duluan aku tidak terima dia berbuat seperti ini padaku. kau harus menghukumnya." kata Ana Ling yang bersikeras agar Yuan Lin mendapatkan hukuman.
"Apa kau sudah gila! aku saja tidak berani berdekatan dengannya apalagi sampai menghukumnya." kata raja Xi Shen.
__ADS_1
"Kenapa. apa yang kau Takuti bukankah kau adalah raja neraka yang kuat dan tidak pernah takut dengan apapun. lantas mengapa sekarang dengan seorang gadis biasa saja kau tidak berani." kata Ana Ling dengan penasarannya.
"Intinya aku tidak mau berurusan dengannya apalgi berurusan dengan Zhi. sudahlah aku masih banyak pekerjaan lebih baik kau kembali saja jangan menggangguku." kata raja Xi Shen dengan mengusir Ana Ling
Ana Ling keluar dengan menghentakkan kakinya seperti anak kecil. ia sungguh tidak habis pikir kenapa Raja neraka itu terlihat takut dan enggan berurusan dengan Zhi Qing dan Yuan Lin.
"Sebenarnya siapa dia. aku bisa melihat dia hanyalah seorang gadis biasa saja yang tidak punya kekuatan apapun. dibandingkan dengan diriku aku jauh lebih kuat, aku cantik, banyak orang yang mengenalku. apa yang sebenarnya dia tidak suka dariku sehingga lebih memilih bersama gadis yang asal usulnya tidak jelas itu." gerutu Ana Ling dengan kesalnya.
Ia tidak tahu jika perkataan saat ini sudah di dengar oleh Yuan Lin. ketika mendengar ucapan Ana Ling tadi membuat Yuan Lin mengingat kejadian masalalu yang sangat pahit dan sangat menyakitkan. asal usulnya yang tidak jelas hingga kehidupannya yang penuh dengan rintangan.
"Tidak perlu di masukkan ke hatimu. anggap saja itu hanyalah angin lalu. jika kau terus menerus dendam dengan masa lalu itu akan membuat mu semakin buruk bukan membuat mu lebih baik." kata Zhi Qing yang melihat jika Yuan Lin tengah menahan amarahnya. dia dengan sabarnya menenangkan Yuan Lin sehingga gadis itu sedikit demi sedikit mulai tenang.
"Jangan terus larut dalam ingatan masa lalumu. lebih baik kau pikirkan apa yang akan terjadi dimasa depan dan apa yang akan kau lakukan. Aku ada disini bersama dan akan selalu ada disisimu kapanpun kau mau. aku berjanji untuk itu." kata Zhi Qing yang membuat Yuan Lin mendongak menatapnya.
"Terimakasih. aku sangat beruntung karena aku bisa tetap bersamamu di dunia itu dan disini. kau selalu bisa membuat keadaan ku menjadi lebih baik." ucap Yuan Lin dengan memeluk Zhi Qing.
"Tugasku adalah menjagamu dan membuat mu bahagia apapun keadaannya. berjanjilah padaku kau tidak akan memikirkan kehidupan mu di masalalu. aku tidak mau kau bersedih karena itu." kata Zhi Qing yang di angguki Yuan Lin.
Ia tersenyum manis kemudian mengecup kening gadis itu dengan lamanya menyalurkan semua kasih sayangnya hanya untuk gadis yang sedang berada di pelukannya.
__ADS_1
"Siallll... seharusnya aku yang ada di posisinya. kau lihat saja aku akan memberikan pelajaran padamu." kata Ana Ling yang tak sengAja melihat hal itu.