Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Cerita Patricia (LPT S2)


__ADS_3

Tak terasa hari sudah pagi. Niken sedang bersiap untuk keluar. ia tidak tahu ingin pergi kemana karena itu ia hanya berpakaian seadaanya saja. Zein sudah berangkat pagi-pagi sekali sebelum Niken bangun karena ia takut jika Niken akan mengira dia sudah bermacam-macam padanya karena kejadian tadi malam.


Gadis itu berjalan dengan santainya. pagi ini suasana di kota L cukup dingin mungkin saja karena sudah mendekati musim salju. semua orang berlalu lalang dengan menggunakan pakaian tebal karena cuacanya cukup dingin.


Sedari tadi Niken berjalan ia merasa seperti ada yang mengikutinya tapi ia tidak terlalu menghiraukannya namun saat ia tak sengaja menunduk ia di buat terkejut lagi ketika melihat kalungnya kembali mengeluarkan cahaya dan cahaya yang keluar sekarang sangat terang.


Ia pun merasa ada yang aneh dengan semua ini. kemarin saat di sedang mengejar seorang pencopet, ia juga merasakan ada seseorang yang selalu memperhatikan gerak-gerik nya dan sekarang ia juga merasa tengah di perhatikan lagi.


"Aku merasa kalung ini akan bersinar jika aku sedang i ikuti oleh seseorang. apakah ada sesuatu yang tidak aku ketahui." gumam Niken kemudian celingukan mencari orang yang dirasa tengah memperhatikan gerak geriknya.


Karena merasa ada yang aneh pun gadis itu berlari dengan sangat cepat hingga menghilang di pertigaan. seseorang dengan mobil hitamnya berhenti ketika kehilangan jejak Niken.


"Kemana perginya dia sayang? kenapa tiba-tiba aja dia berlari secepat itu?" tanya seorang pria yang tak lain dan tak bukan adalah Herluc.


"Kau lihat ini." kata Patricia dengan menunjuk kalungnya yang semakin mengeluarkan cahaya biru terang.


Tiba-tiba saja pintu mobil mereka di ketuk eh seseorang sehingga membuat Patricia tersenyum senang.


"Sudah ku bilang dia yang akan menemui kita." kata Patricia kemudian membuka kaca jendela mobilnya.


Terlihat wajah seorang gadis cantik di depannya. Niken yang melihat siapa wanita yang membukakan kaca mobilnya pun terkejut.

__ADS_1


"Permaisuri Jia Li." batin Niken .


"Ada apa? apakah kau perlu bantuan?" tanya Patricia dengan senyum ramahnya.


Herluc yang melihat jika gadis yang selama ini dia tunggu-tunggu akhirnya datang dan menemuinya pun langsung tersenyum dengan cerahnya.


"Ahh i tu tidak tapi saya perhatikan jika mobil nyonya sedari tadi mengikuti saya." kata Niken .


"Benarkah begitu Yuna ahh bukan maksudku putri Yuan Lin ahh bukan itu juga maksud ku adalah Niken." kata Patricia yang membuat Niken terkejut.


"Apa yang kau katakan sayang. dia tidak akan paham." seru Herluc dengan menatap sinis ke arah istrinya.


Niken pun mengalihkan pandangannya pada pria yang duduk di samping wanita itu. ia merasa tidak asing dengan wajah pria itu. ia juga pernah melihatnya tapi dimana.


Tentu saja Niken bingung dengan semua ini. bagaimana wanita yang sangat mirip dengan permaisuri Jia Li itu tau nama aslinya dan juga tubuh yang ia tempati.


Patricia hanya terkekeh kecil saja kemudian ia mengajak Niken masuk kedalam mobil. karena merasa ada yang harus dia tanyakan pada dua orang yang tidak dia kenali ini akhirnya ia pun ikut masuk kedalam mobil.


"Sebenarnya siapa kalian? kenapa kalian terus mengikutiku?" tanya Niken yang membuat Patricia tersenyum kemudian menyentuh kalung Niken yang tengah bersinar.


"Karena ini." kata Patricia dengan menjukkan kalung miliki yang sama persis dengan milik Niken. keduanya sama-sama bersinar dengan terangnya sehingga membuat Niken bingung.

__ADS_1


"Kenapa kau memiliki kalung ini juga?" tanya Niken.


"Kalung ini hanya di khususkan untuk putriku dan aku." jawab Patricia.


"Apa maksudmu?" tanyanya lagi yang semakin bingung


"Katakan saja kalau kita adalah orang tuanya kenapa kau senang sekali berteka teki." timpal Herluc dengan kesalnya.


"Ck jika tidak begitu dia tidak akan mengerti. akan bunda jelaskan." kata Patricia.


"Sebentar aku tidak mengerti dengan semua ini. bagaimana kau bisa tau nama Yuna, putri Yuan Lin Dan Niken? kenapa kau memiliki kalung yang sama denganku? dan kenapa wajah kalian berdua sangat mirip dengan apa yang aku lihat di dalam kalung ini. wajahmu seperti permaisuri Jia Lin sedangkan dia aku tidak mengenalmu." kata Niken yang memberikan banyak pertanyaan.


"Karena aku memang permaisuri Jia Li dan dia adalah suamiku Han Zou. kami sudah menunggu kedatangan mu sangat lama disini dan sekarang kau menemui kami. jika kau masih belum mengerti aku akan menjelaskannya." kata Patricia dengan tersenyum manis.


Setelah kaisar Wei memiliki seorang selir, posisi permaisuri Jia Li semakin terancam. ia kerap kali mendapat tindakan yang tidak seharusnya dia terima dari selir kaisar Wei yang bernama Xu Qin.


Permaisuri Jia Li tidak pernah mempermasalahkan jika gelarnya yang menjadi seorang permaisuri menjadi milik selir Xu Qin hanya saja yang membuat permaisuri Jia Li marah ketika dia di tuduh ingin meracuni selir itu dan hal itu membuat kaisar Wei begitu marah padanya.


Permaisuri Jia Li di suruh untuk mencari obat untuk menyembuhkan selir Xu Qin padahal wanita itu tidak sakit sama sekali. seorang tabib menyuruh permaisuri Jia Li untuk pergi ke hutan sebelah timur kekaisaran tepatnya hutan Ars yang katanya menyimpan banyak sekali tanaman obat-obatan yang sangat langka.


Karena tidak mau membesar-besarkan masalah ia pun segera pergi sendiri menuju hutan tersebut. namun itu semua hanyalah rencana yang di buat selir Xu Qin untuk bisa melenyapkan permaisuri Jia Li. didalam hutan Ars puluhan orang sudah menanti kedatangannya. puluhan orang itu mengejar permaisuri Jia Li hingga wanita itu bertemu dengan seorang laki-laki tampan dengan rambut panjang yang berwarna putihnya.

__ADS_1


Karena sangat kuat laki-laki itu berhasil mengalahkan puluhan orang yang menyerang permaisuri Jia Li. namun ketika ia menoleh ke arah wanita itu, dia terkejut ketika melihat permaisuri Jia Li yang ingin melepaskan pakaiannya. tak sengaja permaisuri Jia Li menyentuh bunga kecil yang ada di sampingnya yang bisa menaikkan gairah se*s seseorang kalau di dunia modern seperti obat perangsang. singkat ceritanya mereka melakukan hubungan yang tak seharusnya mereka lakukan. karena jika tidak seperti itu maka nyawa permaisuri Jia Li akan terancam.


__ADS_2