
“malam om. Apa kabar?” Tanya Radit
“baik” jawabnya singkat namun pandangannya fokus pada seorang perempuan di sebelah Radit.
Delia yang merasa terus diperhatikan oleh laki-laki paruh baya itu menjadi tidak nyaman. Sedangkan Radit juga merasa tidak enak. Karena dulu dia sangat akrab sekali dengan orang itu, namun semenjak kejadian Delia yang hampir saja diperkosa oleh anaknya yang merupakan sahabatnya sendiri, Radit sudah tidak pernah lagi berhubungan dengan laki-laki paruh baya itu.
Ya, laki-laki itu adalah om Wijaya yang tak lain papa dari Surya. Radit tidak memberitahukan pada Delia tentang siapa lelaki itu. Dia tidak mau Delia teringat lagi kejadian beberapa waktu lalu yang masih meninggalkan trauma dalam diri Delia.
“mari om, Radit permisi dulu” pamit Radit dan hanya diangguki kepala
“siapa mas lelaki tadi?” Tanya Delia penasaran
“oh itu rekan bisnis” jawab Radit singkat
Setelah selesai menikmati hidangan yang ada di pesta itu, Radit dan Delia segera pulang karena waktu sudah malam.
Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai di apartemen. Radit hanya mampir sebentar untuk mengantar Delia. karena Delia juga butuh istiraha.
“aku pulang dulu ya sayang?” pamit Radit mengecup kening Delia
“iya mas hati-hati di jalan”
Setelah itu Radit pulang dan Delia menutup pintunya. Delia masuk ke kamar untuk memberihkan badannya dulu sebelum tidur.
Tidak terasa hari pernikahan Delia dan Radit kurang dua minggu lagi. Seminggu lagi Radit dan Delia beserta keluarganya akan terbang ke kota B karena pernikahan mereka diselenggarakan disana.
Hari ini seperti biasa Delia berangkat kerja diantar oleh Radit. Saat menjemput Delia di apartemen Radit melihat Delia tidak seperti biasanya. Delia hari ini terlihat sedikit pucat. Radit sangat mengkhawatirkannya.
“sayang, wajah kamu pucat. Kamu sakit?”
“nggak ko’ mas, aku nggak apa-apa. Sedikit pusing aja. Tapi aku tadi sudah minum obat”
“mending istirahat aja ya nggak usah kerja dulu. Aku takut kamu kenapa-napa”
“nggak apa-apa mas. Nanti juga hilang pusingnya. Lagian nanti sore kan kita sudah janji mau ke butik”
“nggak apa-apa sayang. Besok kan bisa kita ke butiknya”
__ADS_1
“beneran mas aku nggak apa-apa”
Akhirnya Radit hanya bisa pasrah menuruti kemauan Delia. setelah itu mereka berdua berangkat bekerja. Radit mengantar Delia ke kantornya dulu, setelah itu baru dia pergi ke kantornya.
Dalam perjalanan ke kantornya, Radit tiba-tiba dia merasakan keanehan pada mobilnya. Radit memutuskan untuk menepikan mobilnya. Saat Radit turu dari mobil dan mengecek apa yang terjadi,
“Siallll! Pakai acara bocor lagi. Padahal sebentar lagi jadwalnya meeting” umpat Radit mengetahui ternyata ban mobilnya bocor.
Radit segera menghubungi asistannya untuk menunda meetingnya satu jam. Dan dia meminta sopir untuk menjemputnya sekalgus membawa mobilnya ke bengkel.
Siang berlalu berganti sore. Sebentar lagi waktunya pulang kerja. Sejak tadi kepala Delia masih pusing. Padahal tadi pagi sudah minum obat namun tidak mengurangi rasa sakit.
Akhirnya Delia mengirim pesan pada Radit untuk menunda dulu pergi ke butik. Namun ponsel Radit tidak aktif. Mungkin kehabisan daya atau memang sangat sibuk jadi Radit menonaktifkan ponselnya.
Waktu pulang kerja telah tiba. Kini Delia sudah keluar dari kantornya untuk menunggu jemputan Radit. Melihat jam yang melingkar di tangannya. Sudah sepuluh menit Delia menunggu Radit namun belum juga ada tanda-tanda Radit datang.
Delia merogoh ponsel di dalam tasnya. Dia ingin menghubungi Radit. kalau memang tidak bisa menjemput, dia akan naik taksi saja karena kepalanya sudah sangat pusing.
Saat sudah memegang ponselnya ternyata ponsel Delia kehabisan daya. Delia memijit kepalanya. Bagaimana kalau dia pulang naik taksi tapi nanti kalau Radit menjemputnya kasihan juga. dan tiba-tiba ada sebuah mobil yang menghampirinya.
“maaf non Delia ya?” Tanya si sopir yang baru saja keluar dari mobil
“ooo Saya Agus, sopir di perusahaan pak Radit, tadi pak Radit menyuruh saya untuk menjemput non Delia karena pak Radit masih sibuk. Jadi saya disuruh untuk menjemput dan mengantar non Delia ke kantor pak Radit” ucap si sopir
“oh baiklah pak” akhirnya Delia masuk ke dalam mobil.
Dalam perjalanan Delia tidak banyak bicara. Dia justru memilih memejamkan matanya saja karena kepalanya semakin pusing.
Setelah mengadakan meeting, Radit mengecek ponselnya. Dia kaget ternyata ponsel tidak aktif sejak tadi. Dia sengaja menonaktifkannya karena pekerjaannya sangat padat hari ini. Sampai-sampai dia lupa tidak memberitahu Delia.
Setelah mengaktifkan ponselnya, ternyata ada pesan dari Delia yang mengatakan bahwa dia menunda ke butik dulu karena sejak tadi kepalanya pusing. Radit segera meneleponnya.
Namun yang menjawab ada suara operator yang menandakan ponsel Delia tidak aktif. Radit segera mengambil kunci mobilnya dan pergi ke kantor Delia. Radit sangat cemas sekali setelah membaca pesan Delia. apakah Delia baik-baik saja. Bodohnya dia sampai lupa memberitahu kalau akan telat menjemput Delia.
Sesampainya di depan perusahaan tempat Delia bekerja, Radit turun dari mobil. Dia menanyakan pada satpam yang sedang berjaga karena memang keadaan kantor sangat sepi. Namun info yang dia dapat nihil.
Satpam yang sudah mengenal Delia dan Radit mengatakan sejak tadi tidak melihat Delia. Radit sangat terkejut mendengarnya. Apa mungkin Delia pulang ke apartemen naik taksi. Mengingat dia tadi mengatakan kepalanya sangat pusing.
__ADS_1
Tidak mennggu waktu lama, Radit segera pergi menuju apartemen. Sesampainya di apartemen, Radit segera masuk ke kamar. Dan lagi-lagi dia tidak menemukan Delia. Radit sudah mengecek seisi ruangan, tetap saja tidak menemukan Delia.
Radit sangat panik sekali kemana Delia pergi. Apa yang terjadi dengan Delia. dia bingung harus kemana lagi mencarinya.
Radit menelepon mamanya dan mamanya juga mengatakn bahwa Delia tidak sedang di rumah. Justru membuat mamanya sangat khawatir akan terjadi hal buruk pada Delia.
Radit bingung siapa laagi yang akan dia hubungi. Kemudian dia mencoba menelepon Fadhil siapa tahu saja dia mengetahui keberadaan Delia meskipun kecil kemungkinannya.
Panggilan pertama langsung diangkat oleh Fadhil. Radit menceritakan semuanya. Dan itu membuat Fadhil sangat terkejut. Fadhil mengakatakan bahwa dia memang tahu kalau Delia sudah pulang tadi ada sebuah mobil yang menjemputnya. Fadhil tidak tahu pasti siapa orang yang menjemputnya, hanya saja dia tahu dari seragam yang dipakai orang yang menjemput Delia yaitu seragam sopir seperti sopir perusahaan. Jadi Fadhil mengira itu sopir dari perusahaan Radit.
Radit menutup panggilannya. Dia benar-benar kacau saat ini. Pikirannya hanya menuju ke satu orang. Orang yang menurut dugaannya telah membawa lari Delia. yaitu Surya. Karena sudah lama Radit tidak pernah berhubungan lagi dengan Surya. Pikir Radit mungkin Surya masih menaruh dendam padanya hingga dia ingin mengacaukan pernikahannya yang sebentar lagi akan berlangsung.
Radit segera pergi ke café Surya. Karena Radit sudah tahu tempat persinggahan sahabat yang sekarang berubah jadi musuh.
Sesampainya di café, Radit langsung masuk ke ruangan Surya. Saat ini kepala Radit rasanya ingin pecah. Amarahnya meledak saat melihat Surya yang sedang pura-pura sibuk di meja kerjanya. Tadi tanpa mengetuk pintu Radit langsung nyelonong masuk dan seketika menarik kerah baju Surya hingga dia berdiri dari duduknya. Surya pun sangat terkejut dengan kedatangan Radit yang tiba-tiba.
“Brengsek loe!! Loe sembunyiin dimana Delia???”
“Apa maksud loe?” Surya semakin tidak mengerti
“Baji**ngan loe jangan pura tidak tahu!”
“Bugh….” Seketika Radit memberikan sebuah bogem mentah tepat di pipi kiri Surya. Dan saat Radit akan memukulnya kembali, dengan cepat Surya menangkap kepalan tangan Radit dan mendorong Radit hingga jatuh.
“Sialan loe Dit. Apa mkasud loe? Gue nggak tau apa-apa”
“Katakan dimana loe sembunyiin Delia??” teriak Radit
“Gue berani bersumpah Dit, gue nggak tahu Angel dimana sekarang” jawab Surya yang sebenarnya dia juga mengkhawatirkan Angel.
Melihat mata Surya yang memang tidak sedang berbohong, Radit segera pergi meninggalkan Surya.
Setelah itu Surya mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang.
*TBC
*Jangan lupa sedekah like, vote, hadiah, rate bintang 5
__ADS_1
*_author newbie_💕💕