
Saat Kat baru saja turun, Zeline langsung menghampirinya dan mengecek semua badan menantunya itu.
"Kamu ga apa-apa kan sayang, ga ada yang lecet atau kenapa-napa "
"Ga ada mamih aku baik-baik aja "
Kembali tubuh Kat dibolak-balik, tapi memang benar tak ada yang terluka semuanya baik-baik saja "Mamih Kat baik-baik saja, dia tak apa-apa mamih "
"Mamih begitu takut kalau Kat kenapa-napa sudah mamih bilangkan jangan izinkan Kat untuk pergi dengan perempuan itu, dia itu jahat dia itu menakutkan"
"Iya iya mih, ya sudah ya biarkan Kat masuk dan menemui putranya "
Zeline menatap Kat dan mengusap rambut Kat yang panjang "Baiklah bawa istri mu masuk, kasian dia cepat jangan biarkan dia pergi-pergi seperti ini "
Lucas tanpa banyak bicara lagi langsung membawa sang istri masuk. Tentu saja menemui sang anak yang sedang tertidur.
Baru juga pintu ditutup malah Daniel bangun dan menangis, Kat menghampiri Daniel dan mengambilnya.
__ADS_1
"Ya ampun sayang, ini mamah sudah pulang, kamu menunggu mamah pulang ya. Maafkan mamah ya sayang "
Kat membawa Daniel kearah kamarnya, yang memang sudah didesain menyatu dengan kamar sang anak. Agar memudahkan Kat mengecek sang anak.
Kat menyusui Daniel dan Daniel langsung menyusu dengan kuat, Lucas yang melihat itu tersenyum dan ikut berbaring disamping anak dan istrinya.
"Pelan-pelan na tak akan ada yang mengambilnya, dan tak akan berbagi dengan siapa-siapa. Eh tapi tunggu dengan ayah kamu harus berbagi ya, ayah juga mau. Ayah sudah lama sudah tak seperti nak "
Kat langsung memelotkan matanya saking kesalnya dengan ucapan suaminya "Sayang kenapa bicara seperti itu "
"Kan ini awalnya adalah milikku "tunjuk Lucas pada payudara Kat "Nah sekarang aku bagi pada Daniel dan harus dikembalikan. Ayo yang kenyang dulu ya nak, nanti gantian dengan ayah mu ini, ayah sangat kehausan sayang "
"Hemm, benarkah "
Tiba-tiba Daniel malah bersendawa, dia sudah kencang Lucas langsung tertawa melihat istrinya yang kaget mendengar anaknya bersendawa.
"Lihatlah dia sudah kenyang, apa aku bilang. Mari ikut ayah sayang kamu harus gantian dengan Ayah "
__ADS_1
Lucas membawa Daniel dan memanggil pengasuh barunya, dan setelah memberikan beberapa instruksi Lucas menutup pintu dan menatap istrinya dengan senyum yang nakal.
"Sayang aku datang, bersiaplah sayang mendesah yang kencang untukku ya"
"Lucas aku belum bisa, aku sudah memberitahu mu kan "
"Tidak masalah yang atas dulu juga tak masalah "
Lucas langsung saja naik ketempat tidur dan sekarang gantian dia yang menyusu pada sang istri. Menikmati asi yang keluar dari payudara istrinya dan tangannya nakal meraba kesana-kemari.
"Jangan dihabiskan asinya, nanti Daniel tidak kebagian" Kat mencoba untuk tidak mendesah. Dia menahan dengan sekuat tenaga.
Tapi beberapa detik kemudian Kat mendesah tak kuat dengan apa yang diberikan oleh sang suami. "Emm, akh sudah jangan diteruskan "
Tapi Lucas malah berpindah kearah leher istrinya dan membuat tanda disana, banyak sekali tak peduli dengan larangan istrinya itu.
Lucas berhenti sejenak dan menatap wajah istrinya dahulu, matanya sudah satu sekali. Lucas sekarang malah menyerang bibir sang istri.
__ADS_1
Sungguh kalau sudah seperti ini akan susah berhenti, akan terus berlanjut dan akan saling memuaskan.