Mencintai Kekasih Sahabatku

Mencintai Kekasih Sahabatku
S3 eps 242


__ADS_3

Alana Liora Gantari Wijaya adalah anak sulung dari pasangan Angga dan Viviane. Wanita yang dikarunia anak kembar laki-laki dan perempuan yang bernama Xavier dan Xaviera dari hasil pernikahannya dengan seorang pengusaha sukses terkenal bernama Charles Darandra merupakan seorang psikiater yang bekerja di salah satu rumah sakit swasta di kota J.


Alana adalah nama panggilannya. Namun khusus untuk suaminya memanggil dengan nama Liora. Begitu juga dengan Charles. Alana memiliki panggilan yang berbeda yaitu Andra.


Selain seorang psikiater, Alana juga seorang pengusaha. Dia mempunyai sebuah rumah sakit di Swiss. Rumah sakit yang awalnya hanya sebuah klinik kecil khusus untuk menangani pasien yang mengalami gangguan psikis, kini berubah menjadi rumah sakit besar sejak dipegang oleh Alana.


Rumah sakit itu sebenarnya warisan dari sahabat Papanya yaitu Andrew Sebastian. Alana juga tidak tahu pasti mengapa rumah sakit itu diwariskan padanya.(Baca novel CINTA SANG MANTAN CASSANOVA).


Semenjak Alana memegang penuh jalannya rumah sakit itu, setiap 6 bulan sekali dirinya selalu terbang ke Swiss untuk melakukan kunjungan. Terkadang dia datang kesana sendirian atau biasanya bersama sang suami.


Dan peristiwa naas terjadi sekitar 21 tahun yang lalu dimana pesawat yang dia tumpangi baru saja lepas landas dari bandara, tiba-tiba mengalami kecelakaan dan terjatuh di lautan perbatasan antara Singapore dan Indonesia.


Saat itu Alana tidak mengingat apa-apa lagi. Bahkan dia melupakan salah satu anak kembarnya yang dia ajak. Karena keadaannya juga sangat memprihatinkan. Seingat Alana dia hanya lolos dari maut sambil membawa anaknya yang masih bisa dia dengar suara tangisnya. Namun setelah dia tidak sadarkan diri, Alana sudah tidak lagi mendengarkan suara tangis anak kecil itu.


Ternyata anak kecil yang tak lain adalah Xaviera sudah diselamatkan oelh sepasang suami istri yaitu Adnan dan Silvia. Kemudian ada seorang pria tua yang kebetulan tinggal dekat kawasan pantai, datang menyelamatkan Alana dalam kondisi pingsan.


Pria tua itu segera membawa Alana pergi ke rumahnya karena saat itu bantuan dari relawan tak kunjung datang. Kebetulan pria tua itu juga pernah menjadi seorang dokter.


Pria tua itu terkejut saat melihat seorang wanita yang dia selamatkan. Wajah wanita itu mempunyai kemiripan dengan wajah sahabatnya yaitu Dewangga. Namun keterkejutan itu segera dia abaikan sementara. Yang terpenting saat itu adalah segera menolong Alana.


Keadaan Alana sangat memprihatinkan. Kakinya sama sekali tidak bisa digerakkan. Untung saja dirinya lolos dari maut. Meski harus mengalami kelumpuhan. Beberapa jam satelah mendapat pengobatan dari pria tua itu, akhirnya Alana sadar. Dia menangis mencari anaknya.


“Anda siapa?” Tanya Alana pada pria tua berwajah bule itu.


“Saya yang menolong kamu lolos dari maut Nak. kamu jangan takut. Panggil saya Andrew.” Ucapnya memperkenalkan diri.

__ADS_1


Alana hanya mengangguk. Tapi dirinya masih dilanda ketakutan dan kebingungan. Setelah itu pria yang bernama Andrew menceritakan pada Alana tentang kejadian naas yang menimpanya beberapa jam yang lalu. Alana menanyakan keberadaan anaknya namun Andrew menjawab dia tidak melihat ank kecil disana. Dan Alana ingin sekali mendatangi ke tempat lokasi kecelakaan itu namun tiba-tiba dia merasakan kakinya tidak bisa digerakkan.


“Iya, kaki kamu sepertinya tidak bisa digerakkan setelah kecelakaan tadi.” ucap Andrew.


Alana merasa hidupnya hancur saat mengetahui kenyataan pahit itu. Dia pikir bahwa anaknya sudah meninggal. Namun pria itu berusaha menenangkannya. Bahkan Alana mengalami depresi akibat keterpurukannya.


Alana sudah tidak mempedulikan lagi tentang keluarganya saat itu. Karena dirinya benar-benar mengalami depresi. Ditambah lagi kelumpuhan pada kedua kakinya yang membuatnya semakin terpuruk.


Kelumpuhan yang dialami oleh Alana membutuhkan waktu kurang lebih selama 3 tahun. Dan Andrew lah yang setia merawatnya. Meski dengan bantuan medis dari rumah sakit terdekat. Alana sangat bersyukur ada seseorang yang rela merawatnya tanpa meminta imbalan.


Seiring berjalannya waktu, hubungan Alana dan Andrew sudah seperti seorang anak dan ayah. Ditambah lagi Andrew yang mengetahui kenyataan bahwa Alana adalah anak dari sahabatnya sekaligus dari wanita yang pernah dicintainya.


Alana pun mengetahui semua rahasia masa lalu Andrew yang sudah dia panggil Daddy. Bahkan Alana juga tidak menyangka bahwa rumah sakit yang di Swiss itu adalah pemberian dari Andrew.


Andrew menceritakan tentang kejadian kecelakaannya beberapa tahun silam, hingga menyebabkan dirinya harus meninggalkan Swiss. Saat itu ndrew mengalami kecelakaan.


Doppleganger adalah seseorang yang memiliki penampakan wajah yang sama dengan kita tanpa memiliki ikatan saudara atau hubungan darah. Konon katanya jika kita bertemu dengan Doppleganger kita, salah satu pasti akan meninggal. Dan hal itu terjadi pada Andrew beberapa tahun silam. Kemudian Andrew memanfaaatkan kejadian itu untuk pergi mejauh dari kehidupan Angga dan Viviane.


Setelah kurang lebih 3 tahun, kaki Alana perlahan sudah bisa digerakkan. Dan dengan melakukan terapi rutin akhirnya Alana bisa berjalan dengan lancar. Saat Alana ingin pulang ke negaranya untuk kembali pada keluarganya, Alana mendapati keadaan Andrew sedang kurang baik dan sering sakit-sakitan. Alana tidak tega meninggalkan begitu saja pria yang telah merawatnya.


Tanpa diduga, Andrew mempunyai permintaan pada Alana. Andrew meminta Alana untuk menemaninya selama hidupnya. Karena Andrew melihat kelembutan hati Viviane dari diri Alana. Jadi tidak masalah bagi Andrew jika tidak bisa mendapatkan Viviane, yang penting dirinya bisa menyayangi Alana seperti anaknya sendiri.


Permintaan Anrew membuat pikiran Alana berkecamuk. Di satu sisi dia sangat merindukan suami dan anaknya, di sisi lain memikirkan keadaan Andrew yang selama ini telah merawatnya. Dan akhirnya Alana memutuskan untuk tinggal bersama Andrew.


Selama kurang lebih 21 tahun Alana mengabdikan hidupnya untuk merawat Andrew. Selama itu juga dia tidak pernah mencari tahu kabar tentang suaminya lagi. Alana tahu kalau dia salah, tapi mau bagaimana lagi. Baginya yang terpenting adalah kesehatan Daddy Andrew.

__ADS_1


Hingga kini saat 21 tahun sudah berlalu, tepatnya beberapa hari yang lalu, Andrew dinyatakan meninggal akibat penyakit jantung yang dia derita. Ditambah lagi usianya yang sudah tua. Sebelum meninggal, Andrew sempat berpesan pada Alana agar pulang ke Indonesia dan kembali pada suami dan anaknya.


“Tolong berikan surat ini ke Papa kamu jika dia masih hidup.” Ucap Andrew sebelum menghembus nafas terakhirnya.


Dan akhirnya Alana kembali pulang ke Indonesia setelah jasad Andrew disemayamkan. Pikiran Alana masih gamang. Bagaimana nanti jika bertemu dengan suaminya. Apakah suaminya memaafkannya. Lalu bagaimana jika suaminya menikah lagi. Alana tidak sanggup membayangkan semua itu.


Setelah beberapa jam menempuh perjalanan udara akhirnya Alana sudah mendarat di negara yang telah lama ia tinggalkan. Alana segera memesan taksi menuju rumah dimana dirinya dulu pernah hidup bahagia dengan suami dan anak kembarnya.


Alana sudah sampai di teras rumah yang tidak banyak berubah. Masih sama seperti saat terakhir kali dirinya meninggalkan rumah itu. Di depan rumah itu terparkir mobil lebih dari satu. Dalam benaknya, apakah sedang ada acara di dalam rumah itu. Tapi niat Alana sudah bulat untuk menemui suaminya. Bagaimanapun kondisinya, Alana harus menemui suaminya dan meminta maaf.


“Ada yang bisa saya bantu Nyonya?” Tanya seorang art yang baru saja membukakan pintu untuk Alana.


“Maaf, bisa saya bertemu dengan Mas Andra?” Tanya Alana.


“Maaf, sepertinya Nyonya salah alamat. Lebih baik anda tinggalkan tempat ini. Disini tidak ada yang bernama Andra.” usir si ART karena takut kalau Alana adalah orang yang akan berniat jahat terhadap majikannya.


Tanpa sengaja Alana melihat potret foto pernikahannya dengan sang suami yang menggantung di ruang tamu. Alana sangat yakin bahwa memang ini rumahnya dengan sang suami.


“Bibi bilang saja sama si pemilik rumah. Saya ingin bertemu dengan Mas Andra.” Ucap Alana. Dan mau tidak mau, art itu masuk untuk menyampaikan pada majikannya.


.


.


.

__ADS_1


*TBC


__ADS_2