Mencintai Kekasih Sahabatku

Mencintai Kekasih Sahabatku
Eps 26 New Life


__ADS_3

Hari ini hari yang sangat mendebarkan bagi Delia. Sudah berkali-kali dia keluar masuk kamar mandi akibat perutnya yang dari tadi terus bergejolak akibat gugup. Delia hari sedang menunggu waktu untuk melakukan sidang skripsi. Meskipun Delia adalah mahasiswa yang cerda dan pintar tapi tetap saja dia merasakan gugup dalam menghadapi sidang skripsinya ini. Karena ini pertama kalinya bagi dia selama kurang lebih 4 tahun menjalani pendidikannya di perguruan tinggi akan melangsungkan sidang skripsi perdananya. Delia benar-benar dilanda kegugupan dan itu berdampak pada perutnya yang sejak tadi bergejolak.


Karena menurut sebuah artikel, gugup yang bisa bikin sakit perut dapat terjadi akibat kondisi stres. Salah satu yang terpengaruh oleh rasa gugup adalah sistem pencernaan. Otak manusia dapat berinteraksi dengan bagian tubuh lainnya melalui sistem saraf tubuj yang terbagi menjadi beberapa komponen utama. Salah satu komponen tersebut adalah sistem saraf enterik yang meregulasi proses pencernaan. Pada saat tubuh manusia terekspos penyebab stres tertentu, misalnya ketika harus berbicara di depan umum, menghadapi argumentasi, mengemudi di kemacetan, dan berbagai hal lain yang meningkatkan emosi, aktivitas proses pencernaan dapat mengalami gangguan. Keadaan tersebut yang kemudian dapat menyebabkan nyeri perut beserta beberapa keluhan saluran cerna lainnya.


Delia akhirnya menarik nafasnya dalam untuk merelaksasikan tubuhnya. Karena itu salah satu cara untuk mengurangi rasa gugup. Hingga akhirnya dia memasuki sebuah ruangan. Ruangan dimana dia akan menjalankan sidang skripsinya.


Sudah sejak setahun yang lalu, Delia memfokuskan dirinya hanya untuk kuliah, walau terkadang dia masih melayani pelanggan setia Dee_ta Olshop.


Sejak mengetahui dibatalkannya pernikahan sahabatnya, Delia memutuskan untuk tidak ikut campur urusan mereka. Nyatanya memang Viviane tidak memberi kabar padanya tentang pembatalan pernikahan itu. Dan untuk Radit, Delia tidak mau tau lagi semua tentangnya. Karena memang tidak ada gunanya. Tidak mungkin Delia mengejar-ngejar Radit apalagi ada peluang banyak untuk mendekatinya karena Radit sudah tidak ada hubungan dengan sahabatnya. Tetapi Delia tidak mau. Karena sama saja merendahkan harga dirinya sendiri. Hanya Delia sendiri yang mencintai, sedangkan Radit tidak. Jadi sejak saat itu Delia memutuskan untuk melupakan semua tentang Radit dan Viviane. Dia akan membuka lembaran baru, kehidupan baru demi masa depan yang lebih cerah.


Selama kurang lebih 60 menit akhirnya Delia keluar dari ruang persidangan. Tapi bukan sebagai tersangka kejahatan. Delia menunjukkan aura bahagia dan kelegaan dalam dirinya. Karena dia sukses dan berhasil menghadapi ujiannya. Dan bersiap untuk mencapai cita-cita yang sesungguhnya.


*


Sedangkan Radit, setahun terakhir ini dia juga menjalani kehidupan barunya. Tapi bukan bersama pasangan melainkan dengan bertumpuk-tumpuk pekerjaan kantor. Sudah setahun ini dia dinaikkan jabatannya oleh sang papa yaitu sebagai Ceo. Sebenarnya sudah dari dulu papanya memberika jabatan itu pada putra satu-satunya tetapi selalu ditolak. Dan semenjak peristiwa batalnya pernikahannya dengan Viviane dia berubah pikiran dan menerima jabatan itu. Walau sebenarnya mama dan papanya juga sering membujuknya, akhirnya dia mau.


Kesibukan Radit setiap hari hanya berurusan dengan pekerjaan kantor. Itu memang lebih baik daripada sibuk berurusan dengan sesuatu yang tidak ada gunanya. Terkadang dia juga meluangkan waktu santai sejenak untuk menghilangkan kepenatannya. Biasanya dia pergi ke cafe milik sahabatnya yaitu Surya. Itu pun kalau sahabatnya lagi di cafe, kalau tidak ada Radit memilih santai di rumah saja. Mengingat sahabatnya juga ada kesibukan sendiri di luar kota.


Sudah setahun ini Radit berusaha mengubur semua kenangan indahnya bersama Viviane. Dia harus bisa berpikir logis bahwa hidup kita tidak akan berhenti sampai disitu saat perjuangan dan pengorbanan kita terhadap orang yang kita cintai harus berakhir menyedihkan. Dia harus bisa mengambil hikmah dari semua itu. Bahwa cinta pertama tidak selalu menjadi cinta terakhir. Itu kata-kata yang pernah dia berikan saat menasehati Satya dulu, dan trlernyata benar “mulutmu harimaumu” kata bijak itu kembali pada si pemberi nasehat itu sendiri yakni Radit. Dari situlah Radit bangkit. Viviane memang ditakdirkan bukan menjadi jodohnya.


Lantas siapakah jodohnya? Apakah Delia? Radit juga tidak tahu. Semenjak saat itu Radit juga sudah tidak pernah bertemu dengan Delia. Dia memang tidak mau menemuinya mungkin untuk sementara atau sampai kapan dia tidak tahu. Karena kalau saat itu Radit menemui Delia, itu sangat tidak adil bagi Delia. Seakan dirinya menjadikan Delia sebagai pelariannya pasca kandasnya hubungan dia dengan Viviane. Radit yakin jika berjodoh dengan Delia pasti akan dipertemukan kembali, meskipun harus melalui berbagai rintangan pasti akan dia hadapi. Dia juga tidak pernah mendengar kabar apapun tentang Delia.

__ADS_1


*


Hari ini Radit agak pusing dengan urusan pekerjaannya. Dia ingin mengistirahatkan otaknya sebentar. Dan menyerahkan sementara pekerjaannya pada sekretarisnya. Semenjak diangkat menjadi Ceo, Radit sudah jarang sekali pulang ke kampung halamannya. Selain tidak ada yang dia temui lagi seperti dulu, namun sekarang mamanya yang sudah memutuskan untuk ikut tinggal dengan papanya tetmasuk Radit juga. Untuk urusan butik, mamanya sudah menyerahkan pada orang kepercayaannya.


“Vin, tolong kamu handle dulu urusan kantor hari ini. Saya mau keluar dulu” ucap Radit pada sekretarisnya Kevin


“Iya Pak” jawab Kevin


“Oh iya nanti kalau ada yang cari saya, kamu bilang kalau saya tidak bisa diganggu” Radit menginterupsi dan segera meninggalkan kantornya.


Radit melajukan mobilnya menuju cafe langganannya. Karena pemilik cafe tersebut adalah sahabatnya sendiri. Sesampainya di cafe Radit langsung masuk dan disambut ramah oleh karyawan cafe itu.


“Boss kamu ada?” tanya Radit


Kemudian Radit masuk ke ruangan Surya tanpa mengetuk pintu. Karena itu sudah menjadi kebiasaannya sejak dulu.


“Siang-siang gini awas banyak setan, ntar kesambet gue panggilin dukun beranak baru tau rasa” ucap Radit tiba-tiba. Dan itu sangat mengejutkan Surya.


“Apaan sih loe, ganggu orang lagi asyik aja” gerutu surya kemudian


“Asyik apa'an coba? Lagi ngelamun jorok ya loe? Pentesan senyum -senyum nggak jelas” ucap Radit

__ADS_1


“Ah sok tau loe. Ada apa nih siang-siang kesini? Ini masih jam kantor kan?” tanya Surya kemudian. Radit hanya menghela nafasnya...


“Ahh gue suntuk banget” ucap Radit kemudian


“Makanya buruan sana cari cewek biar hidup loe berwarna” Goda Surya dan Radit hanya mencebik kesal.


“Gue bukan loe yang hidupnya penuh dengan warna-warni cewek” sinis Radit. Karena sahabatnya dari dulu itu terkenal playboy.


“Ngawur loe, gue udah tobat. Karena gue udah nemuin malaikat hati gue yang sesungguhnya” ucap Surya sambil membayangkan cewek yang sudah meluluhkan hatinya.


“Malaikat maut tuh yang ada. Biar loe bener-bener tobat”


“sialan loe” ucap Surya sambil melempar bolpoinnya ke arah Radit. Dan Radit menghindarinya sambil terkekeh.


*


Dan untuk Viviane, dia sedang fokus menjalani kehidupannya di negara orang yakni sebagai mahasiswa. Selama setahun ini dia hanya belajar dan belajar. Dia sudah melupakan Radit. Tapi bukan melupakan untuk selamanya, hanya sementara karena dia tidak mau pikirannya terpecah antara pendidikannya dan Radit. Suatu saat dia pasti akan mengembalikan keadaan itu seperti sedia kala.


“huuuhhh PD sekali dirimu Viviane” author said😂😂


*TBC

__ADS_1


*_author newbie_💕💕


__ADS_2