Psychopath 2

Psychopath 2
Bab 110 Rencana yang gila


__ADS_3

Lucas keluar dari dalam mobil dan senang melihat kecelakaan yang dirinya buat, Lucas langsung mengambil Kat dan memasukannya kedalam mobilnya.


Lucas kembali lagi dan melihat Doni yang sudah sekarat dan tidak bisa melakukan apa-apa lagi, Lucas makin mendekat dan membisikan sesuatu.


"Kamu itu bukan tandinganku, maka jangan pernah bermain-main denganku dan jangan pernah ambil apa yang sudah aku miliki. Sekarang pergilah ke neraka dan bersenang-senanglah di sana"


Lucas menarik Doni dari dalam mobil, tak peduli dengan Doni yang kesakitan. Lucas menendang dada Doni sampai dia muntah darah.


Lalu menginjak dada Doni sampai Doni tak bernafas lagi "Bereskan semua ini, jika ada saksi mata maka habisi saja. Aku akan memberitahu rencana berikutnya pada kalian "


"Baik Tuan "


Lucas langsung masuk kedalam mobilnya, sekarang dirinya sudah mempunyai anak buah yang cukup banyak tanpa papihnya ketahui.


Itu untuk jaga-jaga agar dirinya melakukan apapun ada yang membantu. Seperti saat ini dirinya tak usah membersihkan mayat-mayat itu dengan cape. Karena sudah ada yang mengurusnya.


Lucas membawa Kat kerumah sakit miliknya "Rawat dia sampai sembuh dan jangan bilang kalau aku yang membawanya kemari "


"Baik Tuan "


Lucas melangkah pergi dari rumah sakit untuk kembali ke kantornya. Sebenarnya kasian meninggalkan Kat sendirian. Tapi dirinya ingin Kat sendiri yang meminta tolong padanya untuk menebusnya dirumah sakit.


...----------------...


Setelah beberapa jam pingsan Kat akhirnya sadarkan diri, pertama yang dirinya lihat adalah ruangan serba putih dan juga bau obat yang menyengat.


Ada seorang perempuan juga dihadapannya sedang tersenyum "Nona kamu sudah sadar, lebih baik anda istirahat lagi "


Kat melihat lekat-lekat perempuan itu, dia suster dirinya sedang ada dirumah sakit. Kepalanya sakit sekali apalagi badannya seperti remuk sekali.


"Suster ada apa denganku ini, lalu temanku Doni di mana"


"Anda kecelakaan nona, lebih baik istirahat saja "


"Teman saya dimana suster "


"Dia ada "

__ADS_1


"Saya ingin bertemu dengan Doni "


"Untuk sekarang tidak bisa nona, lebih baik nona istirahat dan nanti bisa bertemu dengan teman nona itu. Nona belum sembuh dan harus banyak-banyak istirahat "


Kat tidak menjawab dia mengingat kembali tentang kecelakaan yang terjadi padanya, dirinya melihat Doni begitu parah apakah dia benar-benar baik-baik saja.


"Suster kamu yakin kan temanku itu tidak apa-apa, tadi kulihat saat kecelakaan dia begitu parah"


"Dia baik-baik saja nona, ayo kembali istirahat. Teman anda benar-benar baik-baik saja "


Suster itu membenarkan selimut Kat dan duduk lagi menunggu Kat. Kat yang memang butuh istirahat yang banyak akhirnya tertidur kembali.


Tubuhnya sakit dan lelah sekali rasanya, matanya juga berat dan ingin segera terpejam.


...----------------...


"Abang mana Kat, bukannya tadi dia pergi bersamamu " tanya Daisy yang binggung Kakaknya pulang sendiri, tadi kan berangkat bersama Kat kenapa pulang-pulang sendiri aneh kan. Pasti kalian juga merasa aneh.


"Dia tadi dijemput oleh temannya, dia ada pekerjaan dikantornya dan harus segera dibereskan nanti juga dia akan kembali lagi kemari "


"Kamu yakin, kamu sedang tidak berbohong padaku kan. Kenapa Kat tidak bicara padaku, Kat tidak mungkin meninggalkan aku begitu saja tanpa izin "


"Lalu kenapa Abang tidak ikut bersama Kat, kenapa Abang tidak menemaninya bukannya kalian akan menjadi pasangan suami istri. Harusnya kalian selalu bersama dan Abang juga harus melindungi Kat "


"Abang sedang banyak pekerjaan di sini. Jadi Abang tidak bisa menemani Kat. Kat juga tidak masalah Abang tidak menemaninya, dia akan membereskan semua pekerjaannya. Sudah kamu tenang saja semuanya akan baik-baik saja tidak usah khawatir seperti itu. Kat akan kembali lagi tenang "


Lucas yang tak mau memperpanjang masalah ini dengan adiknya segera masuk kedalam kamarnya. Sedangkan Daisy sendiri langsung menghubungi Kat.


Tapi nomornya tidak aktif, kenapa harus tidak aktif pasti ini ada yang terjadi. "Pasti Abang melakukan sesuatu pada Kat. Tidak mungkin Kat pergi begitu saja"


...----------------...


Tiga hari kemudia Kat sudah berbaring lama dirumah sakit ini, tapi dirinya melum bertemu dengan Doni. Badannya sudah baik-baik saja.


Kat yang akan keluar langsung dihadapkan dengan suster yang sudah ada didepan pintunya "Mau kemana nona kamu belum sembuh "


"Aku ingin bertemu dengan temanku Doni, sudah tiga hari aku di sini. Tapi aku belum mengetahui keadaan temanku itu. Bisa kamu antarkan aku ke ruangan Doni sekarang juga, aku butuh bertemu dengannya"

__ADS_1


"Maaf Nona, tapi ada polisi yang ingin bertemu denganmu"


"Polisi "


"Iya nona, aku suruh masuk ya "


"Baiklah, suruh dia masuk kesini "


Meskipun binggung Kat mundur dan kembali lagi ketempat tidurnya. Ada dua polisi yang mendekatinya.


"Nona Katherine "


"Iya Pak ada yang bisa saya bantu "


"Baiklah saya lihat keadaan Nona sudah baik-baik saja dan saya bisa bertanya beberapa hal pada Nona kan, atas kecelakaan yang terjadi pada dirimu dan juga temanmu"


"Tentu Pak "


"Apakah saat di mobil anda dan teman anda sedang bertengkar ? Bisa anda ceritakan apa yang terjadi "


"Tidak, kami berdua tidak bertengkar tiba-tiba saja ada mobil tronton yang menabrak mobil kami "


"Kamu yakin Nona ? karena saya dan rekan saya menemukan ada minuman beralkohol dan juga obat-obatan terlarang. Saya juga sudah mengecek darah dari teman anda dan juga anda sendiri bahwa kalian berkendara dalam keadaan mabuk dan juga sedang mengkonsumsi obat-obatan terlarang"


Kat langsung membantahnya "Tidak, itu semua tidak benar. Mana mungkin aku minum-minum seperti itu dan mengkonsumsi obat terlarang. Bahkan aku juga tidak tahu seperti apa bentuk obat terlarang itu ,jangan mengada-ngada seperti ini Pak, aku ini di sini korban"


"Korban ?"


"Ya aku korban disini, aku sama sekali tak melakukan hal itu. Aku sungguh berkata jujur"


"Tapi sudah terbukti kalau kalian sudah mengonsumsi obat-obatan terlarang anda bisa dipenjara nona. Apalagi teman anda sudah meninggal dalam kecelakaan itu "


"Apa Doni meninggal "


"Iya teman anda meninggal dalam kecelakaan itu, dia meninggal di tempat nona. Lebih baik mengaku saja agar tak banyak pertanyaan lagi"


"Apa yang harus aku akui, aku saja tidak melakukan itu. Jangan aneh-aneh aku sungguh tak pernah menyentuh apa yang anda katakan itu "

__ADS_1


"Tapi sudah ada buktinya "


Kat diam, wajahnya sudah sangat ketakutan apakah ini ulah Lucas. Apakah ini jebakan Lucas. Kenapa semua ini malah makin rumit. Doni juga harus menjadi sasaran.


__ADS_2