Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Bergabung


__ADS_3

Di sekte Halilintar pun sama ketua pertama mendapatkan sebuah surat dari kaisar Wei begitupin dengan sekte lainnya. di kekaisaran Wei ada sekitar 15 sekte aliran putih dan netral, Mereka juga sedang membahas masalah yang sedang terjadi kekaisaran wei. salah satu ketua dari masing-masing sekte juga tengah mempersiapkan keberangkatan mereka untuk ke istana. Pertemuan ini di lakukan guna membahas dan mencari jalan keluar untuk masalah penculikan para gadis yang di lakukan oleh aliansi Wungzo.


Disisi lain yang juga di sebuah sekte salah satu anggota mereka tengah melaporkan jika semua sekte akan melakukan pertemuan besok. seorang pria dengan wajah yang memiliki bekas luka hanya menganggukkan kepalanya saja sembali mengelus dagunnya.


"Ini adalah kesempatan kita untuk menjadikan sekte gunung hantu menjadi sekte terkuat pertama di kekaisaran Wei. sebaiknya kita memihak aliansi Wungzo saja. kita akan mendapatkan banyak keuntungan jika kita bergabung bersama mereka." kata seorang pria dengan tersenyum senang.


"Kau benar sekali dengan begitu kita tidak perlu banyak mengeluarkan tenaga untuk menyingkirkan mereka semua. baiklah aku akan menemui pemimpin aliansi itu dan akan bergabung bersama mereka." ujar pria dengan luka di wajahnya.


Mereka lantas menyusun rencana untuk ikut berpartisipasi di dalam pertemuan antar sekte. meski itu terlihat tidak mudah tapi mereka tetap akan mengunakan berbagai cara agar bisa mengikuti pertemuan itu.


"Ikut denganku kita akan tahu dimana tempat aliansi Wungzo berdiri." kata pria yang bernama Duan Yao. ia merupakan pemimpin dari sekte gunung hantu salah satu sekte alira hitam di kekaisaran Wei.


Menjelang malam Duan Yao dan Guo Feng pergi menuju ke salah satu desa kecil. disana mereka bersembunyi sembari terus memperhatikan sekitarnya. hingga beberapa saat kemudian dua bayangan hitam melesat yang membuat keduanya langsung mengejarnya.


Dua bayangan hitam itu melesat menuju ke sebuah hutan terpencil dengan bukit bukit tinggi yang mengelilingi hutan tersebut.


"Kemana mereka akan membawa pergi gadis gadis itu?" tanya Guo Feng dengan begitu penasarannya.


"Kita ikuti saja mereka." ujar Duan Yao.


Hingga beberapa saat kemudian sampailah mereka di sebuah bangunan megah yang di apit oleh bukit. mereka juga baru saja melihat ada sebuah tempat megah di dalam hutan. siapa pun pasti tidak akan menyadari jika di tempat seperti ini ada kehidupan.


Setelah dua orang itu masuk merekapun juga ikut masuk tapi seketika di hentikan oleh orang-orang yang berjaga di gerbang. mereka menodongkan senjata pada Duan Yao dan Guo Feng.


"Siapa kalian?" tanya penjaga gerbang

__ADS_1


"Aku ingin bertemu dengan pemimpim kalian." jawab Duan Yao.


"Tunjukkan identitasmu dulu." kata penjaga gerbang tersebut.


Duan Yao seketika mengeluarkan sebuah lencana yang bertuliskan sekte gunung hantu sehingga membuat kedua penjaga gerbang tersebut saling pandang saja.


"Ada keperluan apa sehingga ketua sekte gunung hantu ke tempat ini?" tanya penjaga gerbang dengan penuh selidik.


"Tidak semua urusan harus kau ketahui. cepat panggilkan pemimpin kalian aku tidak punya banyak waktu." kata Duan Yao dengan dinginnya.


"Tunggu disini aku akan memberitahu ketua dulu." kata salah satu penjaga gerbang yang kemudian masuk.


Penjaga gerbang tadi pun langsung menuju ke ruangan pemimpin mereka dan menyampaikan jika ketua dari sekte gunung hantu ingin bertemu dengannya. tentu itu membuatnya pria bertopeng itu bertanya-tanya.


Tak berselang lama pintu pun terbuka dan menampakkan dua sosok pria. pria bertopeng yang kini tengah duduk di kursi kerjanya menatap mereka dengan tatapan dinginnya hingga membuat kedua orang itu bergidik.


"Ada apa kalian ingin menemuiku? langsung pada intinya aku tidak suka berbasa-basi dengan orang seperti kalian." kata pria bertopeng yang membuat Duan Yao dan Guo Feng hanya menelan ludahnya saja.


"Perkenalkan aku adalah Duan Yao ketua sekaligus pemimpin dari sekte gunung hantu." kata Duan Yao dengan percaya dirinya


"Aku tidak bertanya." seru pria bertopeng yang membuat kedua orang itu tersedak ludahnya sendiri.


"Ah be begitu ya. ba baiklah aku..." ucapan Duan Yao terpotong oleh Guo Feng.


"Cepatlah kenapa ketua malah berbasa-basi langsung saja pada intinya." ucap Guo Feng dengan berbisik.

__ADS_1


"Aku tau tapi kau malah menghentikan ku." seru Duan Yao dengan kesalnya.


"Jika tidak ada urusan yang sangat penting keluar dari sini. kalian sangat menggangguku." kata pria bertopeng dengan dinginnya.


"Bu bukan seperti itu. aku kesini karena ingin bergabung dengan aliansi ini. tidak tidak aku tidak punya maksud apapun. tujuan kita sama yaitu untuk menguasai dunia bawah jadi ku pikir tidak ada salahnya jika kita berkerja sama. bukan begitu?" kata Duan Yao yang membuat pria bertopeng itu menatap mereka dengan tajamnya.


"Kenapa kau ingin bergabung dengan aliansi ku?" tanya pria bertopeng itu dengan penuh selidik.


"Aku ingin menjadi salah satu sekte terkuat yang ada di dunia bawah dan Aliansi mu juga mempunyai tujuan yang sama bukan. aku akan membantumu mencari para gadis-gadis agar secepatnya raja iblis bisa segera bangkit dan mengalahkan orang-orang bodoh seperti mereka." jawab Duan Yao.


"Lancang. panggil tuanku dengan yang mulia." kata pria bertopeng yang nampak marah.


"Ah baiklah aku mengerti." ujar Duan Yao.


Pria bertopeng itu pun nampak berfikir sejenak tentang ajakan bergabung sekte gunung hantu. apakah itu akan menguntungkan atau justru malah akan merugikannya.


"Kenapa dia tidak mempersilahkan kita untuk duduk ketua. kakiku sangat pegal." bisik Guo Feng pada Duan Yao.


"Diamlah kenapa kau banyak sekali bicara. kita hanya menunggu keputusan pria itu." ujar Duan Yao.


"Tapi ini sangat lama. dia berpikir atau sedang meditasi." gerutu Guo Feng yang menahan pegal di kakinya.


"Bagaimana apakah kau setuju dengan tawaranku?" tanya Duan Yao dengan tersenyum.


"Aku sudah memikirkannya dan itu akan cukup menguntungkan untukku. baiklah mulai sekarang kau akan bergabung dengan aliansi ku. tugasmu adalah menuruti semua perintah yang aku katakan tidak terkecuali apapun jika kalian berani berkhianat aku akan mencari kalian dimanapun kalian berada apa kalian paham." kata pria bertopeng yang membuat senyum kedua pria itu mengembang.

__ADS_1


__ADS_2