
###Di episode ini atau mungkin beberapa episode akan membahas tentang Delia, Radit, dan orang baru😂😂. Untuk Viviane author skip dulu yaaa...###
***
“My Angel!!”
“Delia!!”
“Dewangga”
#flashback on
Yudhi dan Delia keluar masuk mengangkat kardus buku yang baru datang. Saat Yudhi di dalam, setelah meletakkan kardus, dia keluar lagi. Dan betapa terkejutnya Yudhi saat melihat Delia yang hendak ditabrak motor yang melaju kencang. Yudhi berlari keluar segera menyelamatkan Delia. Namun ternyata sudah ada seorang laki-laki yang berhasil mendorong Delia dan si penyelamat malah yang kepalanya terbentur trotoar sambil tangannya masih memeluk Delia. Yudhi sangat khawatir dan menghampiri mereka.
“Delia!!” teriak Yudhi dengan rasa cemas
“Dewangga!!” teriak Yudhi selanjutnya, karena dia sangat terkejut dan tidak menyangka bahwa orang menyelamatkan Delia adalah Dewangga sepupunya sendiri yang sudah lama tidak berjumpa.
#flashback off
Delia dari tadi mondar-mandir di ruangan Yudhi dengan pandangannya tak lepas dari seseorang yang sedang tergeletak tak sadarkan diri di sebuah sofa ruang kerja Yudhi. Padahal Delia tadi sempat melihat dan mendengar sendiri bahwa orang yang menyelamatkan dirinya menyebut “my angel” namun setelah beberapa detik kemudian dia tidak sadarkan diri.
“Ko, gimana nih dia belum sadar juga? Apa nggak dibawa ke rumah sakit saja?” pinta Delia dengan khawatir
“Biarin aja del. Kalau dia nggak bangun kita tinggal mandiin jenazahnya aja” jawab Yudhi
“Ih... Ko jangan gitu dong, nanti aku yang jadi tersangkanya” jawab Delia kesal
Beberapa saat kemudia orang yang tergeletak pingsan atau pura-pura pingsan itu perlahan-lahan membuka matanya.
“Tuh kamu lihat sendiri, dia belum mau mati sekarang” kesal Yudhi yang sudah hafal dengan sifat sepupunya itu.
__ADS_1
Sementara orang yang baru tersadar dari pingsan bohongannya itu terus memperhatikan Delia tanpa berkedip.
“lama-lama gue colok mata loe ngga” sinis Yudhi, sedangkan orang itu hanya mencebik.
Sedangkan Delia bingung melihat interaksi aneh dari 2 orang di hadapannya ini. Kemudian orang yang tadinya berbaring bangun dan mengulurkan tangannya ke arah Delia.
“Kenalin nama gue Dewangga Surya-“ ucapnya terpotong oleh Yudhi “Wijaya” lanjut Yudhi tiba-tiba, karena dia tau kalau sepupunya dari dulu tidak pernah mau mengikutsertakan nama papanya di belakang namanya sendiri, karena dia tidak mau dikenal orang hanya karena anak Wijaya seorang pengusaha besar dan kaya. Yudhi tau sepupunya sangat kesal karena melengkapi nama sang ayah di belakang nama Dewangga.
“Kamu bisa panggil Angga saja” lanjutnya kemudian dengan percaya diri. Sedangkan Delia merasa canggung menjabat tangan Angga “ehm saya Del-“ “Angel” potong Angga yang melihat name tag Delia Angelista. Jadi tepat sekali dia memanggilnya Angel. “Angel lebih pas” sambungnya.
Yudhi yang melihat hanya menggelengkan kepalanya.. “Si buaya darat mulai beraksi" seketika Angga langsung menatap tajam ke arah sepupunya.
Akhirnya mereka bertiga memutuskan untuk makan siang di restaurant dekat perpustakaan Yudhi. Sebagai ucapan terima kasih karena sudah menyelamatkan nyawanya, akhirnya Delia mentraktir Angga untuk makan siang, meskipun sudah terlambat sih jam makan siangnya.
Angga sangat bahagia sekali. Dia tidak menyangka akan bertemu lagi dengan gadis malaikatnya yang setahun lalu dia temui di panti asuhan di kota M. Angga tidak mengerti kenapa Angel bisa ada disini padahal dulu dia bertemu pertama kali di kota M. Mungkin inj yang namanya jodoh. Batin Angga bersorak.
Setahun yang lalu saat Delia dan keluarganya sedang liburan di villa kota M, dia sibuk mencari kesibukan untuk menghibur dirinya. Alhasil saat itu dia membaca ada selebaran kecil yang jatuh di jalan yang berisi tentang informasi akan diadakan bakti sosial di sebuah panti asuhan yang tidak jauh dari villa dimana dia tinggal. Akhirnya Delia mengikuti acara baktu sosial tersebut, dan disitulah Angga pertama kali menjumpai Delia tanpa Delia sendiri tahu.
Usai makan siang setengah sore, Angga mengikuti Delia bekerja. Dia terus memperhatikan Angelnya bekerja. Dia senyum-senyum sendiri. Kemudian ponselnya berdering, dan Angga mengangkat panggilan itu dengan malas.
“Apa'an sih loe dit?” teriaknya tak kalah kencang
“Loe kemana aja dari tadi nggak pulang?” tanya Radit
Dewangga Surya Wijaya adalah teman sekaligus sahabat Radit sejak masih kuliah hingga sekarang. Nama panggilannga Angga, tapi Radit sendiri yang beda memanggil namanya dengan nama Surya. Angga pun tidak keberatan. Sedangkan Yudhi adalah sepupunya. Mama Yudhi adik dari mamanya Angga. Yudhi dan Angga tinggal di beda kota. Mereka juga jarang sekali bertemu karena kesibukan masing-masing..
“Gue ada urusan. Ntar gue pulangnya masih lama, tut..tut..”
Angga langsung memutuskan sambungan teleponnya. Dan bagaimana dengan Radit dengan ulah temannya yang tidak tahu diri itu? Radit mengumpatnya kesal. Dari tadi dicari, dikhawatirkan, ditelepon tidak diangkan, giliran sudah mendapat jawaban, ngasih kabarnya tidak jelas dan memutuskan sambungan teleponnya sepihak. Akhirnya Radit keluar sendiri.
Tadi sore setelah Radit dari butik, dia segera pulang. Niatnya ingin keluar dengan mengajak Surya. Tapi sesampainya di rumah, Surya tidak ada. Kata pembantunya Surya keluar rumah sesaat setelah majikannya pergi, dan menggunakan motor.
__ADS_1
Radit kini pergi ke cafe sendirian. Dia hanya ingin ngopi sebentar untuk mengilangkan penat. Sejak di butik tadi Radit terus saja memikirkan Delia. Dia penasaran dengan kabar Delia sekarang. Dia tidak punya orang terdekat yang juga mengenal Delia. Mau cari di media sosialnya pun juga enggan. Radit sendiri dari dulu tidak begitu aktif dengan sosial medianya. Ya meskipun dia punya akun pribadi.
Setelah itu Radit memutuskan untuk pulang saja, mungkin Surya sudah di rumah. Radit mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang, dan entah kenapa dia tiba-tiba berhenti di depan sebuah rumah minimalis berlantai 2. Yang tak lain rumah Delia. Padahal arah rumahnya dengan arah rumah Delia beda arah. Mungkin efek rindu, ck!.
Radit membuka kaca jendelanya. Dia melihat ke arah balkon dimana dia dulu pernah melihat seorang gadis yang mencintainya berada di sana. Radit berharap saat ini Delia ada di balkon, namun setelah lama menunggu ternyata yang ditunggu pun tidak muncul. Mau bertemu secara langsung pun dia masih ragu dengan perasaannya. Akhirnya dia memutuskan untuk pulang. Dan setelah mobilnya melaju meninggalakan rumah Delia, tidak lama ada sebuah taksi berhenti di depan rumah, yaitu Delia yang baru pulang.
**
Sesampainya di rumah, Radit sudah melihat keberadaan Surya. Radit mengernyit melihat kening Surya diplester.
“Kenapa tuh jidat loe?”
“Ohh... Ini tadi gue ketemu malaikat gue”
“Lhah.. ko' loe masih hidup kalau habis ketemu malaikat maut?” tanya Radit heran
“Ck... Loe nyumpahin gue mati?” kesal Surya.
Akhirnya Surya menceritakan tentang gadis malaikatnya pada Radit. Gadis yang telah meluluh lantahkan hatinya sejak pertemuan pertamanya setahun yang lalu di sebuah panti asuhan di kota M. Surya menceritakan bahwa dia tidak menyangkan akan dipertemukan lagi dengan gadis malaikatnya dan kebetulan dia bekerja di sebuah perpustakaan umum milik sepupunya sendiri. Surya pun mengatakan awal pertemuannya tadi dengan menolong gadis itu saat akan tertabrak motor. Dia tidak menyesal meskipun sampai meninggalkan luka di keningnya yang penting dia sangat bahagia. Radit yang mendengar ceritanya hanya manggun-manggut.
“Memang siapa nama gadis malaikat loe tuh” tanya Radit penasaran
“Namanya sesuai dengan julukannya, yaitu Angel” jawab Surya sambil membayangkan wajah Angel.
Sedangkan Radit merasa sesak dadanya saat Surya menyebut nama Angel. Entahlah dia juga tidak tahu mengapa bisa seperti itu, padahal dia juga tidak merasa kenal dengan nama itu. Akhirnya Radit mengabaikan rasa tak nyaman yang ada di hatinya.
*TBC😉😉
→Sudah terjawab kan rasa penasarannya hihi😂😂.
Jadi ini sebenarnya bukan karma buat Radit. Hanya keadaan saja yang berbalik. Kalau bicara masalah karma, berarti kan apa yang kita tanam berarti itu yang kita tuai. Dan cocoknya karma hanya untuk Viviane 😂😂. Untuk saat ini fokus sama perjuangan babang Radit dulu yaaa...
__ADS_1
*jangan lupa like komen vote tips yaa biar author makin semangat. Salam sayang dari→
*_author newbie_😘😘💕💕