Mencintai Kekasih Sahabatku

Mencintai Kekasih Sahabatku
Eps 31 Lamaran Diterima


__ADS_3

5 bulan sudah berlalu. Sejak pertemuan singkat tanpa disengaja beberapa bulan lalu, Radit masih saja terbayang-bayang dengan wajah Delia. Sebenarnya dia termasuk orang yang berkuasa sama halnya dengan Ceo-Ceo pada umumnya. Tapi Radit ini Ceo yang berbeda ckck… Radit yang belum tau pasti perasaannya pada Delia, maka dari itu dia tidak mau menyuruh orang untuk mencari tahu tentang Delia. Tapi selalu saja memikirkannya. Dia juga tidak tahu, mungkin saja saat ini Delia sudah memiliki kekasih dan dia sudah tidak mencintai dirinya lagi. Jadi Radit merasa berkecil hati.


Radit terus saja menyibukkan dirinya dengan pekerjaan kantornya.tapi kali ini berbeda. Sesibuk apapun masih ada bayang-bayang Delia dalam pikirannya. Beda sekali saat dia melupakan Viviane dulu, dirinya mudah sekali melupakan Viviane dengan menyibukkan diri. Radit bertanya-tanya dalam dirinya sendiri. Kenapa bisa seperti ini?


***


Sedangkan Angga, sejak kepulangannya dari kota B beberapa bulan lalu, hubungannya dengan Angel makin dekat. Meskipun Angel belum bisa terbuka dengan Angga, tetapi Angel selalu merespon dengan baik setiap perlakuan yang Annga berikan. Sayangnya, untuk masalah hati Angel belum mau bisa membukanya. Sejak beberapa bulan terakhir itu Angga kadang datang ke kota B hanya untuk bertemu dengan gadis malaikatnya yaitu Angel. Kalau tidak sebulan sekali ya dua bulan sekali Angga akan meluangkan waktunya untuk mengunjungi Angel bahkan dengan berbagai macam alasan agar Angel tidak terlalu curiga. Dan bagi Angga, kalau sudah cinta, jarak yang jauh pun tidak menjadi alasannya untuk tidak bertemu.


Hari ini saat Delia selesai makan siang, sebelum dia melanjutkan pekerjaannya dia menyempatkan sejenak waktunya untuk melihat ponselnya. Ternyata ada email yang masuk, dan dia segera membacanya. Delia sangat terkejut ternyata email itu berasal dari sebuah redaksi ternama. Dalam email itu disebutkan bahwa pihaknya membutuhkan karyawan di bagian editing periklanan yang nantinya akan ditempatkan di kantor pusat di kota J. Delia sangat senang sekali ternyata lamarannya diterima. Selama ini dia tidak berharap akan diterima kerja di redaksi itu, waktunya juga lumayan lama dari jangka waktu dia mengirim surat lamarannya. Karena waktunya untuk kembali lagi bekerja, dia melanjutkan pekerjaanya lagi. Nanti setelah selesai bekerja dia akan bilang ke Yudhi bahwa dia diterima kerja di sebuah redaksi dan sekaligus akan berpamitan pada Yudhi.


Hingga waktunya bekerja selesai, Delia masuk ke ruangan Yudhi untuk menyampaikan perihal lamaran kerjanya diterima. Yudhi yang mendengar kabar itu bahagia juga sedih. Sedih karena akan berpisah dengan Delia. Meskipun dia sudah menganggap Delia adiknya sendiri tapi dia sudah merasa cocok dengan Delia dalam hal pekerjaannya. Tapi mau gimana lagi, dia harus sepakat dengan perjanjian awal dulu kalau Delia diterima kerja di tempat lain, dia harus menerimanya. Setelah Delia berpamitan dengan Yudhi dan beberapa temannya, Delia segera pulang.


Sesampainya di rumah, saat makan malam dengan orang tuanya Delia menyampaikan kabar gembiranya bahwa dia diterima kerja. Kedua orang tuanya juga senang mendengarnya, hanya saja ibunya yang sedikit tidak rela, karena akan ditinggal jauh dengan anak gadisnya itu. Abangnya sudah kerja di luar kota, sekarang Delia juga akan kerja di luar kota. Delia memahami apa yang dipikirkan oleh ibunya. Dia menghela nafasnya dan melirik ayahnya agar memberi pengertian pada ibunya.


Setelah makan malamnya selesai Delia masuk ke kamarnya. Dia mengambil ponselnya. Seperti biasa saat mengecek, sudah ada pesan dari Angga. Delia sudah paham, hampir setiap waktu Angga pasti akan mengirim pesan pada Delia. Kali ini Delia akan membalasnya sekaligus memberitahu kalau dirinya diterima kerja.


“malam juga kak, aku ada kabar gembira nih kak!”


“oh ya? Apakah aku juga akan ikut senang?”


“hmm.. aku diterima kerja di sebuah redaksi ** kak”


“wah selamat ya angel, ikut senang dengarnya”


“maksih kak. Lusa aku akan bersiap untuk pergi keluar kota”


“yahhh ko’ keluar kota sih ngel”


“ya kan aku diterima di kantor pusatnya kak”


“maksudnya?”


sebenarnya Angga sudah tau redaksi tempat Angel akan bekerja, dan redaksi itu terbagi di beberapa tempat yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Dan Angga pun tahu kantor pusatnya berada dimana. Saat Angel mengatakan Angel diterima di kantor pusatnya Angga agak ragu, benarkah Angel akan bekerrja di kantor pusat yang itu berarti ada di kota J. dan daerah itu tidak jauh dengan tempat tinggal Angga.


“aku nanti kerjanya di kota J kak, gitu aja pura-pura nggak tahu”


Betapa bahagianya Angga, Angel si gadis malaikatnya sebentar lagi akan bekerja dan akan tinggal di kota yang sama dengan dirinya. Kalau jodoh pasti Tuhan akan mendekatkan. Begitulah pemikiran Angga.

__ADS_1


Saat masih bebalas pesan, Angga menawarkan Angel akan menjemputnya di bandara. Bahkan bukan itu menawarkan lagi, karena Angel dilarang menolak tawarannya. Akhirnya Angel menerimanya. Karena memang saat ini yang dikenal Angel hanya Angga. Dan hanya Angga orang yang dapat dia percaya. Selama mengenal Angga, Angel merasa Angga laki-laki baik dan tidak pernah macam-macam.


***


Hari ini weekend, seperti biasa Radit berkunjung ke café milik sahabatnya. Radit tidak suka nongkrong di club seperti kebanyakan temannya. Dia lebih suka ke café. Kalau sahabatnya sedang tidak ada di café, dia lebih baik di rumah saja.


Radit sudah duduk di meja paling sudut, sambil melihat pertunjukan band yang biasa menynyi di café sahabatnya saat weekend.


Bintang malam katakan padanya


Aku ingin melukis sinarmu di hatinya


Embun pagi katakan padanya


Biar ku dekap erat waktu dingin membelenggunya


Bintang malam samapaikan padanya


Aku ingin melukis sinarmu di hatinya


Embun pagi katakan padanya


Biar ku dekap erat waktu dingin membelenggunya


Ku ingin bertemu membelai wajahnya


Ku pasang hiasan angkasa yang terindah


Hanya untuk dirinya


Lagu rindu ini kuciptakan


Hanya untuk bidadari hatiku tercinta


Walau hanya nada sederhana


Ijinkan ku ungkap segenap rasa dan kerinduan

__ADS_1


Tahukah engkau wahai langit


Aku ingin bertemu membelai wajahnya


Kan ku pasang hiasan angkasa yang terindah


Hanya untuk dirinya


Lagu rindu ini kuciptakan


Hanya untuk bidadari hatiku tercinta


Walau hanya nada sederhana


Ijinkan ku ungkap segenap rasa dan kerinduan


Radit menikmati sekali lagu yang dinyanyikan oleh band tersebut. Rasanya cocok sekali dengan suasana hatinya saat ini.


“woyyy…. Lagi rindu mantan nih?” Tanya Surya mengagetkan


“ck… nggak lah” kilah Radit


“terus rindu siapa loe?” Tanya Surya lagi


“Delia” jawab Radit lirih tapi masih didengar Surya


“wahhhh ketinggalan gossip nih gue” kelakar Surya


Radit merutuki kebodohannya. Bisa-bisanya dia keceplosan dengan menyebut nama Delia. Semoga yang punya nama saat ini tidak sedang bersin-bersin.


“haciuuuu….haciuuuu” tiba-tiba saja hidung Delia gatal


*TBC


😂😂


*_author newbie_

__ADS_1


__ADS_2