Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Kedatangan Yuan Lin


__ADS_3

Ketua Ling yang sudah sedari tadi mengedarkan pandangannya mencari sosok yang sudah mengendalikan semua orang-orang itu pun kini pandanganya berhenti di sebuah pohon dengan seseorang yang ada duduk di atasnya. ketika ia menajamkan penglihatannya sontak saja ia terkejut melihat siapa itu.


"Ini masalah besar kaisar." kata ketua Ling yang membuat kaisar Liu menoleh dengan bingung.


"Apa yang terjadi ketua Ling?' tanya Kaisar Liu.


"Kekacauan sudah terjadi. semua orang-orang yang menyerang desa ini berada dalam kendali jenderal Mo Zue." jawab ketua Ling.


"Jenderal Mo Zue? siapakah itu ketua?" tanya kaisar Liu dengan bingung.


"Jenderal terkuat ke tiga di kerajaan neraka." jawab ketua Ling yang membuat kaisar Liu terkejut.


"Jika jenderal neraka terkuat sudah ada di dunia bawah, itu artinya...." ucap kaisar Liu.


"Raja iblis sudah bangkit kembali." timpal ketua Ling dengan menatap kaisar Liu.


Saat ini Yuan Lin sedang dalam perjalanan. entah akan pergi kemana gadis itu tapi saat ini dia melesat dengan kecepatan tinggi. ia menuju ke arah barat tepatnya ke arah kekaisaran Liu. Ya Yuan Lin mengetahui tentang penyerangan di desa Awan yang di lakukan oleh Mo Zue. Yuan Lin sengaja mengaktifkan mata dewanya untuk memastikan semua keadaan tapi tiba-tiba saja dia melihat hal tersebut sehingga tanpa basa-basi lagi ia langsung melesat menuju ke sana.


Yuan Lin juga tidak menyangka jika mata dewanya dapat melihat dengan jarak yang sangat jauh seperti ini. karena menurut buku yang ia baca jika teknik mata dewa hanya berguna dalam jarak 200 km saja tapi ini lebih jauh lagi. jarak antara kekaisaran Wei sampai kekaisaran Liu lumayan jauh karena harus melewati dua kekaisaran yaitu kekaisaran Han dan kekaisaran Meng.

__ADS_1


"Kenapa kau keluar?" tanya Yuan Lin yang tiba-tiba menghentikan langkahnya ketika di depannya muncul seekor burung elang.


"Saya marah dengan nona karena nona tidak pernah memanggil saya. sakarang saya memaksa nona untuk menaiki saya karena dengan begitu nona bisa dengan cepat sampai di sana dan juga menghemat tenaga nona." jawab Elang halilintar yang terkesan merengek pada Yuan Lin. Yuan Lin Lin berfikir sejenak kemudian mengangguk.


"Hmm baiklah. tidak ada salahnya. jika dalam waktu yang sudah aku tentukan kau tidak sampai aku akan membunuhmu. kau tahu itu kan." kata Yuan Lin dengan mengancam Elang halilintar.


"Sa saya mengerti nona." ujar elang halilintar dengan menelan ludahnya. sementara di dalam ruang dimensi Yuan Lin serigala ekor sembilan dan naga Yang tertawa mendengar perkataan Yuan Lin pada elang halilintar.


Yuan Lin dengan segera menaiki punggung Elang halilintar dan merekapun terbang dengan kecepatan tinggi. Suasana di udara saat ini sangatlah sejuk. sedangkan di darat orang-orang yang milihat seekor burung elang yang sangat besar melintas di atas mereka membuat orang-orang menghentikan aktifitasnya dan menatap langit dengan kagumnya.


"Ternyata kau mempunyai kecepatan terbang yang sangat cepat." kata Yuan Lin dengan memuji kecepatan terbang yang di miliki Elang Halilintar.


"Hah tapi tetap saja aku lebih cepat darimu. kau sangat lambat. cepatlah sedikit atau aku akan benar-benar mengabulkan perkataan ku tadi." seru Yuan Lin yang membuat elang halilintar kehabisan kata-kata kemudian menambah kecepatan terbangnya.


Hanya butuh waktu sebentar untuk sampai di kekaisaran Liu. dan saat ini Yuan Lin sudah sampai di perbatasan kekaisaran Meng dan Liu. ia sengaja turun di hutan karena tidak mau membuat orang-orang terkejut dengan kedatangan elang halilintar secara tiba-tiba. setelah dia turun ia pun menyuruh elang halilintar untuk masuk kembali kedalam cincin dimensinya dan Yuan Lin segera melesat menuju desa Awan.


Setelah melewati beberapa desa kini Yuan Lin telah sampai di desa Awan. pertarungan masih terjadi dan ia bisa melihat jika ketiga pangeran sudah mulai Kehabisan tenaga walaupun ketua Ling dan kaisar Liu sudah turun langsung tapi tetap saja pertarungan tersebut tidak seimbang karena jumlah orang-orang yang menyerang masih utuh seperti sebelumnya.


Yuan Lin yang melihat itupun tidak langsung turun tangan, ia mengedarkan pandangannya dan mencari orang yang sudah mengendalikan mereka semua. pandangannya pun berhenti pada sebuah pohon dengan seseorang yang tengah tertawa senang di atasnya.

__ADS_1


"Siapa dia, yang jelas dia adalah pembuat masalah yang di kirim raja iblis dan aku harus menghentikan ini semua." kata Yuan Lin kemudian melayangkan sebuah serangan sehingga mengenai dahan pohon yang sedang menjadi tempat duduk Mo Zue sehingga membuat Mo Zue terjatuh ke tanah.


"Sialan. siapa yang sudah melakukan ini hah keluar kau." teriak Mo Zue yang membuat semua orang langsung menghentikan pertarungannya.


"Aku ada di sini tidak perlu berteriak seperti itu." kata Yuan Lin yang tiba-tiba saja sudah mendarat tepat di depan Mo Zue.


"Itu adalah putri Yuan Lin." seru pangeran Shen Liu ketika melihat siapa gadis yang dengan beraninya menyerang sosok tersebut.


"Apa yang di lakukan putri Yuan Lin disini?" tanya kaisar Liu.


"Heh siapa kau berani-beraninya berbuat seperti itu padaku. apakah kau tidak tahu siapa aku hah!" bentak Mo Zue pada Yuan Lin tapi gadis itu hanya menatapnya dengan datar saja.


"Tidak penting bagimu untuk tahu siapa diriku. kau sudah mengacaukan dunia bawah itu artinya kau harus berhadapan denganku. aku tahu kau adalah suruhan dari si raja iblis jelek itu." kata Yuan Lin yang membuat Mo Zue langsung menatapnya dengan tajam.


"Lancang. kau memanggil raja iblis dengan sebutan yang tidak sepantasnya. aku akan memberikanmu pelajaran." seru Mo Zue dengan menyerang Yuan Lin.


Kini tidak hanya para pangeran saja yang terlibat pertarungan tapi Yuan Lin juga ikut bertarung melawan Mo Zue.


"Jangan lengah kita tetap harus menyerang mereka." teriak kaisar Liu yang menyadarkan semua orang.

__ADS_1


__ADS_2