Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Mengajak Keduanya (LPT : SANG PENGUASA "Perdamaian Dua Alam" )


__ADS_3

"Aku merasa jika mereka memiliki banyak kemampuan yang tidak di ketahui banyak orang." kata Zhi Qing yang terus melihat bagaimana agresifnya kedua bocah kecil itu menyerang ikan monster yang sudah mati.


"Aku juga berfikir begitu. mereka hanya memerlukan pelatihan. setelah di lihat-lihat mereka memiliki sisi keagresifan yang berbeda. kau lihat bagaimana cara Ling Fei menyerang dari berbagai sisi dan bagaimana cara menyerang Ling Tian yang langsung memilih pada titik-titik pentingnya saja." kata Yuan Lin


"Sebaiknya hentikan mereka aku merasa akan menjadi lebih tidak terkendali jika mereka terus di biarkan seperti itu." kata Zhi Qing yang di angguki Yuan Lin


Yuan Lin pun berjalan mendekati kedua bocah itu dan menjentikkan jarinya. seketika sebuah sinar bewarna kuning keluar dari tubuh kedua bocah kecil itu. kedua bocah kecil itupun berhenti menyerang dan menatap Yuan Lin yang saat ini tengah menatap mereka


"Sudah lega bukan?" tanya Yuan Lin yang membuat Ling Fei langsung berlari dan memeluk dirinya.


"Ada apa?" tanya Yuan Lin yang menyamakan tinggi badannya dengan Ling Fei.


"Ibu hiks..." ucap Ling Fei dengan menangis sesenggukan.


"Hei kenapa menangis... bukankah Fei'er masih memiliki aku, Zhi Gege dan juga Tian Gege. Fei'er tidak sendiri bukan. karena sekarang kita adalah teman emm aku akan mengajak Fei'er ingin ikut denganku." kata Yuan Lin


"Kemana?" tanya Ling Fei.


"Tempat tinggal ku. aku mempunyai banyak sekali mainan, makanan dan apapun yang Fei'er inginkan semuanya ada. apakah kau mau ikut?" tanya Yuan Lin


"Aku mau ikut." jawab Fei'er


"Bagaimana denganmu?" tanya Yuan Lin pada Ling Tian.

__ADS_1


"Tentu saja aku harus itu karena adikku juga ikut." jawab Ling Tian yang membuat Zhi Qing menatapnya dengan sinis.


"Aku rasa akan buruk jika membawa satu bocah ini. lebih baik kita tinggalkan saja disini Nana." kata Zhi Qing yang langsung mendapatkan tinjuan di perutnya dengan keras


"Kau yang seharusnya di tinggalkan disini karena kau akan memperburuk suasana saja." seru Ling Tian dengan kesalnya.


"Apa yang kau katakan hah. bukannya berterimakasih kau justru berkata kasar seperti itu padaku. kemari kau." kata Zhi Qing tak kalah kesalnya dari Ling Tian


"Aaaaaaaa tolong aku. bunuh monster ini. tolong aku kakak cantik dia ingin menceburkan aku ke air." teriak Ling Tian yang saat ini tubuhnya sudah di angkat Zhi Qing.


"Ck apa kau tahu mereka berdua kenapa?" tanya Yuan Lin pada Ling Fei.


Ia sungguh tidak habis pikir dengan kekasihnya itu bagaimana bisa dia bertengkar dengan seorang bocah kecil kenapa sifatnya masih sama saja seperti dulu. ia benar-benar harus sabar dan memisahkan keduanya saat ini.


"Lebih baik kita pergi saja." kata Yuan Lin dengan menuntun Ling Fei dan tidak memperdulikan dua laki-laki yang saat ini sedang bertengkar di tepi danau


"Aku benar-benar akan melemparkan mu sekarang bocah gila." seru Zhi Qing. entah sudah berapa luka yang di dapat karena serangan dari Ling Tian tapi dia masih belum melepaskan bocah itu dan masih terus ingin bermain-main.


"Aaaaaaaa aku bilang lepaskan atau aku akan memberimu pelajaran." teriak Ling Ling yang sedari tadi terus memberontak.


Saat ini dia berada di atas kepala Zhi Qing. laki-laki itu mengangkat tubuh Ling Tian dengan tingginya sehingga membuat Ling Tian memberontak dengan sekuat tenaga tapi nihil tidak membuahkan hasil sama sekali karena tenaganya yang tidak cukup untuk melawan Zhi Qing.


"Menurutmu apa aku harus melemparkan anak ini sekarang Nana." kata Zhi Qing kemudian menoleh tapi tidak mendapati siapapun di sana.

__ADS_1


"Na....hah dimana mereka? kenapa mereka tidak ada. Nana dimana kau?" teriak Zhi Qing.


"Ini semua gara-gara kau mereka jadi meninggalkan kita disini." kata Ling Tian dengan melompat turun dan menendang kaki Zhi Qing dengan kesalnya.


"Ahhh sial anak itu benar-benar." umpat Zhi Qing.


Merekapun segera menyusul Yuan Lin. Ling Tian berjalan di depan sendiri sehingga membuat Zhi Qing mengejarnya. tak berselang lama kini mereka sampai di pasar di mana banyak orang yang tengah berlalu lalang.


Zhi Qing terus berjalan hingga dia tak sadar jika Ling Tian tertinggal di belakang. tentu itu membuatnya panik dan langsung membelah kerumunan orang dan mencari dimana keberadaan Ling Tian.


Karena postur tubuh kecil milik Ling Tian membuat Zhi Qing kesulitan menemukan keberadaan bocah kecil itu tapi sesat kemudian dia akhirnya menemukannya dan langsung menggandeng tangan Ling Tian


"Kenapa jalanmu sangat lamban hah. untung saja kau tidak hilang. jika sampai kau hilang aku akan di habisi oleh kekasihku." kata Zhi Qing dengan menyeret Ling Tian


"Aku ini masih kecil apa kau tidak bisa melihat ku. langkahmu dan langkahku tentu saja berbeda." kata Ling Tian yang membuat Zhi Qing sadar dan hanya bisa menghela nafasnya saja. ia pun menyamakan langkah kakinya dengan Ling Tian.


"Ohh jadi kau kekasihnya kakak cantik?" tanya Ling Tian.


"Ya. bagaimana aku tampan bukan hahaha tentu saja karena itu dia tertarik padaku. kau tahu sebenarnya yang kau panggil kakak cantik itu tidaklah cantik. dia hanya biasa-biasa saja tapi aku masih bersamanya karena aku merasa kasihan saja. di luaran sana masih banyak gadis gadis cantik tapi karena aku kasihan dan tidak mau membuat dia terluka jadi aku masih bersamanya saat ini. kau tau kadang dia itu sangat menyebalkan dan selalu mengaturku. dia selalu melakukan apapun yang dia mau. aihhh masih banyak lagi yang membuat ku kesal jika bersamanya. ya tapi karena aku tampan dan paling tidak bisa melihat wanita menangis jadi aku hanya diam saja. tapi sebenarnya aku sangat sangat kesal dia itu sangat menyebalkan." kata Zhi Qing


"Apakah kau mencintai kakak cantik?" tanya Ling Tian yang sebenarnya tidak terlalu paham apa yang sedang di bicarakan Zhi Qing.


"Tidak terlalu." jawab Zhi Qing dengan santainya.

__ADS_1


Ling Tian yang mendengar jawaban Zhi Qing pun langsung menatapnya dengan tidak suka. dia ingin sekali memberikan pelajaran pada Zhi Qing tapi waktunya tidak tepat. tapi seketika sebuah ide nakal terlintas di kepalanya. dia hanya tersenyum menyeringai saja melihat Zhi Qing.


"Hah lihat saja jika kau mau membuat kakak cantik terluka." batin Ling Tian


__ADS_2