
Hari ini weekend. Setelah bangun tidur Radit mengajak Kay jogging. Hal itu sudah menjadi kebiasaan Radit jika dirinya libur bekerja. Selain untuk membangun kedekatan dengan anak, Radit juga ingin mengajak Kay bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya.
Mereka hanya berdua. Mommynya tidak ikut karena Delia sendiri yang menolak. Dia lebih memilih jalan-jalan santai di taman depan rumah saja. Mengingat perutnya yang semakin besar jadi dia tidak ingin terlalu capek.
Kini Delia sedang duduk santai di kursi teras rumahnya. Dia menunggu anak dan suaminya pulang dari jogging. Delia menghela nafasnya setelah berjalan-jalan. Dia mengingat ajakan suaminya semalam untuk ikut menghadiri acara makan malam di rumah rekan kerjanya.
“sayang besok kamu ikut ke acara makan malam rekan kerjaku ya”
“iya mas. Dimana?”
“ah iya aku lupa belum diberi tahu alamat rumahnya. Mungkin besok baru dia share lokasinya”
“ko’ tumben mas acaranya di rumah?”
“iya Vera memang mengadakan acaranya di rumahnya sendiri”
Deg
Seketika Delia terdiam setelah mendengar apa yang baru saja diucakan suaminya. Delia sedang berpikir, apalagi yang akan dilakukan wanita itu dengan membuat acara makan malam. Sedangkan Radit melihat istrinya terdiam seolah tahu apa yang sedang dipikirkannya.
“sayang, ini hanya acara makan malam biasa. Kevin juga diundang. Kamu jangan berpikir yang macam-macam ya”
Akhirnya Delia mengangguk dan mempercayai perkataan suaminya.
**
Delia kini beranjak dari duduknya. Dia ingin masuk ke dalam rumah dulu, karena anak dan suaminya tak kunjung pulang dari joggingnya.
Setelah mandi, Delia keluar dari kamarnya dan sudah mendengar celotehan Kay yang baru saja pulang. Delia sangat senang sekali melihat wajah anaknya yang Nampak ceria.
“Kay mandi dulu ya, setelah itu kita makan sama-sama”
“baik mommy”
“mas juga mandi dulu, tadi sudah aku siapin bajunya”
“apa kamu nggak mau nemenin suamimu mandi?”
“mas ih mesum banget. Buruan sana mandi. aku sudah lapar” Delia mencubit perut suaminya dan hanya mendapat cengiran dari bibir suaminya.
***
Kini saatnya sudah tiba untuk pergi ke acara makan malam yang diadakan oleh Vera. Delia sudah selesai berdandan. Tapi dia masih berdiri depan kaca meja riasnya. Entahlah kenapa sejak tadi dia merasa aneh dengan perasaannya.
“sayang, sudah siap? Ayo kita berangkat. Kevin sudah menunggu kita”
“ah iya mas, ayo”
Kini Radit, Delia, dan Kevin sudah berada di dalam mobil menuju kediaman Vera. Sepanjang perjalanan Radit menggenggam tangan istrinya lembut seolah memberi ketenangan agar tidak berpikiran macam-macam.dan benar saja, genggaman tangan suaminya membuat hati Delia menghangat. Dia harus positif thinking bahwa tidak akan terjadi apa-apa nanti saat makan malam.
__ADS_1
“selamat malam Tuan Radit, nyonya ehm…” sapa Vera di depan rumah menyambut kedatangan Radit.
“Delia. panggil saja Delia karena manurut saya anda lebih tua dari saya jadi saya merasa nggak pantas dipanggil nyonya”
“ah iya, saya panggil nona Delia saja agar lebih sopan”
“terserah anda” balas Delia sopan
“selamat malam juga tuan Kevin”
“selamat malam nona Vera”
Kini mereka berempat sudah memasuki rumah Vera. Tepatnya menuju meja makan. Delia sangat takjub melihat rumah Vera yang sangat besar. Bahkan lebih besar dari rumahnya. Sangat terlihat sekali bahwa Vera memang benar-benar seorang pengusaha sukses dan kaya.
Delia berjalan menuju ke ruang makan sambil menggandeng tangan suaminya. Sedangkan Vera sudah berjalan di depannya. Dia melirik tak suka saat melihat Delia menggandeng tangan Radit.
“apa anda tinggal sendirian nona di rumah yang sangat besar ini?” Tanya Delia
“iya nona. Saya memang anak tunggal. Dan kedua orang tua saya sudah tiada”
“oh maaf, saya tidak tahu”
“iya nggak apa-apa”
“kalau suami?” Tanya Delia penuh hati-hati.
“saya masih single nona” jawab Vera sambil tersenyum tipis.
“ah biasa saja nona. Masih hebatan tuan Radit”
Entahlah Delia merasa sedikit sesak saat Vera menyebut nama suaminya sambil melirik tepat ke arah suaminya. Sedangkan Radit hanya tersenyum tipis menanggapi ucapan Vera.
Kini mereka berempat sudah berada di meja makan. Delia duduk disamping suaminya. Sedangkan Vera duduk di samping Kevin dan berhadapan langsung dengan Delia dan Radit.
Mereka sedang menikmati makan malamnya. Delia diam-diam memperhatikan Vera yang sedang duduk persis di hadapan suaminya. Vera sejak tadi makannya tidak fokus karena pandangannya mengarah ke sosok pria yang sedang duduk di hadapannya. Namun Vera tidak menyadari kalau Delia melihatnya.
“masakannya enak sekali nona Vera” ucap Delia yang membuat pandangan Vera pada Radit terputus.
“terima kasih nona. Itu tadi saya yang memasak, meskipun dibantu sedikit sama pembantu saya”
Sedangkan Kevin juga diam-diam memperhatikan Vera yang sedang duduk disampingnya. sejak tadi sepertinya Vera memang hanya sibuk memperhatikan tuannya. Kevin merasa ada yang tidak beres dengan rekan kerja atasannya itu. Dan tiba-tiba ponsel Kevin berdering.
“maaf, saya keluar sebentar karena istri saya sedang menelepon” ucap Kevin dan segera meninggalakn ruang makan.
Mereka bertiga masih melanjutkan makannya. Delia masih memperhatikan Vera yang sejak tadi pandangannya lurus ke wajah suaminya. Tiba-tiba dia muncul ide.
“maaf nona Vera, diamana ya toiletnya?” Tanya Delia
“oh disana, nona jalan lurus saja dan belok kiri”
__ADS_1
Delia beranjak dari duduknya dan menuju ke toilet. Sebenarnya dia tidak benar-benar ingin ke toilet. Dia hanya ingin melihat apa yang akan dilakukan oleh Vera terhadap suaminya.
Dan kini Delia sudah berdiri di balik sebuah pintu. Dia bisa melihat Vera yang sedang duduk berhadapan dengan suaminya di meja makan. Delia melihat Vera seperti mengambil sesuatu untuk diberikan pada suaminya namun hanya mencondongkan tubuhnya. Delia sangat tahu pakaian yang dikenakan Vera tadi sangat terbuka. Dan kini dia sangat yakin bahwa Vera memang berniat untuk menggoda suaminya.
Detik selanjutnya Vera berdiri dan berjalan memutari meja makan dan mendekati Radit untuk memberikan sup. Radit juga terlihat menghindar saat Vera berusaha mendekatinya. Delia sangat geram sekali dengan perbuatan Vera yang berani menggoda suaminya saat tidak ada dirinya.
Delia segera berjalan mendekati Vera dan suaminya. Dia ingin melihat dan memergoki langsung apa yang sedang dilakukan oleh Vera. Delia melihat Vera membawa mangkok kecil yang tengah disodorkan ke Radit.
“ehm..” Delia tiba-tiba berdehem saat sudah dekat meja makan.
Vera yang sangat terkejut dengar suara Delia dari belakang sontak mangkok yang berisi sup yang dia pegang tiba-tiba saja tumpah dan mengenai tangannya sendiri.
“aww….” Vera meringis merasakan tmpahan sup yang masih panas ke tangannya
“oh maaf” Radit yang juga terkejut segera mengambil tisu dan berniat membantu Vera namun tangannya dicekal oleh istrinya.
“apa anda baik-baik saja nona?” ucap Delia sambil mengambil tisu dan membantu Vera membersihkan bekas tumpahan sup di tangannya.
“nggak apa-apa. Saya permisi ke belakang dulu”
“mas, aku cuci tangan dulu ya”
Delia mengikuti Vera yang berjalan ke dapur untuk membersihkan tangannya. Vera tidak tahu kalau Delia mengikutinya dari belakang.
“anda memang wanita sangat pandai dan cantik nona” ucap Delia di belakang Vera
“maksud anda apa nona?’ Tanya Vera balik
“jangan pikir saya tidak tahu apa yang anda lakukakan tadi. Lebih baik urungkan saja niat anda untuk menggoda suami saya. Karena mas Radit adalah tipe suami yang sangat setia. Masih ada banyak lelaki tampan dan sukses di luaran sana selain suami saya. Dan lebih tepatnya yang masih single”
setelah itu Delia segera pergi meninggalkan Vera yang masih terdiam dengan memendam amarah terhadap Delia.
“sayang kenapa lama sekali?” Tanya Radit saat istrinya sudah kembali ke meja makan.
“Vin kamu sudah selesai kan makannya? Lebih baik kita pulang saja setelah ini” ucap Delia tanpa menjawab pertanyaan dari suaminya. Dan Kevin hanya menganggukkan kepalanya.
Setelah Vera kembali ke meja makan, Radit segera berpamitan untuk pulang. Dia juga mengucapkan terima kasih atas undangan makan malamnya. Sementara itu Vera berusaha untuk tetap tersenyum meskipun dia sangat marah dan tidak terima tentang apa yang baru saja diucapkan oleh Delia.
.
.
.
*TBC
Huhhh akhirnya bisa nambah eps lagi. tolong hargailah author dg vote, like, giftnya😂😂😂 capek lho ngetik😂✌️✌️
Happy monday😘😘
__ADS_1
Bonus visual Vera. gimana gimana??? msh cantikan Dee_K kan? eh Delia maksudnya😂😂