
Radit sangat panik saat Viviane tiba-tiba pingsan dan ada darah mengalir di sela-sela pahanya. Dia segera menelepon asistennya Kevin untuk segera membawa Viviane ke rumah sakit.
Kevin sendiri juga bingung dengan keberadaan Viviane di ruangan atasannya dalam keadaan pingsan. Apa yang sebenarnya telah terjadi. Padahal tadi dirinya sempat bertemu istri bossnya itu di lobby perusahaan. Kevin hendak bertanya pun tidak ada kesempatan karena melihat Radit yang terlihat sangat cemas.
Kini Radit sedang menunggu Viviane menjalani pemeriksaan dokter. Bukan dia masih menyimpan perasaan pada Viviane. Radit melakukan itu atas dasar kemanusiaan saja. Tidak mungkin dia membiarkan Viviane pingsan begitu saja, apalagi di dalam ruangannya. Dan Radit juga sangat penasaran dengan hubungan antara Viviane dan Om Wijaya.
Sementara itu Surya mengepalkan tangannya kuat. Dia kini berjalan memasuki koridor rumah sakit dimana Viviane dilarikan. Tadi Surya sudah ke kantor Radit berniat akan membuat perhitungan dengan Radit. namun Radit tidak ada. Kemudian Surya bertemu Kevin yang saat itu habis mengantar Radit membawa Viviane ke rumah sakit. Berbekal informasi dari Kevin, Surya segera pergi ke rumah sakit.
Dari jauh Surya sudah bisa melihat Radit yang sedang duduk di ruang tunggu. Angga dengan cepat melangkahkan kakinya.
BUGH!!!!
Surya tiba-tiba memberikan bogem mentah saat Radit akan berdiri dari duduknya.
BUGH!!!
Sekali lagi Surya memukul Radit hingga Radit tersungkur. Beruntungnya tempat dimana mereka berdua berada sedang sepi, jadi tidak ada orang yang melihatnya.
“kurang ajar loe dit! Belum puas loe merebut Angel dari tangan gue sekarang loe mau merebut Viviane juga?”
Radit masih diam. Dia mencerna kata-kata Surya, sepertinya ada sesuatu yang tidak beres hingga Surya mengetahui bahwa Viviane berada di kantornya. Dan Radit baru menyadari ternyata Viviane sekarang menjalin hubungan dengan Surya. Radit tersenyum sinis ke Surya.
“siapa yang merebut Viviane dari loe? Perlu loe tahu, Viviane sendiri lah yang datang ke kantor”
“gue nggak percaya lagi dengan kata-kata loe”
Radit begitu emosi karena Surya tidak mempercayainya. Dia segera menarik kerah kemeja Surya.
“lebih baik loe sekarang cari tahu ada hubungan apa antara Viviane dengan bokap loe!” Surya tampak terkejut tidak mengerti dengan ucapan Radit.
“apa maksud loe??”
Kemudian Radit memperlihatkan foto papa Surya yang terlihat sedang memeluk Viviane di apartemen. Surya sangat terkejut. Tiba-tiba tubuhnya luruh ke lantai begitu saja. Radit segera meninggalkan Surya yang masih terpaku.
Baru saja Kevin mengirim pesan padanya dan mengatakan bahwa tadi siang dia bertemu istri atasannya di lobby perusahaan.
Radit sampai lupa dengan keadaan istrinya yang sedang sakit. Dia segera pulang. Pikirannya sangat kacau kenapa istrinya datang ke kantor. padahal tadi pagi keadaannya sangat tidak baik. Apakah istrinya tadi sempat masuk ke ruangannya dan melihat semuanya.
Radit memacu mobilnya denga kecepatan penuh. Dia mengendarai mobilnya sendiri. Karena setelah diantar Kevin tadi, Kevin segera kembali menyelesaikan urusan kantor dengan naik taksi.
__ADS_1
Tiba-tiba ponsel Radit berdering. Radit memilih mengabaikan panggilan itu, namun ponselnya terus berdering. Mau tak mau Radit mengangkatnya tanpa melihat id pemanggilnya. Radit menepikan mobilnya karena yang menelepon ternyata Zakki.
Radit segera putar balik. Dia tidak jadi pulang karena Zakki memintanya bertemu saat ini juga.
Pikiran Radit benar-benar kalut. Bingung dengan keadaan istrinya dan Zakki pun mengatakan ada informasi penting tentang pelaku penculikan istrinya. Radit memilih pergi menemui Zakki. Untuk urusannya dengan Delia, nanti dia akan menjelaskannya baik-baik.
Saat ini Radit sudah berada di café bersama Zakki dan orang suruhannya yang tempo hari bertemu di Club.
Zakki langsung saja memberikan amplop besar yang berisi informasi tentang pelaku penculikan istrinya beserta foto-foto bukti kejahatan pelaku.
Radit sangat bingung dengan foto yang dilihatnya sekarang. Mengapa lagi-lagi dia melihat ada foto papanya Surya yaitu om Wijaya. Radit membuka beberapa berkas yang membuatnya semakin bingung. Kemudian dia meletakkan foto-foto beserta berkas itu.
“tolong jelaskan semua. Apa maksudnya ini”
Zakki menarik nafasnya dalam kemudian menceritakan yang sebenarnya. Zakki mengatakan bahwa dalang di balik penculikan istri temannya itu adalah Wijaya yang tak lain adalah papa dari Angga.
Wijaya sangat marah saat mengetahui Angga mendapatkan perlakuaan tidak terpuji dari Radit pasca pelecehan yang dilakukan Angga pada Delia saat itu.
Wijaya pertama kalinya bertemu dengan Delia di pesta pernikahan Zakki dulu. Sebelum Radit sah menjadi suami Delia. dari situ Wijaya ingin membalaskan dendam atas perbuatan Radit melalui Delia. Wijaya yakin Radit akan lebih sakit jika melihat orang yang dicintainya menderita. Akhirnya Wijaya menyuruh seseorang untuk menculik Delia dan memberinya sedikit pelajaran.
Sebenarnya Wijaya juga membiarkan anak buahnya untuk memperkosa Delia. namun sebelum itu terjadi, Radit sudah datang menolong Delia hingga anak buah Wijaya berhasil kabur. Radit mendengar itu seketika mengepalkan tangannya kuat.
Wijaya yang saat pertama kalinya bertemu Delia di pesta pernikahan Zakki begitu membenci Delia. namun berbeda saat datang di pernikahan Radit dan Delia. Wijaya dari jauh melihat Delia dalam balutan gaun pengantin yang sangat cantik mengubah haluannya. Dia bertekat untuk mendapatkan hati Delia. dia ingin menikmati tubuh Delia sebelum dia menjualnya.
“apa maksud kamu?” bentak Radit pada Zakki
“coba kamu dengarkan penjelasanku dulu Dit”
Kemudian Zakki melanjutkannya. Wijaya yang selama ini terkenal sebagai seorang pengusaha sukses yang memiliki banyak anak perusahaan di seluruh penjuru negeri dan menjadi contoh yang baik bagi pengusaha lain, ternyata memiliki bisnis gelap yang tidak semua orang mengetahuinya. Bahkan anak dan istrinya tidak mengetahui bisnis gelap itu.
Zakki mengatakan Wijaya menjalani bisnis Human Trafficking atau perdagangan manusia selama lima tahun terakhir ini.
Radit membelalakkan matanya terkejut.
Zakki mengatakan selama ini Wijaya mendapatkan gadis di bawah umur yang akan dijualnya itu dari sebuah panti asuhan dimana dulu dia berasal. Wijaya mengiming-imingi para gadis itu dengan pekerjaan dengan gaji yang tinggi. Akhirnya mereka semua mau. Dan itu juga tanpa sepengetahuan pengurus panti. Karena Wijaya adalah donatur terbesar di panti asuhan itu.
Namun kali ini beda. Biasanya gadis yang diambil Wijaya dari panti asuhan langsung dikirim ke luar kota untuk segera dilakukan transaksi, kecuali dengan dua orang perempuan yang sangat dia incar saat ini salah satunya adalah Delia.
Wijaya ingin menjadikan Delia sebagai jalangnya dulu sampai bosan setelahnya akan menjualnya.
__ADS_1
Radit sanga marah mendengar itu semua. Jadi selama ini kebaikan Wijaya pada Delia ternyata ada maksud tersembunyi.
Bahkan saat Delia sedang mengalami tindak kejahatan di bandara stelah pulang dari kota B, itu adalah rekayasa yang sudah diatur oleh Wijaya untuk menarik perhatian Delia.
“terus apa hubungan Wijaya dengan Viviane?” Radit sangat penasaran karena Radit menduga bahwa Viviane lah yang menjadi dalang di balik itu semua.
Kali ini anak buah Zakki yang berbicara. dia mengatakan bahwa perempuan yang tempo hari ditunjukkan sedang berada di salah satu Club di Singapore adalah Viviane. Dan pria yang menemaninya adalah Wijaya.
Setahun yang lalu saat Viviane masih menjalani studinya, Viviane bertemu dengan Wijaya di sebuah Club kenamaan di Singapore. Dari situlah mereka berdua memiliki hubungan layaknya simbiosis mutualisme. Dan tanpa Viviane tahu, Wijaya telah menjadikannya ****** dan setelah bosan dia akan menjualnya.
“jadi dua perempuan pengecualian itu adalah istriku dan Viviane?” Tanya radit penuh amarah dan Zakki menganggukkan kepalanya.
“Dan sepertinya ada salah satu karyawan kamu yang menjadi mata-mata Wijaya entah itu untuk mengadu domba antara kamu dan Angga atau ada maksud lain” Tambah Zakki.
Tanpa pamit Radit segera pergi meninggalkan Zakki dan anak buahnya. Pikiran Radit sangat kacau. Dia khawatir dengan keselamatan istrinya saat ini.
Radit memacu mobilnya dengan kecepatan penuh agar cepat sampai apartemennya. Dan beberapa saat kemudian Radit tiba di unit apartemennya.
“sayang!” panggil Radit pada Delia namun tidak ada sahutan sama sekali.
“sayang!” teriak Radit sambil mencari istrinya ke seluruh penjuru ruangan. Radit menelepon juga ponsel Delia berada diluar jangkauan.
“tidak mungkin!!!” teriak Radit frustasi
.
.
.
*TBC
Happy monday... jgn lupa vote senin ya😍😘🤗
jempolnya, komen positifnya, dan giftnya sangat diperbolehkan😍😍
.
.
__ADS_1
*_author newbie_💕💕