Mencintai Kekasih Sahabatku

Mencintai Kekasih Sahabatku
Eps 54 Menceritakan


__ADS_3

Kini Delia sudah berada di kamar ruang tamu rumah Radit setelah tadi mama dan papa Radit menjemputnya. Sejak perjalanan dari apartemen sampai ke rumah Radit, Delia masih saja menutup matanya.


Radit membiarkan saja mungkin Delia memang sangat lelah ditambah tekanan dalam dirinya yang membuat dia enggan untuk membuka matanya.


Setelah tadi Radit menggendong Delia dan merebahkannya di tempat tidur, dia segera keluar dari kamar karena mama dan papanya sedang menunggu di ruang tamu.


“ayo cepat katakan pada mama, apa yang sudah terjadi antara kamu dan Delia?” belum juga Radit mendudukkan dirinya sudah diserang pertanyaan oleh mamanya.


“ini sudah larut malam ma, sebaiknya besok saja kita tanyakan pada Radit” papanya berusaha menengahi


“tidak bisa pa. Radit harus menjelaskannya sekarang” papanya hanya menggelengkan kepala melihat sifat keras kepala istrinya itu.


Radit memijat kepalanya pusing. Sebenarnya dia juga butuh istirahat karena badannya lelah sekali. Namun tadi dia sudah berjanji akan menceritakan semuanya yang terjadi tentang Delia. Dan mamanya pun kelihatan tidak bisa menunggu waktu sampai besok. Akhirnya mau tidak mau Radit harus menceritakannya sekarang juga.


Radit menarik nafasnya dalam sebelum menceritakan semua. Dan dia mulai menceritakan dari awal. Dari pertama kali mengetahui ponsel Delia ketinggalan. Dengan dibantu oleh rekan kerja Delia yang bernama Fadhil, dia mau mengembalikan ponsel Delia ke apartemennya. Dan dari situlah ada kejadian yang menimpa Delia, dimana Delia hampir saja diperkosa oleh seseorang yaitu mantan kekasihnya.


Untung saja saat itu fadhil datang di waktu yang tepat hingga orang tersebut tidak berhasil memperkosa Delia, meskipun Delia sudah sempat mendapatkan pelecehan.


Dari situ lah Radit yang ingin pulang jadi membatalkan niatnya setelah Fadhil mengatakan Delia sedang dalam bahaya.


Mama Radit terperanjak kaget mendengar cerita Radit. mamanya sangat kaget dan kasihan pada Delia. Kemudian Radit menjelaskan saat dirinya datang, si pelaku sudah melarikan diri. Seketika Radit mengepalkan tangannya mengingat siapa pelakunya. Radit mengatakan pada mamanya kalau pelakunya adalah mantan kekasih Delia. Mama Radit sangat murka mendengar itu semua.


Dan ketika Radit mengatakan bahwa mantan kekasih Delia itu adalah Surya yang tak lain sahabatnya sendiri, anak dari rekan bisnis papanya. Mama dan pa Radit lebih terkejut lagi kalau Surya lah pelakunya. Mereka tidak menyangka Surya tega melakukan itu.


Radit menceritakan semua dimana Delia histeris seperti trauma. Dan tadi saat dirinya menelepon mamanya, Delia baru saja pingsan karena lama mengguyur badannya di bawah shower.


Mamanya menganggukkan kepala sebagai tanda mempercayai cerita yang sebenarnya tentang Delia. Namun ada satu hal yang mengganjal hatinya. Mama Radit mendekati anaknya.


“lantas siapa yang menggantikan baju Delia saat dia pingsan di bawah guyuran shower?”


Tanya mama Radit tiba-tiba karena saat di mobil tadi sepertinya baju yang dipakai Delia masih baru, yang berarti baru saja diganti. Seketika wajah sendu Radit berubah menjadi merah karena ketakutan. Takut dengan serangan fisik dari mamanya. Radit sedikit demi sedikit menjauhi mamanya sambil memegang telinganya sebelum menjawab pertanyaan itu.


“ohhh itu ma. Anu i…itu ma yang… awwww mama!!” seakan tahu apa jawaban dan gerak-gerik Radit, mamanya langsung saja mencubit perut anaknya dengan keras.

__ADS_1


“ayo jawab yang jujur! Jangan bilang kamu mencari kesempatan dalam kesempitan!!”


“aduhh ma, lepasin dulu ini tangan mama. Sakit ma!!”


“cepat katakan!!” papanya jadi pusing sendiri melihat tingkah anak dan istrinya.


“Papa tidur aja kalau kalian berdua masih bertengkar seperti ini” ucap papa Radit tiba-tiba. Dan seketika itu mereka berdua diam.


Radit akhirnya menceritakan bagaiman tadi prosesnya dia mengganti baju Delia. Mama Radit sebelumnya tidak percaya namun melihat sorot mata anaknya yang tidak menunjukkan kebohongan akhirnya percaya.


“Radit tidak terima dengan perbuatan Surya. Radit akan memberi pelajaran yang setimpal pada Surya”


“kamu jangan gegabah Dit, itu sama saja tindakan criminal main hakim sendiri” cegah papa Radit


“Iya benar apa yang dikatakan papa kamu Dit. Atau lebih baik dilaporkan ke polisi saja?” tambah mamanya


“benar juga ma” Radit membenarkan


“Tidakkkkkkkk!!!”


“Deliaaa??” teriak ketiga orang itu bersamaan saat kaget bahwa Delia terbangun.


“Jangan laporin ke polisi!! Jangan!! Teriak Delia dan kembali menangis histeris.


Mama Radit segera menghampiri dan memeluk Delia untuk menenangkan.


“tenang sayang…!:”


“Delia nggak mau kalian laporin kak Angga ke polisi!”


Radit yang mendengar itu mengepalkan tangannya. Dia beranggapan bahwa Delia melindungi Surya”


“kenapa? Kenapa kamu melarang aku laporin Surya ke polisi? Apa kamu mau melindungi bajingan itu? Kamu masih mencintainya? Iya??? Katakana Del!” amarah Radit sudah tidak bisa dibendung lagi meskipun papanya sudah berusaha menahannya.

__ADS_1


Delia melepaskan diri dari pelukan mama Radit dan menghampiri Radit


“Plaaakkkkk”


dengan sekuat tenaganya Delia menampar Radit sangat keras hingga pipinya memerah. Semua orang sangat terkejut terutama Radit.


“kalau aku masih mencintainya kenapa aku tadi terus berontak saat kak Angga memperkosa aku? Kenapa aku minta tolong? Pikirkan! Aku ini sudah kotor! Sudah tidak suci lantas kamu mau mempermalukan aku lagi dengan menjadi saksi sekaligus korban pemerkosaan. Kamu mau mempermalukan aku yang nantinya mukaku ini akan terkenal dimana-mana sebagi korban pemerkosaan??? Jawab!!!!” ucap Delia penuh amarah sambil menunjuk-nunjuk dada Radit.


Radit dan mama papanya tidak percaya akan jawaban yang terlontar dari mulut Delia. Mereka tidak berpikir sampai kesitu. Benar yang dikatakan Delia, kalau mereka melaporkan Surya telah melakukan tindak pemerkosaan, nanti efek buruknya juga berimbas pada Delia. Bisa saja jadi korban bullying. Meskipun bisa saja Radit meminta perlindungan hokum pada korban. Namun Radit harus berpikir ulang. Dia juga tidak mau membuat perempuan yang dia cintai semakin tertekan.


Radit terduduk lemas di lantai. Hatinya semakin hancur melihat kesedihan yang terpancar di wajah Delia. Rasa panas di pipi akibat tamparan Delia tidak sebanding dengan rasa sakit yang Delia alami saat ini.


“Maafin aku Del. Baiklah aku tidak akan melaporkan Surya” ucap Radit kemudian.


Lebih baik dia menuruti permintaan Delia daripada melihat Delia yang semakin terpuruk.


Setelah Radit menuruti kemauan Delia dan Delia juga sudah merasa sedikit tenang, dia dituntun mamanya Radit agar kembali beristirahat.


Kemudian semua orang kembali ke kamarnya masing-masing karena waktu sudah sangat larut. Mereka juga membutuhkan waktu untu istirahat sebelum memikirkan solusi yang terbaik buat Delia.


“gue nggak akan laporin lo ke polisi. Tapi gue sendiri yang akan balas semua perbuatan loe pada Delia” gumam Radit sebelum menutup matanya untuk tidur.


Sedangkan orang tua Radit juga tidur. Tadi sebelum tidur, mama Radit berencana akan menghubungi Ibu Delia untuk memberitahukan kejadian yang menimpa anaknya. Dan itu mendapat persetujuan dari sang suami.


*TBC


Maaf ya hr minggu ini cuma bisa 1 eps aja🙏🙏😘


Ayo dong jangan lupa like, komen positif, vote, rate bintang 5 dan jangan lupa hadiahnya juga. meskipun author nggak lagi ultah tapi sangat senang sekali kalau tiap hari dapat hadiah..😂😂🙊


Semoga reader semua selalu diberi kesehatan


😘😘

__ADS_1


*salam sayang dari _author newbie_💕💕


__ADS_2