
"Sebenarnya aku bukan satu-satunya bangsa Elf yang masih hidup." kata pangeran Meiuzo yang membuat Yuan Lin dan Zhi Qing bingung dan saling tatap saja.
"Apa yang kau bicarakan pangeran?" tanya Zhi Qing
"Iya memang benar, aku bukan satu-satunya bangsa Elf yang masih hidup. ada seseorang lagi yang masih hidup tapi aku menyembunyikannya karena keberadaannya saat itu sangat bahaya dan memprihatinkan." jawab pangeran Meiuzo.
"Lalu kenapa kau ingin meminta tolong padaku? bukankah itu kabar baik bagimu dan kami." tanya Yuan Lin yang tidak paham maksud pangeran Meiuzo.
"Permasalahannya bukan seperti itu ratu." ucap pangeran Meiuzo dengan lesu nya.
"lalu?" tanya keduanya secara bersamaan
"Dia ada di suatu tempat. dan aku membutuhkan bantuan kalian berdua terutama kau ratu." jawab pangeran Meiuzo.
"Baiklah kami akan membantumu. katakan dimana keberadaannya sekarang." kata Yuan Lin yang membuat pangeran Meiuzo mengangguk.
"Peganglah tanganku dan pejamkan mata kalian." kata pangeran Meiuzo
Sedetik kemudian mereka kini berada di suatu tempat yang sangat indah dan di penuhi dengan bunga-bunga bermekaran. bau semerbak wangi dan ada beberapa tumbuhan yang memancarkan cahaya seperti kunang-kunang pada malam hari. sangat indah.
"Ruang dimensi..." ucap Yuan Lin yang langsung paham dimana dia sekarang
"Ikut lah denganku." kata pangeran Meiuzo dengan yang membuat keduanya mengikutinya.
Dari kejauhan sudah bisa di lihat ada seorang gadis yang tengah berbaring di atas batu dengan tubuh bewarna pucat pasi dan tidak bergerak sama sekali.
"Siapa dia pangeran?" tanya Zhi Qing dengan penasarannya.
"Dia kekasihku, Yueyue. aku sudah menunggu berapa ratus tahun untuk menunggu momen ini. sebelumnya aku benar-benar putus asa karena tidak bisa menemukan obat untuk membuatnya kembali sehat seperti semula." kata pangeran Meiuzo yang membuat keduanya cukup terkejut.
__ADS_1
"Pangeran bukankah ini...." ucap Yuan Lin ketika mengetahui apa yang berada di dalam tubuh Yueyue
"Ya memang benar ratu, aku membekukan tubuhnya dengan sihir es jiwa. tidak ada cara lain yang bisa aku lakukan untuk mempertahankan dia." jawab pangeran Meiuzo dengan tatapan yang terus tertuju pada Yueyue.
"Tapi bukankah itu sangat berbahaya. kau mengambil resiko yang sangat besar pangeran. jika terlalu lama dalam sihir es jiwa kekasihmu bisa saja tiada." kata Yuan Lin.
"Aku sudah tidak tahu lagi apa yang harus aku lakukan. hanya itu satu-satunya cara yang aku tahu sehingga Yueyue ku masih bisa bertahan sampai sekarang, tapi mungkin tidak akan lama lagi. jadi, aku mohon tolonglah aku sekali ini saja." kata pangeran Meiuzo dengan bersujud di kaki Zhi Qing dan Yuan Lin.
Mereka berdua tentu saja terkejut dan langsung menyuruh pangeran Meiuzo untuk berdiri karena itu tidak pantas dia lakukan.
"Apa yang kau lakukan pangeran?? tanpa kau minta pun kami bersedia membantu mu untuk menyembuhkan nya selagi kami bisa." ujar Yuan Lin yang membuat pangeran Meiuzo langsung mendongak dengan wajah penuh harap
"Benarkah apa yang kau katakan ratu?" tanya pangeran Meiuzo.
"Tentu saja. sekiranya, apa yang bisa kami bantu?" tanya Yuan Lin.
"Jadi itu alasan mu menanyakan akar roh padaku tadi?" tanya Yuan Lin dengan senyum kecil.
"Ya ratu. sebenarnya aku terkejut tadi ketika kau mengatakannya pada rekanmu." jawab pangeran Meiuzo.
"Kau punya pohon roh sayang?" tanya Zhi Qing yang memang tidak tahu.
"Iya. aku punya satu di ruang dimensi ku." jawab Yuan Lin dengan santainya.
"Itu satu-satunya pohon yang masih hidup sampai sekarang Nana, dan itu tumbuh di ruang dimensi mu?? ckck betapa beruntungnya aku bisa mempersunting mu hahaha." kata Zhi Qing yang tidak sengaja kelepasan dan langsung mendapat pukulan telak dari istrinya.
"Kau ini!! apa tidak lihat bagaimana situasinya sekarang. jangan bercanda dulu." seru Yuan Lin dengan berdecak kesal.
" ah iya benar. maafkan aku pangeran ." kata Zhi Qing dengan meminta maaf pada pangeran Meiuzo.
__ADS_1
"Kau yakin hanya membutuhkan 5 saja pangeran?" tanya Yuan Lin
"Iya itu sudah cukup." jawab pangeran Meiuzo.
Yuan Lin tanpa basa-basi langsung mengeluarkan 5 akar roh yang membuat pangeran Meiuzo berbinar seketika.
"Ambilah ini dan cepat sembuhkan kekasihmu." kata Yuan Lin dengan menyerahkan akar roh pada pangeran Meiuzo.
Pangeran Meiuzo menerima dengan senang hati dan ia langsung duduk dan mengeluarkan tungku untuk membuat penawarnya. Yuan Lin memperhatikan dengan seksama bagaimana cara dan proses yang di lakukan pangeran Meiuzo dalam membuat obat.
"Benar-benar sangat hebat. rupanya dia juga seorang alkemis." ucap Yuan Lin dengan berdecak kagum begitupun Zhi Qing
Tanpa menunggu lama, kini akar roh tadi sudah berubah menjadi 2 buah pil bewarna ungu. pangeran Meiuzo bergegas menghampiri tubuh kekasihnya. ia menatap dan memegang tangannya yang sudah sedingin es bahkan jika manusia biasa tidak akan tahan lama jika memegangnya.
Dia duduk di samping Yueyue dengan memegang dahi gadis itu. ia memejamkan matanya dan seketika cahaya putih masuk ke dalam dahi gadis itu. rupanya pangeran Meiuzo akan mengehentikan pengawetan tubuh yang ia lakukan selama ini.
Keduanya hanya saling diam saja dan memperhatikan bagaimana pangeran Meiuzo begitu berjuang untuk menyembuhkan kekasihnya Yueyue.
Keringat sebesar biji jagung sudah nampak di wajah pangeran Meiuzo ketika perlahan-lahan wajah pucat milik kekasihnya sudah menunjukkan perubahan. dia menggigit bibirnya dengan otot-ototnya yang sudah menonjol keluar. tubuhnya benar-benar bergetar hebat.
"Aku akan membantunya." kata Zhi Qing yang di angguki oleh Yuan Lin
Zhi Qing pun berdiri di belakang pangeran Meiuzo dan mentransferkan energi padanya. cahaya berwarna merah pun seketika masuk kedalam tubuh pangeran Meiuzo dan membuat laki-laki itu tenang seketika.
Tubuh Yueyue pun sedikit demi sedikit sudah menunjukkan kehidupan. yang sebelumnya pucat pasi kini sudah memiliki rona kehidupan namun belum semuanya. proses mereka masih lama karena sekarang baru sampai ke lengan Yueyue saja.
Jika saja pangeran Meiuzo tidak mendapatkan energi tambahan mungkin saja dia sekarang sudah terkapar lemas tidak berdaya karena kehabisan tenaga dalam.
Berbeda saat memberikan sihir es jiwa, justru untuk menghilangkannya tidak mudah dan membutuhkan banyak sekali enegi Qi maupun kehidupan. Yuan Lin juga tidak tinggal diam saja, dia menyiapkan beberapa ramuan untuk ketiga orang itu ketika mereka berhasil, tapi pandangan Yuan Lin juga tidak pernah berpaling dari mereka bertiga.
__ADS_1